• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, February 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Mengapa Orang Masih Bermain Tamagotchi Hingga Sekarang?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 9, 2026
in Lifestyle
0
Mengapa Orang Masih Bermain Tamagotchi Hingga Sekarang?

JAKARTA, Cobisnis.com – Di tengah era ponsel pintar dan gim canggih, mainan digital lawas bernama Tamagotchi justru kembali menemukan penggemarnya. Bahkan, ratusan orang rela berkumpul untuk menikahkan hewan peliharaan virtual mereka dalam sebuah “pernikahan Tamagotchi” massal di Toronto, Kanada.

William Maneja (29) adalah salah satu pesertanya. Dalam waktu kurang dari satu jam, ia sudah empat kali “melamar” dengan cara yang tak biasa: bukan cincin, melainkan Tamagotchi. Acara yang digelar di Cecil Community Centre pada Agustus lalu itu dihadiri sekitar 200 penggemar dan menghasilkan 162 “pernikahan” hewan virtual, yang diklaim sebagai pernikahan Tamagotchi terbesar di dunia.

Diluncurkan pertama kali oleh perusahaan mainan Jepang Bandai pada 1996, Tamagotchi hewan peliharaan digital portabel berbentuk telur dengan tiga tombol sempat menjadi fenomena global. Dalam dua setengah tahun pertama, lebih dari 40 juta unit terjual. Hingga akhir Juli lalu, total pengapalan Tamagotchi melampaui 100 juta unit di seluruh dunia, menempatkannya sejajar dengan konsol populer seperti Nintendo Switch dan PlayStation.

Pada 2026, Tamagotchi akan merayakan ulang tahun ke-30 dengan berbagai agenda, termasuk pameran di Museum Roppongi, Tokyo, serta kolaborasi merchandise dengan Uniqlo. Popularitasnya yang bertahan lama tak lepas dari desain yang membangun ikatan emosional. Kurator senior Museum of Modern Art (MoMA) New York, Paola Antonelli, menyebut Tamagotchi sebagai salah satu contoh awal bagaimana desain dapat menumbuhkan hubungan emosional antara manusia dan mesin.

Menurut Antonelli, kekuatan Tamagotchi bukan pada grafis atau cerita, melainkan perilaku. Pengguna dipaksa merawat, memberi makan, membersihkan, dan memperhatikan hewan digitalnya. Jika lalai, konsekuensinya jelas: Tamagotchi bisa “mati”. Siklus kepedulian dan tanggung jawab inilah yang membuatnya membekas hingga puluhan tahun kemudian.

Bagi sebagian orang, Tamagotchi bahkan memiliki makna terapeutik. Maneja mengaku kembali memainkan koleksi lamanya saat berada di titik terendah setelah kehilangan sang nenek di masa pandemi. Merawat Tamagotchi membantunya tetap membumi dan perlahan merawat dirinya sendiri. Hal serupa dirasakan banyak penggemar lain yang menyebut Tamagotchi membantu mengurangi kecemasan dan rasa kesepian.

Bandai sendiri terus memperbarui produknya. Mulai dari Tamagotchi Connection pada 2004 dengan fitur interaksi antar-pemain, Tamagotchi Pix (2021) dengan kamera internal, Tamagotchi Uni (2023) berbasis Wi-Fi, hingga Tamagotchi Paradise yang dirilis tahun lalu untuk generasi lebih muda. Di sisi lain, budaya Tamagotchi juga hidup di media sosial lewat komunitas, tutorial, hingga modifikasi cangkang.

Psikolog menilai daya tarik Tamagotchi terletak pada naluri manusia untuk merawat dan terhubung, namun dalam bentuk yang sederhana dan terkendali. Tugas-tugas kecil seperti memberi makan atau bermain memberi rasa pencapaian tanpa tekanan besar seperti merawat makhluk hidup nyata.

Kini, Tamagotchi bukan sekadar nostalgia era 1990-an. Ia menjelma menjadi medium bermain lintas usia, alat pengikat komunitas, hingga sumber kenyamanan emosional. Seperti yang dikatakan pendiri Toronto Tamagotchi Club, Twoey Gray, “Sebagai orang dewasa, kita jarang punya ruang untuk terhubung lewat permainan. Tamagotchi menunjukkan betapa hal itu masih sangat dibutuhkan.”

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free online course
download mobile firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.comDigitalPetMainanNostalgiaTamagotchi

Related Posts

Bank Mandiri Perkuat Peran Penyaluran Bansos, Salurkan Rp15,1 Triliun ke 7,45 Juta KPM Selama 2025

Bank Mandiri Perkuat Peran Penyaluran Bansos, Salurkan Rp15,1 Triliun ke 7,45 Juta KPM Selama 2025

by Dwi Natasya
February 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Upaya pemerintah dalam menekan ketimpangan ekonomi menunjukkan hasil positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Gini Ratio Indonesia...

Konglomerat Dikumpulkan Prabowo Dorong Ciptakan Lapangan Kerja

Konglomerat Dikumpulkan Prabowo Dorong Ciptakan Lapangan Kerja

by Hidayat Taufik
February 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan lima pengusaha nasional di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Selasa malam (10/2/2026)....

Rangking Korupsi 2025 Indonesia Merosot Turun Peringkat Ke 109 Dunia

Rangking Korupsi 2025 Indonesia Merosot Turun Peringkat Ke 109 Dunia

by Hidayat Taufik
February 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Indeks Persepsi Korupsi (IPK) atau Corruption Perception Index (CPI) Indonesia pada tahun 2025 kembali mengalami penurunan. Skor...

Pengunduran diri

Ariawan Wijaya Mundur dari Jabatan Komisaris OKAS

by Iwan Supriyatna
February 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ariawan Wijaya resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS). Dilansir dari...

Utang

Permohonan PKPU Seret Proyek Rusun ASN, Utang PTPP Disorot

by Iwan Supriyatna
February 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) yang terlibat dalam proyek Pembangunan Rumah Susun ASN 1 (Rusun ASN) kini...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Segera Daftarkan Mudik Gratis BUMN 2026 Target 100 Ribu Pemudik Dibuka 12 Februari

Segera Daftarkan Mudik Gratis BUMN 2026 Target 100 Ribu Pemudik Dibuka 12 Februari

February 10, 2026
Bukan Sekadar Chat: Lima Cara Lark Membantu Perusahaan Bekerja Lebih Efisien di Era Digital

Bukan Sekadar Chat: Lima Cara Lark Membantu Perusahaan Bekerja Lebih Efisien di Era Digital

February 10, 2026
Blok M Hub Gojek Diluncurkan, Sinergi GoTo dan MRT Jakarta Dorong UMKM dan Mobilitas Warga

Blok M Hub Gojek Diluncurkan, Sinergi GoTo dan MRT Jakarta Dorong UMKM dan Mobilitas Warga

February 10, 2026
Bank Mandiri Perkuat Peran Penyaluran Bansos, Salurkan Rp15,1 Triliun ke 7,45 Juta KPM Selama 2025

Bank Mandiri Perkuat Peran Penyaluran Bansos, Salurkan Rp15,1 Triliun ke 7,45 Juta KPM Selama 2025

February 11, 2026
Konglomerat Dikumpulkan Prabowo Dorong Ciptakan Lapangan Kerja

Konglomerat Dikumpulkan Prabowo Dorong Ciptakan Lapangan Kerja

February 11, 2026
Rangking Korupsi 2025 Indonesia Merosot Turun Peringkat Ke 109 Dunia

Rangking Korupsi 2025 Indonesia Merosot Turun Peringkat Ke 109 Dunia

February 11, 2026
Pengunduran diri

Ariawan Wijaya Mundur dari Jabatan Komisaris OKAS

February 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved