• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Moeldoko: Indonesia Berpeluang Jadi Pemimpin Pasar Industri Kendaraan Listrik

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
February 25, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Moeldoko: Indonesia Berpeluang Jadi Pemimpin Pasar Industri Kendaraan Listrik

JAKARTA,Cobisnis.com – Indonesia dinilai harus bisa menjadi market leader bagi perkembangan industri kendaraan listrik. Apalagi, Indonesia memiliki potensi besar untuk mewujudkan hal tersebut.

Kepala Staf Kepresidenan sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko menyebut, ada dua hal yang bisa dilakukan terkait hal tersebut, yakni bermodalkan kerja sama dan pemberian insentif oleh pemerintah.

“Pertama, Inpres Nomor 5 itu intinya adalah bagaimana pemerintah memberikan dorongan sepenuhnya agar industri EV (electric vehicle) ini bisa bertumbuh dan berkembang dengan cepat,” ujar Moeldoko kepada wartawan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat, 24 Februari.

“Tiga tahun berikutnya, muncul lagi Inpres, Inpres ini memberikan seperti mandatory atau perintah presiden kepada jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk beralih dari mobil biasa menuju ke mobil listrik, ini ditingkat pemerintah, TNI dan Polri,” tambahnya.

Selain itu, kata Moeldoko, pemberian insentif pun menjadi salah satu pemacu untuk percepatan perkembangan kendaraan listrik di Indonesia.

“Sebagai pemacu bagi masyarakat Indonesia untuk segera beralih dan diikuti kebijakan berikutnya, yaitu adanya insentif. Nah, insentif ini bisa memberi daya dorong atas bertumbuhnya industri-industri dalam negeri, karena begitu dikasih insentif, maka demand-nya meningkat, nah supply-nya dituntut, begitu supply-nya meningkat, maka ini akan menggerakkan ekosistem,” katanya.

Moeldoko menilai, Indonesia masih sejajar dengan negara asing dalam hal perkembangan mobil listrik, sehingga masih memiliki waktu untuk segera melakukan percepatan.

“Kalau kita mau mengejar mobil ICE, sudah enggak bisa, sudah terlalu di depan, tetapi untuk mobil listrik ini, kita pada start yang sama dengan negara-negara lain, sehingga momentum ini harus diambil oleh putra putri Indonesia, kalau enggak, kita akan ketinggalan lagi, kita hanya sebagai follower lagi, kita nggak akan jadi leader,” ungkapnya.

“Maka sekali lagi, ini sebuah kesempatan yang sangat baik untuk membangun industri mobil listrik di Indonesia. Kalau kita lengah, ya, maaf kita nanti hanya sebagai follower lagi, kita sebagai pengguna melulu gitu, kapan kita menjadi (leader) industri (kendaraan listrik),” jelasnya.

Terakhir, lanjut Moeldoko, dunia kendaraan listrik ini lama-lama seperti UMKM, sehingga sangat mudah bagi Indonesia untuk mempercepat perkembangan industri tersebut.

“Sepeda motor nanti seperti UMKM, percaya dengan saya, kalau itu semuanya ada di Indonesia, nanti baterai ada di Indonesia, motor ada di Indonesia, controller-nya ada di Indonesia dan semuanya bisa, kita akan jadi leader,” pungkasnya.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
online free course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comKendaraan listrikMoeldoko

Related Posts

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecemasan dapat muncul dalam berbagai situasi, mulai dari menghadapi ujian hingga menunggu kabar yang penting. Meski wajar...

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Monako dinobatkan sebagai tempat tinggal terbaik di dunia pada 2026 berdasarkan Nomad Lifestyle Index yang dirilis Nomad...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved