• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Minat Investasi Tinggi, Bahana TCW Terus Hadirkan Produk Reksa Dana Berlandaskan Risk Culture

Indra Purnama by Indra Purnama
September 8, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Minat Investasi Tinggi, Bahana TCW Terus Hadirkan Produk Reksa Dana Berlandaskan Risk Culture

JAKARTA, Cobisnis.com – Saat ini minat investor untuk melakukan investasi masih cukup tinggi, khususnya untuk produk Reksa Dana. Hal ini disebabkan Reksa Dana mampu menawarkan berbagai pilihan investasi yang disesuaikan dengan profil dan kebutuhan investasi investor tanah air. Oleh karena itu, industri Reksa Dana diramal masih cukup prospektif walaupun di tengah ketidakpastian perekonomian global dan peningkatan suku bunga acuan Bank Indonesia.

Presiden Direktur Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW), Rukmi Proborini mengatakan bahwa minat masyarakat untuk berinvestasi di Reksa Dana cukup tinggi apalagi saat ini makin banyak channel pembelian Reksa Dana sehingga mempermudah masyarakat untuk membeli produk Reksa Dana. Untuk menjawab tingginya minat masyarakat tersebut, selama tahun 2021, Bahana TCW telah meluncurkan 21 produk investasi yang dapat menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat.”

“Sebagai komitmen kepada setiap investor, kami memastikan setiap produk Reksa Dana yang kami tawarkan telah melewati sejumlah tahap pengembangan dengan dilandasi risk culture yang sangat ketat dan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Di samping itu, kami berupaya menawarkan tingkat pengembalian imbal hasil (yield) yang optimal dalam penentuan skema dan produk investasi,” tegas Rukmi.

Berbagai tahapan proses pengembangan produk dan penentuan portofolio investasi dari sisi manajemen risiko dilakukan secara ketat dan berkesinambungan untuk menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan investasi masyarakat. Sistem penilaian atas risiko ini berbasis teknologi yang dilakukan tidak hanya dari sisi underlying asset¸namun juga dari sisi nasabah atau investor. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari proses mitigasi dari kemungkinan risiko yang akan terjadi.

“Dimulai dengan tahapan comprehensive assessment atas sebuah emiten yang akan menjadi underlying sebuah produk investasi. Tahapan ini melibatkan penggunaan teknologi informasi yang dilakukan untuk memastikan emiten yang bersangkutan memiliki going concern dan fundamental yang kuat sehingga dapat memberikan tingkat pengembalian investasi yang optimal. Sehingga diharapkan semua portofolio aset yang menjadi underlying produk memiliki kualitas yang bagus dan memenuhi prinsip kehati-hatian,” ujar Rukmi.

Secara internal, Bahana TCW juga menerapkan sistem persetujuan berjenjang atas pengambilan keputusan strategis, khususnya menyangkut universe saham dan efek investasi lainnya. Keterlibatan Komite Investasi secara aktif dalam menentukan arah investasi Bahana TCW juga sangat penting guna memastikan seluruh proses bisnis sesuai dengan prosedur investasi dan prinsip responsibility process owner sehingga perusahaan dapat menghadirkan produk investasi berkualitas ke tengah masyarakat.

“Sementara dari sisi investor, kami juga melakukan tahapan assessment dalam menerima calon investor. Dalam hal ini kami telah mengembangkan sistem Anti Money Laundering System untuk membantu proses screening investor baru Bahana TCW. Sistem ini akan memudahkan kami dalam melakukan due diligence atas calon nasabah baru dan mendeteksi kemungkinan adanya transaksi mencurigakan seperti tindakan pencucian uang, praktik pendanaan untuk terorisme dan poliferasi senjata pemusnah massal,” tambah Rukmi.

Seluruh prinsip kehati-hatian dan assessment yang dilakukan Bahana TCW dalam mengelola investasi nasabahnya merupakan bagian dari penerapan manajemen risiko secara efektif, dimana hal ini telah membawa Bahana TCW sebagai perusahaan manajer investasi yang berpengalaman lebih dari 25 tahun, serta menjadi manajer investasi terbesar kedua di industri dengan aset Reksa Dana yang dikelola mencapai Rp 40,45 triliun per Juli 2022 (di luar RDPT/Reksa Dana Penyertaan Terbatas & KPD/Kontrak Pengelolaan Dana).

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download lava firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: Bahana TCWCobisnisreksa danaSaham

Related Posts

Nama Denza Berubah Jadi Danza, BYD Resmi Gunakan Nama Baru

Nama Denza Berubah Jadi Danza, BYD Resmi Gunakan Nama Baru

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Merek mobil premium BYD, Denza, resmi berganti nama menjadi Danza di Indonesia. Perubahan tersebut menjadi identitas baru...

Bahlil Kini Rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM

Bahlil Kini Rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Bahlil juga tetap...

Voge memamerkan CU-X, moge konsep plug-in hybrid dengan desain agresif dan platform Jiyu Smart Mobility di CIMA 2026.

Voge Pamer Moge Plug-in Hybrid

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pabrikan asal China, Voge, memamerkan motor gede (moge) konsep bernama CU-X yang mengusung teknologi plug-in hybrid di...

Kim Hye Yoon Iseop's Romance

Kim Hye Yoon Dapat Tawaran Iseop’s Romance

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aktris Kim Hye Yoon mendapat tawaran untuk menjadi pemeran utama perempuan dalam drama Korea Iseop's Romance. Tawaran...

Kim Jong Un

Intelijen Korsel Ungkap Berat Kim Jong Un

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Intelijen Korea Selatan atau National Intelligence Service (NIS) mengungkap penilaian terbaru mengenai kondisi kesehatan Pemimpin Korea...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Dorong Pembangunan Masyarakat dan Desa Lewat Program PKT BISA

October 1, 2026
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.

Superbank Biayai 200 Kendaraan Listrik Grab

October 1, 2026
PT Didimax Pialang Berjangka meraih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026 berkat komitmen terhadap kepatuhan regulasi dan kualitas layanan.

Patuh Regulasi dan Beri Layanan Baik, Didimax Raih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026

October 1, 2026
Presiden AS Donald Trump

‘Kim Teman Saya’ Trump Izinkan Korea Utara Memiliki Senjata Nuklir

October 1, 2026
Borong 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia Lolos Final

Borong 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia Lolos Final

October 1, 2026
Dirjenpas Mashudi Resmi Mundur Usai Polemik Lapas Cibinong

Dirjenpas Mashudi Resmi Mundur Usai Polemik Lapas Cibinong

October 1, 2026
Jejak Karier Suyudi Ario Seto hingga Jadi Kapolri

Jejak Karier Suyudi Ario Seto hingga Jadi Kapolri

October 1, 2026
Nama Denza Berubah Jadi Danza, BYD Resmi Gunakan Nama Baru

Nama Denza Berubah Jadi Danza, BYD Resmi Gunakan Nama Baru

October 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved