• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Menkeu Ungkap 7 Agenda Prioritas Finance Track Presidensi Indonesia di G20 2022

Fathi by Fathi
September 16, 2021
in Nasional
0
Menkeu Ungkap 7 Agenda Prioritas Finance Track Presidensi Indonesia di G20 2022

JAKARTA, Cobisnis.com – Presidensi G20 Indonesia merupakan momentum strategis mempromosikan pemulihan ekonomi dunia yang inklusif dan komitmen terkait penanggulangan perubahan iklim.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers mengenai Presidensi Indonesia di G20 Tahun 2022 pada Selasa (14/09) mengatakan, dalam Presidensi G20 Indonesia nanti pada finance track akan dibahas tujuh agenda yang berfokus pada penanganan isu-isu global terkini.

“Yang pertama dan yang penting adalah negara-negara G20 akan membahas bagaimana berkoordinasi untuk memulihkan ekonomi global, tadi disebutkan temanya Recover Together and Recover Stronger. Untuk bisa pulih bersama dan pulih menjadi lebih kuat dibutuhkan koordinasi policy global, di sini yang paling sering akan dibahas adalah kapan negara-negara terutama di G20 yang semuanya melakukan kebijakan ekstraordinary di bidang fiskal dan moneter akan mulai menetapkan melakukan exit policy, yaitu mengurangi intervensi kebijakan makro yang luar biasa dan pasti tidak suistainable secara bertahap dan terkoordinasi,” terang Menkeu.

Menurut menkeu, koordinasi exit policy perlu dilakukan agar pertumbuhan ekonomi di masing-masing negara dan pertumbuhan ekonomi global akan bisa sustainable atau terus berlangsung.
Tantangan yang muncul menurut Menkeu adalah bagaimana desain dan kapan negara-negara G20 akan bersama-sama mulai melakukan kebijakan exit dimana setiap negara memiliki pemulihan ekonomi yang berbeda-beda baik dari sisi kecepatan maupun dari sisi seberapa merata pemulihan ekonomi itu terjadi.

“Yang kedua, tentu bagaimana semua negara akan melihat dampak Covid yang tidak hanya di bidang kesehatan, ini yang disebut ada dampak scaring atau luka dari perekonomian akibat terjadinya Covid. Ada supply disruption, ada corporate yang mengalami kesulitan dari sisi neraca dan tidak kemudian demikian saja bisa kembali pulih. Juga pembahasan mengenai produktivitas dan memulihkan ekonomi kembali, bagaimana policy-policy akan bisa didesain,” lanjut Sri Mulyani.

Agenda ketiga yang dikatakan Menkeu adalah pembahasan mengenai mata uang digital Bank Sentral, serta agenda keempat mengenai pembiayaan yang berkelanjutan.

“Karena sekarang isu mengenai bagaimana sektor keuangan mendukung agenda penting lainnya yang sangat penting di level global yaitu climate change, maka akan dibahas mengenai green finance facility termasuk bagaimana stimulus atau dukungan dibidang fiskal untuk menciptakan transformasi ekonomi menuju ekonomi yang hijau dan suistainable, juga akan dibahas mengenai bagaimana digital infrastructure regulation dalam rangka untuk meningkatkan leverage dan mobilisasi private sector investment,” imbuh Menkeu.

Selanjutnya, agenda pembahasan finance track yang kelima adalah mengenai cross-border payment. Ini juga salah satu isu yang sangat penting dari sisi perkembangan payment sistem dengan berkembangnya digital teknologi dan digital ekonomi.

Agenda keenam akan membahas mengenai financial inclusion yang berfokus pada pengembangan kredit usaha kecil untuk UMKM, dan bagaimana digitalisasi dari usaha kecil menengah.

“Terakhir nanti kita akan juga membahas kemajuan dan pelaksanaan dari persetujuan dan perkembangan global taxation principle. Disini akan dibahas berbagai pembahasan mengenai tax incentives, tax and digitalization, praktek-praktek penghindaran pajak atau tax avoidance terutama berkaitan tadi dengan base erosion profit shifting, dan tax transparancy, juga tax and development serta tax certainty, kata Menkeu.

Menurut Menkeu, reformasi di bidang perpajakan akan menjadi menu utama karena ini merupakan salah satu menu prioritas yang penting bagi Indonesia yang sekarang juga sedang melakukan reformasi perpajakan dan ini juga merupakan policy yang sangat penting dan prioritas di dalam pertemuan G20.

“Indonesia akan terus menjaga kepentingan kita dan juga kepentingan negara-negara berkembang agar di dalam melihat perkembangan dunia termasuk dengan adanya digital teknologi ini kita tidak dirugikan tapi mendapatkan manfaat yang maksimal baik di bidang ekonomi maupun di bidang perpajakan,” pungkas Menkeu.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download karbonn firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Cobisnisg20sri mulyani

Related Posts

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Presiden Serbia Vucic Mundur, Incar Kursi Perdana Menteri

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengundurkan diri pada Minggu (27/9/2026), menjelang pemilihan parlemen yang akan digelar pada 25...

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Meta Dinyatakan Langgar Hukum, Terancam Denda Rp3.500 Triliun

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Meta Platforms dinyatakan melanggar hukum perlindungan konsumen oleh juri di New Mexico, Amerika Serikat, terkait pernyataan perusahaan...

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah pertandingan UEFA Nations League 2026/27 Matchday 2 berlangsung pada Minggu (27/9/2026) atau Senin (28/9/2026) dini hari...

Harga Cabai Rawit Merah Naik 2,8%, Nyaris Sentuh Rp100 Ribu

Harga Cabai Rawit Merah Naik 2,8%, Nyaris Sentuh Rp100 Ribu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga cabai rawit merah kembali naik dan semakin mendekati Rp100 ribu per kilogram. Berdasarkan data Pusat Informasi...

Mercedes-Benz Kaji Penutupan Dua Pabrik di Jerman

Mengenal Apple Music Hall, Venue Konser Baru di London

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Apple membuka Apple Music Hall, tempat pertunjukan musik live baru di Battersea Power Station, London, Inggris, pada...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Auto Draft

Avengers: Endgame Encore Raup US$26 Juta di Box Office

September 28, 2026
Trump Tolak Tawaran Damai Iran, Harga Minyak Brent Naik 2%

Trump Tolak Tawaran Damai Iran, Harga Minyak Brent Naik 2%

September 28, 2026
Pagi Ini Emas Antam Naik Lagi, Harga Capai Rp2,598 Juta per Gram

Harga Emas Antam Turun, Berikut Daftar Harga Lengkap 28 September 2026

September 28, 2026
Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

September 28, 2026
Tak Ada CCTV di Rumah Dinas Lapas Cibinong, DPR Pertanyakan Pengawasan

Tak Ada CCTV di Rumah Dinas Lapas Cibinong, DPR Pertanyakan Pengawasan

September 28, 2026
Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

September 28, 2026
IHSG Anjlok 1,51%, BEI Bantah Penghapusan Batas Harga Rp50 Jadi Penyebab

IHSG Anjlok 1,51%, BEI Bantah Penghapusan Batas Harga Rp50 Jadi Penyebab

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved