Cobisnis.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke Bali untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan ketat selama momen libur Natal dan menyambut Tahun Baru 2021.
Sandiaga melihat kesiapan penerapan protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability (CHSE) di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Denpasar. Ia menyaksikan langsung alur penumpang saat turun dari pesawat, validasi formulir deklarasi kesehatan (E-HAC), dan surat keterangan PCR.
“Kedatangan saya ke Bali kali ini guna memastikan penerapan protokol kesehatan telah dijalankan dengan disiplin di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia, yaitu Bali,” kata Sandiaga.
Sebelumnya Gubernur Bali I Wayan Koster dalam Surat Edaran (SE) Nomor 2021 Tahun 2020 mewajibkan pengunjung yang hendak memasuki Bali melalui transportasi udara untuk melakukan test PCR H-7 sebelum keberangkatan.
Sandiaga kemudian memantau alur penumpang saat mengambil bagasi. Di area keberangkatan, dia meninjau calon penumpang yang tengah menjalani proses rapid.
“Saya harapkan kepatuhan dari para wisatawan dan para pengunjung yang datang ke Bali dari seluruh daerah, karena ini untuk kepentingan kita bersama. Kita patuhi dengan betul-betul ketat dan disiplin,” ujar Sandiaga.
Data dari Posko Nataru Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai menunjukkan jumlah penumpang pesawat domestik terus bertambah. Pertumbuhan rata-rata harian penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru sebesar 14 persen.
Data 18 Desember hingga 26 Desember menyatakan jumlah penumpang yang tiba di Bali sebanyak 62.093 orang. Sebaliknya untuk keberangkatan sebanyak 54.317 penumpang.
Kunjungan kerja Menparekraf Sandiaga Uno akan berlangsung dua hari hingga Senin (28 Desember 2020). Rencananya Sandiaga akan meninjau penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (K4) di berbagai destinasi wisata lainnya di Bali.
Termasuk bertemu dengan jajaran pemerintah daerah di Bali serta industri dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk berdiskusi dan mendapat masukan dan kendala yang dihadapi, agar mendapatkan strategi terbaik ke depan.
Sandiaga menyatakan optimistis tanda-tanda kebangkitan pariwisata Bali mulai terlihat. Sejak Mei 2020 tercatat kedatangan pesawat ke Bali mulai naik 10 kali lipat. Jumlah wisatawan Nusantara naik lebih dari 30 kali lipat selama periode Mei sampai November 2020, baik melalui jalur darat maupun udara.
Berdasarkan laporan yang diterima Sandiaga, hingga akhir Desember 2020, rata-rata 6.000 wisatawan memasuki Bali.
“Bali menjadi semacam champion proses reaktivasi pariwisata nasional pasca pandemi,” ujarnya.














