• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Meski Minyak Naik, Gorengan Tetap Ramai dan Murah di Pinggir Jalan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 17, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Meski Minyak Naik, Gorengan Tetap Ramai dan Murah di Pinggir Jalan

JAKARTA, Cobisnis.com – Meski harga bahan pokok terus merangkak naik sepanjang 2025, harga gorengan di banyak daerah masih bisa bertahan di kisaran Rp2.000 hingga Rp3.000 per potong. Fenomena ini memperlihatkan bagaimana pedagang kecil beradaptasi di tengah tekanan biaya produksi tanpa membuat konsumen lari.

Gorengan masih menjadi makanan rakyat paling terjangkau di Indonesia. Dari tahu isi, pisang goreng, bakwan, hingga tempe mendoan, semuanya tetap hadir di etalase pedagang kaki lima dengan harga yang relatif stabil. Namun di balik harga yang “ramah kantong”, ada strategi ekonomi mikro yang dijalankan secara cermat oleh pelaku usaha kecil.

Para pedagang menyadari bahwa gorengan punya nilai psikologis di mata pembeli. Naik sedikit saja bisa membuat konsumen menahan diri. Karena itu, mereka lebih memilih menyesuaikan ukuran dan bahan ketimbang menaikkan harga. Strategi ini membuat harga tetap terlihat murah meski nilai sebenarnya sudah berubah.

Ukuran gorengan kini memang cenderung lebih kecil. Potongan tahu tak sebesar dulu, bakwan lebih tipis, dan pisang goreng sering dibelah dua. Dalam dunia ekonomi, langkah ini disebut shrinkflation, yaitu harga tetap, tapi ukuran atau kualitas menurun. Tujuannya agar pedagang bisa tetap bersaing tanpa mengorbankan omzet.

Selain itu, pedagang juga beralih ke bahan baku alternatif yang lebih hemat. Minyak curah menggantikan minyak kemasan, tepung terigu dicampur dengan tapioka, dan sayur isi diganti dengan bahan lokal yang lebih murah. Dengan efisiensi seperti ini, biaya produksi bisa ditekan tanpa mengubah rasa secara drastis.

Beberapa pedagang bahkan rela memangkas margin keuntungan. Untung per potong mungkin hanya ratusan rupiah, tapi penjualan bisa mencapai ratusan potong per hari. Prinsip “untung sedikit tapi sering” jadi pegangan utama agar arus kas tetap lancar dan bisnis tetap hidup.

Ada pula strategi cross-subsidy, di mana pedagang menyeimbangkan keuntungan dari produk lain. Misalnya, gorengan dijual murah untuk menarik pelanggan, tapi minuman seperti es teh atau kopi sachet dijual dengan margin lebih tinggi. Dengan cara ini, total keuntungan tetap stabil.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi bahan makanan pada kuartal ketiga 2025 mencapai 3,1% secara tahunan. Kenaikan ini menekan pedagang kecil, terutama yang bergantung pada bahan pokok impor. Namun, ketahanan harga gorengan membuktikan fleksibilitas sektor informal dalam menjaga daya beli masyarakat.

Kondisi ini juga menjadi bukti kuat bahwa ekonomi rakyat tetap menjadi penopang konsumsi harian. Ketika harga pangan global fluktuatif, pelaku usaha mikro tetap mampu menyesuaikan diri dengan realitas pasar lokal tanpa menimbulkan gejolak harga di tingkat konsumen.

Fenomena harga gorengan yang masih tergolong murah di 2025 menggambarkan semangat bertahan hidup dan kreativitas ekonomi rakyat. Di tengah tekanan inflasi, pedagang kecil tetap menjaga keseimbangan antara biaya, rasa, dan loyalitas pelanggan kombinasi yang menjadikan gorengan tak lekang oleh waktu.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: CobisnisEkonomi rakyatgorenganPebisnismudaPedagang

Related Posts

OTT KPK di Bogor Berujung 8 Tersangka, Bos Summarecon Ikut Terseret

OTT KPK di Bogor Berujung 8 Tersangka, Bos Summarecon Ikut Terseret

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menetapkan delapan tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan atau...

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memasuki hari kedelapan. Area yang...

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Telkomsel dan PT Mitra Adiperkasa Tbk atau MAP meluncurkan MAPrivilege, program yang menghubungkan ekosistem digital Telkomsel dengan...

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bencana alam dapat terjadi tanpa banyak waktu untuk bersiap. Karena itu, setiap keluarga perlu memiliki Tas Siaga...

Suahasil Nazara Ungkap Momen Mendadak Jadi Menteri Keuangan

Suahasil Nazara Ungkap Momen Mendadak Jadi Menteri Keuangan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suahasil Nazara resmi dilantik menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026)....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
OTT KPK di Bogor Berujung 8 Tersangka, Bos Summarecon Ikut Terseret

KPK Naikkan Kasus OTT Suap HGB Bogor ke Penyidikan

September 15, 2026
Siap Siap Ambil Cuti, Ini 6 Long Weekend yang Ada di 2027

Siap Siap Ambil Cuti, Ini 6 Long Weekend yang Ada di 2027

September 15, 2026
Polisi Tangkap Wanita di Cilegon, Sita 3 Jenis Narkoba

Polisi Tangkap Wanita di Cilegon, Sita 3 Jenis Narkoba

September 15, 2026
Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji P3K

Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji P3K

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Qualcomm Pertimbangkan Samsung Produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kim Jong Un Tegaskan Dukungan untuk Putin

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kementerian PU Buka Uji Coba Kelok 23

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Persib Siap Hadapi FC Seoul di ACL 2

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved