• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Militer AS Serang Tiga Kapal Lagi Di Samudra Pasifik, Delapan Orang Tewas

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 16, 2025
in News
0
Militer AS Serang Tiga Kapal Lagi Di Samudra Pasifik, Delapan Orang Tewas

JAKARTA, Cobisnis.com – Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap tiga kapal yang diduga terlibat dalam perdagangan narkotika di wilayah Samudra Pasifik bagian timur pada Senin (15/12). Serangan tersebut menewaskan delapan orang, menurut keterangan Komando Selatan Amerika Serikat (US Southern Command/SOUTHCOM).

Dalam pernyataannya di media sosial X, SOUTHCOM menyebut serangan dilakukan atas arahan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth. Operasi yang dijalankan oleh Joint Task Force Southern Spear itu menyasar kapal-kapal yang dioperasikan oleh organisasi yang ditetapkan sebagai kelompok teroris dan berada di perairan internasional. Intelijen AS menyatakan kapal-kapal tersebut melintasi jalur yang dikenal sebagai rute utama perdagangan narkoba di Pasifik timur dan tengah melakukan aktivitas penyelundupan.

Dengan serangan terbaru ini, total korban tewas dalam operasi militer terhadap kapal-kapal yang dicurigai sebagai pengangkut narkoba telah mencapai sedikitnya 95 orang. Kampanye tersebut diberi nama Operation Southern Spear, yang menurut pemerintahan Presiden Donald Trump bertujuan menekan jaringan perdagangan narkotika lintas negara. Sebelumnya, pada 4 Desember, militer AS juga menyerang sebuah kapal serupa di Pasifik timur yang menewaskan empat orang.

Namun, rangkaian serangan ini memicu semakin banyak pertanyaan dan kritik. Pemerintahan Trump telah memberi tahu Kongres bahwa Amerika Serikat kini berada dalam kondisi “konflik bersenjata” melawan kartel narkoba, yang diklaim dimulai sejak serangan pertama pada 2 September lalu. Pada hari yang sama, militer AS bahkan melakukan serangan lanjutan terhadap kapal di Karibia setelah serangan awal tidak menewaskan seluruh awak. Sejumlah anggota parlemen Demokrat dan pakar hukum menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar hukum perang.

Pemimpin Minoritas Senat AS dari Partai Demokrat, Chuck Schumer, mengatakan bahwa seluruh senator akan menerima pengarahan khusus terkait serangan tersebut pada Selasa. Pengarahan itu dijadwalkan dihadiri Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth. Schumer menegaskan bahwa rakyat Amerika berhak mendapatkan pengawasan dan transparansi atas kebijakan ini.

Selain itu, Rubio dan Hegseth juga dijadwalkan memberikan pengarahan tertutup kepada anggota DPR AS. Pemerintah menyebut para korban tewas sebagai “kombatan ilegal” dan mengklaim memiliki kewenangan melakukan serangan mematikan tanpa proses peninjauan yudisial, berdasarkan temuan rahasia Departemen Kehakiman AS.

Operasi militer ini juga merupakan bagian dari tekanan yang lebih luas terhadap Venezuela. Dalam beberapa bulan terakhir, AS telah mengerahkan ribuan pasukan dan satu kelompok kapal induk ke kawasan Karibia, serta berulang kali melontarkan ancaman terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Pekan lalu, Washington juga mengumumkan sanksi baru terhadap perusahaan pelayaran dan kapal yang dituduh membantu ekspor minyak Venezuela, sehari setelah AS menyita sebuah tanker yang dikenai sanksi di lepas pantai negara tersebut.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
Tags: cobisnis.comKeamananInternasionalMiliterASPerangNarkobaSamudraPasifik

Related Posts

Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kapan Main?

Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kapan Main?

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan tersebut menjadi penentu tim...

Bentrok Warga dan Pekerja China di Morowali, Polisi Turun Tangan

Bentrok Warga dan Pekerja China di Morowali, Polisi Turun Tangan

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Polisi masih menyelidiki penyebab bentrokan antara warga dan pekerja asal China di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Kericuhan...

Pancaroba Bikin Tubuh Rentan Sakit, Ini yang Perlu Diwaspadai

Pancaroba Bikin Tubuh Rentan Sakit, Ini yang Perlu Diwaspadai

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pergantian musim atau pancaroba dapat membuat tubuh lebih rentan mengalami gangguan kesehatan. Perubahan suhu yang terjadi secara...

BKSDA Selidiki Kematian Anak Gajah di Konsesi Jambi

BKSDA Selidiki Kematian Anak Gajah di Konsesi Jambi

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kematian seekor anak gajah sumatra terjadi di area konsesi PT Lestari Asri Jaya (LAJ), Kabupaten Tebo, Jambi....

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

by Rizki Meirino
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia Resources Studies (IRESS) mendorong pemerintah menjadikan kewajiban pasok dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) batu...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
Nilai transaksi fesyen di TikTok Shop tumbuh 70% pada Semester I 2026. Discovery commerce membuka peluang bagi brand fesyen lokal.

Transaksi Fesyen TikTok Shop Tumbuh 70%

September 29, 2026
LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

October 4, 2026
MK Tegaskan Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota Indonesia pada 2026

MK Tegaskan Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota Indonesia pada 2026

May 14, 2026
Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kapan Main?

Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kapan Main?

October 4, 2026
Bentrok Warga dan Pekerja China di Morowali, Polisi Turun Tangan

Bentrok Warga dan Pekerja China di Morowali, Polisi Turun Tangan

October 4, 2026
Tingkatkan Ekonomi Nasional, Menpar Perkuat Langkah Kolaboratif Kembangkan Wisata Olahraga

Tingkatkan Ekonomi Nasional, Menpar Perkuat Langkah Kolaboratif Kembangkan Wisata Olahraga

October 4, 2026
WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

October 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved