• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, November 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Menkeu Bicara Peluang dan Tantangan Pengembangan Pasar Keuangan Syariah

Fathi by Fathi
July 18, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Penerbitan SBSN Komitmen Pemerintah dalam Pengembangan Pasar Modal Syariah

JAKARTA, Cobisnis.com – Pengembangan pasar modal menjadi salah satu harapan bukan hanya di Tanah Air namun juga di tingkat global sebagai alternatif sumber pembiayaan bagi pemulihan ekonomi.

Dalam Komunike Pertemuan Ketiga Tingkat Menteri dan Gubernur Bank Sentral G20, optimalisasi peran pasar modal yang simultan untuk menjaga good governance diyakini akan mempercepat pemulihan ekonomi global.

Hal ini diungkapkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat menyampaikan pidato pembuka pada acara Konferensi Internasional 2021 “The Future of Islamic Capital Market: Opportunities, Challenges, and Way Forward”, yang diselenggarakan secara daring, Kamis (15/7/2021).

Sebagai negara dengan jumlah filantropi yang banyak dan pengetahuan tentang investasi berwawasan lingkungan yang semakin meningkat, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengoptimalkan pasar keuangan syariah dengan mengembangkan lebih banyak varian pembiayaan sukuk seperti Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) dan Green Sukuk.

“Di tengah ketidakpastian kondisi pasar global akibat Covid, Pemerintah Indonesia bahkan berhasil menerbitkan green sukuk di pasar global dengan nilai U$3 miliar di bulan Juni ini. Global green sukuk 2021 ini diterbitkan dengan tenor 30 tahun dan tingkat imbal hasil yang sebesar 3,55% per tahun. Sebuah tingkat yang sangat kompetitif pada saat ini,” jelas Menkeu.

Menkeu menyebut penerbitan green sukuk dengan tenor 30 tahun ini adalah tenor terpanjang di dunia. Sukuk ini juga berhasil menarik banyak investor global dengan nilai investasi mencapai 57 persen dari total nilai penerbitan. Selain itu, imbal hasil sukuk ini tercatat sebagai imbal hasil terendah.

Selanjutnya, penerbitan green sukuk menunjukkan besarnya potensi untuk kolaborasi antara sektor publik dan swasta untuk berinvestasi serta membangun ketahanan melalui pengurangan emisi karbon.

“Untuk meningkatkan basis investor di dalam negeri terutama, kita perlu untuk terus meningkatkan literasi keuangan dan pasar modal bagi masyarakat kita. Saya sangat mengapresiasi jumlah investor yang terus meningkat dan apabila dilihat dari komposisi per kategori investor maka terlihat adanya peningkatan yang cukup membesarkan hati,” ungkapnya.

Menkeu melanjutkan, meskipun mayoritas SBSN yang diperdagangkan saat ini masih dimiliki oleh Bank, kepemilikan investor individual persentasenya juga mengalami peningkatan yaitu sebesar Rp 46.488 miliar per Juni 2021 dibanding periode yang sama pada 2020 yang sebesar Rp22.277 miliar. Fenomena ini disebut Menkeu menunjukkan perluasan basis investor individu di tanah air khususnya generasi milenial dan ibu rumah tangga yang mapan secara finansial mempunyai peluang besar untuk terus dikembangkan.

“Pengembangan pasar modal di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam bentuk rendahnya tingkat literasi keuangan. Oleh karena itu, edukasi dan literasi terkait pasar keuangan syariah menjadi salah satu aktivitas yang sangat penting,” lanjutnya.

Survei Otoritas Sektor Keuangan tahun 2019 menunjukkan indeks literasi keuangan syariah Indonesia baru mencapai 8,93 persen meskipun mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam.
Tantangan lain adalah minimnya jumlah penerbitan sukuk oleh sektor korporasi dan rendahnya partisipasi investor domestik di pasar sukuk. Hal ini merupakan tantangan yang serius dan nyata bagi perkembangan pasar modal syariah Indonesia.

“Kita juga perlu untuk terus mendiversifikasikan penerbitan sukuk korporasi dengan menerbitkan berbagai fitur-fitur yang makin menarik sehingga minat investor baik di dalam negeri maupun luar negeri dapat terwadahi,” tambah Menkeu.

Kedepan, Menkeu berharap sukuk yang merupakan salah satu sumber pendanaan bagi pembangunan sektor produktif bisa menjembatani secara efektif permintaan terhadap dana investasi yang berjangka panjang dan penawaran dari sisi investor Indonesia yang memiliki basis investor muslim sangat besar.

Melalui teknologi dan inovasi terutama teknologi digital, Menkeu percaya sukuk mampu memberikan nilai lebih di pasar modal syariah dan akan memberikan peranan semakin penting di dalam pembiayaan yang berbasiskan pada skala proyek mikro.

Selain itu, Menkeu menilai masyarakat juga ikut merasakan kepemilikannya terhadap proyek-proyek yang penting karena merasa ikut mendanai. Situasi inklusif inilah yang ingin diciptakan melalui penerbitan instrumen keuangan syariah maupun instrument keuangan lainnya.

“Pemerintah akan terus mengembangkan inovasi baik dalam bentuk instrumen SBSN maupun policy, regulasi, dan program untuk memperdalam pasar dan inklusi keuangan. Kita akan terus belajar melalui berbagai media termasuk melalui konferensi ini sehingga kita akan terus mendapatkan berbagai identifikasi langkah-langkah strategis yang bisa terus memperbaiki kebijakan di dalam rangka untuk terus mengembangkan pasar keuangan terutama pasar modal syariah di Indonesia,” pungkas Menkeu.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download samsung firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
Tags: Cobisnismenteri keuanganpasar keuangan syariahsri mulyani

Related Posts

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

China Batasi Rekrutmen PNS, Lulusan Kampus Asing Tak Bisa Daftar

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – China memperketat akses lulusan universitas luar negeri untuk mengikuti program rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) elite pada...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jurusan teknik dan teknologi menjadi bidang studi paling diminati calon mahasiswa internasional yang mempertimbangkan kawasan ASEAN sebagai tujuan...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Trump Hentikan Bantuan Militer Rp66 Triliun ke Israel, Netanyahu Merespons

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana penghentian bantuan militer tahunan senilai sekitar USD4 miliar atau...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran mengklaim telah menembak jatuh dua drone milik Amerika Serikat (AS) di kawasan Pulau Qeshm, dekat Selat...

Tangis Fitrah Maulana Usai Blunder, Bangga Bawa Persib Lolos

Ancol Gratiskan Tiket Masuk hingga 12 November 2026, Ini Caranya

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Taman Impian Jaya Ancol kembali menghadirkan program gratis tiket masuk kawasan wisata hingga 12 November 2026. Masyarakat dapat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bayi Baru Lahir - pexels/Bruno Curly

Angka Kelahiran di Jepang Meningkat Pertama Kalinya Dalam 11 Tahun

November 7, 2026
Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

November 7, 2026
Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

November 7, 2026
Dua Mantan Pejabat KPK Masuk BGN, Ini Alasan Sudaryono

Dua Mantan Pejabat KPK Masuk BGN, Ini Alasan Sudaryono

November 7, 2026
Trump Dapat Tekanan untuk Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas

Trump Dapat Tekanan untuk Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas

November 8, 2026
Menhan Sjafrie Tekankan Pentingnya Kewaspadaan di Tengah Perkembangan Situasi

Menhan Sjafrie Tekankan Pentingnya Kewaspadaan di Tengah Perkembangan Situasi

November 8, 2026
Kasus Penyadapan Mencuat, Hasto Sebut Desakan Pemakzulan Gibran Menguat

Kasus Penyadapan Mencuat, Hasto Sebut Desakan Pemakzulan Gibran Menguat

November 8, 2026
Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

November 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved