• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Mengapa Orang Masih Bermain Tamagotchi Hingga Sekarang?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 9, 2026
in Lifestyle
0
Mengapa Orang Masih Bermain Tamagotchi Hingga Sekarang?

JAKARTA, Cobisnis.com – Di tengah era ponsel pintar dan gim canggih, mainan digital lawas bernama Tamagotchi justru kembali menemukan penggemarnya. Bahkan, ratusan orang rela berkumpul untuk menikahkan hewan peliharaan virtual mereka dalam sebuah “pernikahan Tamagotchi” massal di Toronto, Kanada.

William Maneja (29) adalah salah satu pesertanya. Dalam waktu kurang dari satu jam, ia sudah empat kali “melamar” dengan cara yang tak biasa: bukan cincin, melainkan Tamagotchi. Acara yang digelar di Cecil Community Centre pada Agustus lalu itu dihadiri sekitar 200 penggemar dan menghasilkan 162 “pernikahan” hewan virtual, yang diklaim sebagai pernikahan Tamagotchi terbesar di dunia.

Diluncurkan pertama kali oleh perusahaan mainan Jepang Bandai pada 1996, Tamagotchi hewan peliharaan digital portabel berbentuk telur dengan tiga tombol sempat menjadi fenomena global. Dalam dua setengah tahun pertama, lebih dari 40 juta unit terjual. Hingga akhir Juli lalu, total pengapalan Tamagotchi melampaui 100 juta unit di seluruh dunia, menempatkannya sejajar dengan konsol populer seperti Nintendo Switch dan PlayStation.

Pada 2026, Tamagotchi akan merayakan ulang tahun ke-30 dengan berbagai agenda, termasuk pameran di Museum Roppongi, Tokyo, serta kolaborasi merchandise dengan Uniqlo. Popularitasnya yang bertahan lama tak lepas dari desain yang membangun ikatan emosional. Kurator senior Museum of Modern Art (MoMA) New York, Paola Antonelli, menyebut Tamagotchi sebagai salah satu contoh awal bagaimana desain dapat menumbuhkan hubungan emosional antara manusia dan mesin.

Menurut Antonelli, kekuatan Tamagotchi bukan pada grafis atau cerita, melainkan perilaku. Pengguna dipaksa merawat, memberi makan, membersihkan, dan memperhatikan hewan digitalnya. Jika lalai, konsekuensinya jelas: Tamagotchi bisa “mati”. Siklus kepedulian dan tanggung jawab inilah yang membuatnya membekas hingga puluhan tahun kemudian.

Bagi sebagian orang, Tamagotchi bahkan memiliki makna terapeutik. Maneja mengaku kembali memainkan koleksi lamanya saat berada di titik terendah setelah kehilangan sang nenek di masa pandemi. Merawat Tamagotchi membantunya tetap membumi dan perlahan merawat dirinya sendiri. Hal serupa dirasakan banyak penggemar lain yang menyebut Tamagotchi membantu mengurangi kecemasan dan rasa kesepian.

Bandai sendiri terus memperbarui produknya. Mulai dari Tamagotchi Connection pada 2004 dengan fitur interaksi antar-pemain, Tamagotchi Pix (2021) dengan kamera internal, Tamagotchi Uni (2023) berbasis Wi-Fi, hingga Tamagotchi Paradise yang dirilis tahun lalu untuk generasi lebih muda. Di sisi lain, budaya Tamagotchi juga hidup di media sosial lewat komunitas, tutorial, hingga modifikasi cangkang.

Psikolog menilai daya tarik Tamagotchi terletak pada naluri manusia untuk merawat dan terhubung, namun dalam bentuk yang sederhana dan terkendali. Tugas-tugas kecil seperti memberi makan atau bermain memberi rasa pencapaian tanpa tekanan besar seperti merawat makhluk hidup nyata.

Kini, Tamagotchi bukan sekadar nostalgia era 1990-an. Ia menjelma menjadi medium bermain lintas usia, alat pengikat komunitas, hingga sumber kenyamanan emosional. Seperti yang dikatakan pendiri Toronto Tamagotchi Club, Twoey Gray, “Sebagai orang dewasa, kita jarang punya ruang untuk terhubung lewat permainan. Tamagotchi menunjukkan betapa hal itu masih sangat dibutuhkan.”

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download redmi firmware
Download WordPress Themes Free
free online course
Tags: cobisnis.comDigitalPetMainanNostalgiaTamagotchi

Related Posts

CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, tercatat memiliki 27,5% saham PT Supra Sekuritas Indonesia secara...

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Ahli Jelaskan Hal yang Perlu Diwaspadai

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Ahli Jelaskan Hal yang Perlu Diwaspadai

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengalami tiga kali erupsi pada Rabu (28/10/2026) malam. Aktivitas tersebut...

Tubuh Masih Haus Setelah Minum? Ini 8 Hal yang Bisa Jadi Penyebab

Tubuh Masih Haus Setelah Minum? Ini 8 Hal yang Bisa Jadi Penyebab

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rasa haus yang tidak kunjung hilang meski telah minum air putih bisa menandakan bahwa keseimbangan cairan tubuh...

Erick Thohir Bahas Persiapan PON 2028 Bersama Pengurus KONI Pusat

Erick Thohir Bahas Persiapan PON 2028 Bersama Pengurus KONI Pusat

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir untuk membicarakan...

Singapura dan Malaysia Kritik Karhutla, Dasco Beri Tanggapan

Singapura dan Malaysia Kritik Karhutla, Dasco Beri Tanggapan

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menanggapi kritik sejumlah negara tetangga, terutama Singapura dan Malaysia, terkait kebakaran...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

October 28, 2026
Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

October 28, 2026
Hari Ini, Pengemudi Ojol Gelar Aksi di Depan Kantor Kementerian UMKM

Hari Ini, Pengemudi Ojol Gelar Aksi di Depan Kantor Kementerian UMKM

October 29, 2026
Pertemuan Tertutup Prabowo dan Menlu Singapura Berlangsung di Hambalang

Pertemuan Tertutup Prabowo dan Menlu Singapura Berlangsung di Hambalang

October 29, 2026
CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

October 29, 2026
Must Eat Hadir, Bantu Pengguna Temukan Kuliner Favorit

Must Eat Hadir, Bantu Pengguna Temukan Kuliner Favorit

October 29, 2026
Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

October 29, 2026
DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

October 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved