• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, February 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Mengintip Pusat Kebudayaan Baru Uzbekistan Bernilai Jutaan Dolar

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 2, 2025
in Humaniora
0
Mengintip Pusat Kebudayaan Baru Uzbekistan Bernilai Jutaan Dolar

JAKARTA, Cobisnis.com – Uzbekistan tengah menyiapkan pusat kebudayaan berskala raksasa yang disebut-sebut memiliki ukuran empat kali lebih tinggi dari Hollywood Sign dan sekitar tujuh kali lebih besar dibandingkan Gedung Putih. Bangunan yang dinamai Center for Islamic Civilization (CISC) di Tashkent ini merupakan kombinasi museum dan pusat riset akademik tiga lantai, dan dijadwalkan dibuka untuk umum pada Maret 2026. Tujuannya adalah menghidupkan kembali peran historis Uzbekistan sebagai salah satu pusat ilmu pengetahuan Islam.

Direktur CISC, Firdavs Abdukhalikov, mengatakan bahwa wilayah tersebut telah melahirkan banyak tokoh yang memberi dampak besar pada peradaban dunia. Tantangannya adalah bagaimana menghadirkan warisan tersebut kepada masyarakat global dan generasi muda dalam format yang modern dan menarik. Selama delapan tahun pembangunan, pusat ini melibatkan sekitar 1.500 ahli dari lebih dari 40 negara untuk merancang aspek ilmiah, arsitektur, dan budaya.

Salah satu daya tariknya adalah zona edukasi interaktif yang memanfaatkan teknologi VR, AR, hingga kecerdasan buatan, memungkinkan pengunjung berinteraksi dengan “potret hidup” tokoh-tokoh ilmuwan dan pemikir sejarah. Harapannya, anak-anak dapat terinspirasi mendalami astronomi, kedokteran, seni, hingga sastra.

Lantai kedua akan difokuskan untuk penelitian, menyediakan akses ke lebih dari 200.000 koleksi buku bagi akademisi internasional. Abdukhalikov menegaskan bahwa CISC bukan sekadar museum, melainkan platform budaya dan pendidikan yang menggabungkan artefak dengan kisah hidup para tokoh berpengaruh.

Membangkitkan Masa Lalu
Meskipun Uzbekistan merupakan negara sekuler, Islam memegang peranan penting dalam identitas budaya dan sejarahnya. Islam mulai masuk ke Asia Tengah pada abad ke-7 melalui penaklukan Arab menggantikan tradisi Zoroastrian dan Buddha dan memicu masa keemasan ilmu pengetahuan, sastra, serta arsitektur pada abad ke-9 hingga 12.

Sejarawan Farhan Ahmad Nizami dari Oxford Center for Islamic Studies menyebut Asia Tengah sebagai “dunia yang telah terhubung sebelum era globalisasi,” karena kota-kota seperti Samarkand dan Bukhara menjadi simpul penting Jalur Sutra yang menghubungkan budaya dan ide dari Timur dan Barat selama lebih dari satu milenium.

Kontribusi Uzbekistan pada dunia seni dan ilmu pengetahuan, kata Nizami, sangat signifikan meski lama diabaikan. Kebangkitan kedua terjadi pada era Timurid abad ke-15 dan 16, ketika Samarkand berkembang pesat dalam seni, sains, dan diplomasi. Arsitektur CISC terinspirasi dari era tersebut, ditandai dengan kubah biru raksasa setinggi 65 meter, gerbang mozaik megah, dan ornamen rumit khas tradisi Timurid.

Pada abad ke-19, ekspansi Kekaisaran Rusia membuat sebagian besar Asia Tengah berada di bawah kekuasaan mereka dan kemudian Uni Soviet. Masa Soviet turut menekan praktik keagamaan dan membuat banyak artefak budaya Uzbekistan berpindah keluar negeri.

Sejak merdeka pada 1991, Uzbekistan mulai memulihkan identitas Islam dan warisan sejarahnya. CISC diberi mandat untuk melacak dan memulangkan benda-benda bersejarah tersebut. Abdukhalikov mengatakan mereka mengikuti lelang internasional seperti Christie’s dan Sotheby’s, berhasil mengembalikan sekitar 2.000 artefak. Koleksi tersebut mencakup Al-Quran abad ke-7 milik Utsman salah satu yang tertua di dunia serta 114 manuskrip Al-Quran dari berbagai penguasa dan kaligrafer ternama.

Potensi dan Tantangan
Nizami menilai CISC memiliki “potensi besar,” namun mengingatkan bahwa keberhasilan pusat ini bergantung pada penelitian, pendidikan, dan upaya budaya jangka panjang, bukan sekadar bangunan megahnya. Selain apresiasi, kritik pun muncul terkait biaya pembangunan, sumber pendanaan, serta kondisi kebebasan beragama di Uzbekistan. CISC tidak memberikan komentar mengenai biaya proyek tersebut.

Kebakaran pada September lalu sempat menunda peluncuran awal, namun konstruksi utama kini telah rampung. Dengan 60% populasi Uzbekistan berada di bawah usia 35 tahun, Abdukhalikov menegaskan museum ini dibangun untuk generasi mendatang dengan misi menginspirasi dan memperkenalkan sejarah besar mereka melalui inovasi dan kreativitas.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download lenevo firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
Tags: BudayaAsiaTengahCISCcobisnis.comperadabanislamUzbekistan

Related Posts

80 Korban Longsor di Cisarua Berhasil Dievakuasi, Proses Identifikasi Masih Berjalan

80 Korban Longsor di Cisarua Berhasil Dievakuasi, Proses Identifikasi Masih Berjalan

by Hidayat Taufik
February 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Hingga hari ke-10 operasi pencarian, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 80 jenazah korban bencana tanah longsor yang...

DPR Minta Aparat Bongkar Tambang Emas Ilegal di Sumbar Usai Penganiayaan Nenek Saudah

DPR Minta Aparat Bongkar Tambang Emas Ilegal di Sumbar Usai Penganiayaan Nenek Saudah

by Hidayat Taufik
February 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi XIII DPR RI meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti secara serius dugaan aktivitas tambang emas ilegal di...

Curhat Guru Honorer di DPR Berujung Air Mata, Terkendala Dapodik Meski Sudah Lama Mengabdi

Curhat Guru Honorer di DPR Berujung Air Mata, Terkendala Dapodik Meski Sudah Lama Mengabdi

by Hidayat Taufik
February 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suasana rapat di kompleks DPR RI, Senayan, mendadak haru ketika seorang guru honorer menyampaikan keluhannya terkait kesejahteraan...

Sidang Ungkap Pengadaan Chromebook Sesuai Prosedur, Nadiem Tak Terlibat Penentuan Harga

Sidang Ungkap Pengadaan Chromebook Sesuai Prosedur, Nadiem Tak Terlibat Penentuan Harga

by Dwi Natasya
February 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Proses pengadaan laptop Chromebook ditegaskan telah berjalan sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Penawaran harga ditetapkan...

TOK Mahkamah Konstitusi Larang Pernikahan Beda Agama Tidak Diterima

TOK Mahkamah Konstitusi Larang Pernikahan Beda Agama Tidak Diterima

by Hidayat Taufik
February 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak dapat menerima gugatan yang mempersoalkan larangan pernikahan beda agama di Indonesia. Putusan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Malam Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Senin 2 Februari 2026, Ini Waktu dan Rangkaian Ibadahnya

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 2026 Lengkap dengan Niat dan Bacaan Doa

February 2, 2026
Beda dari Sebelumnya, Tarawih Masjidil Haram Ramadan 2026 Jadi 10 Rakaat

Beda dari Sebelumnya, Tarawih Masjidil Haram Ramadan 2026 Jadi 10 Rakaat

February 1, 2026
Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

February 1, 2026
80 Korban Longsor di Cisarua Berhasil Dievakuasi, Proses Identifikasi Masih Berjalan

80 Korban Longsor di Cisarua Berhasil Dievakuasi, Proses Identifikasi Masih Berjalan

February 2, 2026
DPR Minta Aparat Bongkar Tambang Emas Ilegal di Sumbar Usai Penganiayaan Nenek Saudah

DPR Minta Aparat Bongkar Tambang Emas Ilegal di Sumbar Usai Penganiayaan Nenek Saudah

February 2, 2026
Curhat Guru Honorer di DPR Berujung Air Mata, Terkendala Dapodik Meski Sudah Lama Mengabdi

Curhat Guru Honorer di DPR Berujung Air Mata, Terkendala Dapodik Meski Sudah Lama Mengabdi

February 2, 2026
Sidang Ungkap Pengadaan Chromebook Sesuai Prosedur, Nadiem Tak Terlibat Penentuan Harga

Sidang Ungkap Pengadaan Chromebook Sesuai Prosedur, Nadiem Tak Terlibat Penentuan Harga

February 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved