• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, April 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Menko Zulhas Belum Beri Izin Impor Jagung Industri

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
May 17, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Mendag Zulhas Bahas Potensi Perdagangan 4 Miliar Dolar AS dengan Nigeria

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Koodinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan belum memberi lampu hijau impor jagung untuk kebutuhan industri. Menurut dia, saat ini masih musim panen raya jagung.

Sekadar informasi, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan impor jagung untuk industri sebanyak 3.000 ton. Importasi ini direncakakan karena jagung yang dibutuhkan untuk industri belum mampu diproduksi di dalam negeri.

“Tadi ada usulan dari Kementerian Perindustrian untuk jagung industri. Tapi kita belum setuju, karena sekarang lagi panen raya. Enggak banyak ya, 3.000 ton. Karena ini yang belum bisa kita produksi,” katanya di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Jumat, 16 Mei.

Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan mengatakan impor ini belum diputuskan. Apalagi, harga jagung di dalam negeri belum mencapai harga pembelian pemerintah (HPP) Rp5.500 per kilogram (kg).

Karena itu, sambung Zulhas, pemerintah ingin harga jagung di tingkat petani bisa mencapai HPP yang ditetapkan terlebih dahulu.

“Di beberapa tempat Jagung belum harganya Rp5.500, pemerintah kita sedang all out habis-habisan agar Jagung bisa harga Rp5.500,” tuturnya.

“Karena itu kita import Jagung walaupun sedikit, untuk industri yang kita belum bisa bikin kita tidak bolehkan dulu, karena sekarang lagi panen raya,” sambungnya.

Sekadar informasi, pemerintah telah memutuskan untuk menyetop impor jagung sebelum panen raya pada April 2024. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyerapan jagung produksi dalam negeri berjalan  secara optimal.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
download mobile firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comImpor jagungMenko zulhas

Related Posts

Desakan Trump ke NATO, Minta Kirim Kapal ke Selat Hormuz di Tengah Konflik Iran

Desakan Trump ke NATO, Minta Kirim Kapal ke Selat Hormuz di Tengah Konflik Iran

by Desti Dwi Natasya
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Desakan Trump ke NATO kembali mencuat di tengah konflik yang memanas di Timur Tengah. Oleh karena itu, desakan...

China Mediasi Pakistan Afghanistan Dorong Gencatan Senjata Baru di Urumqi

China Mediasi Pakistan Afghanistan Dorong Gencatan Senjata Baru di Urumqi

by Desti Dwi Natasya
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – China mediasi Pakistan Afghanistan menjadi langkah baru dalam meredakan konflik antara dua negara Muslim tersebut. Oleh karena itu,...

Trump Ancam Iran Kembali ke “Zaman Batu”, Teheran Siap Serangan Balasan 2026

Trump Ancam Iran Kembali ke “Zaman Batu”, Teheran Siap Serangan Balasan 2026

by Hidayat Taufik
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat pada awal April 2026. Presiden AS Donald Trump mengancam...

MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

by Hidayat Taufik
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah menegaskan gaji pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak berubah pada 2026. Kebijakan ini tetap berlaku...

Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

by Zahra Zahwa
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Minat generasi Z terhadap jam tangan retro terus meningkat di tengah dominasi perangkat digital. Namun, banyak anak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

March 31, 2026
Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

April 2, 2026
Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

April 2, 2026
MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

April 2, 2026
Klaim Menang hingga Minta Eskalasi, Pernyataan Trump soal Iran Tuai Sorotan

Klaim Menang hingga Minta Eskalasi, Pernyataan Trump soal Iran Tuai Sorotan

April 3, 2026
Desakan Trump ke NATO, Minta Kirim Kapal ke Selat Hormuz di Tengah Konflik Iran

Desakan Trump ke NATO, Minta Kirim Kapal ke Selat Hormuz di Tengah Konflik Iran

April 3, 2026
Emas Antam Jatuh Dalam Sehari, Turun Rp65.000 per Gram dan Picu Kekhawatiran

Emas Antam Jatuh Dalam Sehari, Turun Rp65.000 per Gram dan Picu Kekhawatiran

April 3, 2026
Harga Plastik Terus Menanjak, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Ekonomi

Harga Plastik Terus Menanjak, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Ekonomi

April 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved