• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Menakar Dampak Wabah Covid-19 terhadap Industri Pembiayaan

Jawarul Kunnas by Jawarul Kunnas
March 11, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Menakar Dampak Wabah Covid-19 terhadap Industri Pembiayaan

Cobisnis.com – Meluasnya kasus virus corona alias covid-19 dipastikan bakal memperlambat pertumbuhan ekonomi dan sektor usaha. Bagaimana dampaknya di industri perusahaan pembiayaan?

Kepala Departemen Industri Keuangan Non-Bank 2B OJK Bambang W Budiawan menjelaskan, pembiayaan yang diberikan oleh perusahaan pembiayaan kepada debitur sebagian besar untuk kendaraan bermotor untuk kegiatan produktif maupun konsumtif, termasuk alat berat, mesin-mesin produksi dan barang produktif maupun konsumtif lainnya.

Perekonomian Indonesia cukup stabil selama tahun 2015-2019 dengan tingkat pertumbuhan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 5%. Sektor pariwisata berkontribusi 4,8% dari total Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) nasional dengan CAGR 9%.

“Pertumbuhan sektor pariwisata didukung oleh ketersediaan transportasi ke destinasi pariwisata, peningkatan turis asing, peningkatan investasi pada 10 destinasi wisata prioritas yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Bambang di Jakarta, Rabu 11 Maret 2020.

Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2020 sebesar 5% hingga 5,4%. Namun, pemburukan kondisi makroekonomi akibat penyebaran virus corona merupakan risiko yang perlu diwaspadai seluruh pihak. Bank Indonesia telah mengestimasi pada kuartal pertama 2020 terjadi perlambatan ekonomi global menjadi hanya sebesar 4,9% dikarenakan merebaknya virus corona.

Pembatasan jalur transportasi dan akses pariwisata dengan China oleh beberapa negara yang terkena dampak virus corona akan menekan sektor pariwisata karena adanya travel warning dan penurunan minat para pelaku wisata.

“Hal tersebut akan cukup berdampak pada debitur di sektor pariwisata yang memiliki usaha menyediakan moda transportasi dengan sumber pendanaan dari perusahaan pembiayaan,” papar Bambang.

Namun demikian, kata dia, porsi pembiayaan untuk kendaraan yang mendukung kegiatan pariwisata tidak terlalu signifikan dari total portofolio industri pembiayaan.

Lihat saja, outstanding piutang pembiayaan pariwisata untuk Januari 2020 adalah sebesar Rp12,10 triliun atau menurun sebesar 0,77% dari piutang pembiayaan pariwisata Desember 2019 sebesar Rp12,20 triliun. Selanjutnya, penyaluran piutang pembiayaan pariwisata pada bulan januari 2020 adalah sebesar Rp668,86 miliar atau lebih rendah dibandingkan posisi januari 2019 sebesar Rp767,65 miliar. 

“Berdasarkan hasil pengawasan kami, penurunan piutang pembiayaan pariwisata banyak terjadi didaerah pariwisata seperti Bali, Batam, Manado dan Yogyakarta,” ungkap Bambang.

Selain potensi dampak terhadap penurunan penyaluran, perlambatan ekonomi akibat virus corona juga berpotensi meningkatkan rasio non performing finance (NPF) di industri pembiayaan. “Debitur dari perusahaan pembiayaan yang memiliki supply chain bisnis dari suplyer di China juga berpotensi mengalami perlambatan bisnis,” tuturnya.

Jika diperlukan, kata dia, OJK dapat mengambil langkah-langkah stimulus untuk menjaga pertumbuhan, kualitas portofolio pembiayaan atau kestabilan industri pembiayaan, sebagaimana dilakukan juga oleh beberapa negara yang terdampak.

“OJK terus melakukan monitoring atas dampak virus corona pada pertumbuhan piutang pembiayaan pada triwulan I. Apabila dampak ini berkelanjutan, tentu saja hal tersebut dapat menyebabkan adanya koreksi pertumbuhan piutang pembiayaan khususnya di bidang pariwisata,” ucapnya.

Di atas semua itu, dampak corona sangat bergantung pada seberapa cepat dan luas penyebaran virus corona, serta seberapa cepat penanganannya oleh petugas kesehatan di lapangan. 

“Dengan melihat aksi kongkrit pemerintah dalam menyiapkan dan melaksanakan protokol penanganan virus corona, kami optimistis pembiayaan pariwisata masih ada potensi tumbuh terutama untuk destinasi wisata yg masih banyakan dikunjungi wisatawan lokal,” dia membeberkan.

Selain virus Corona, tantangan lain pertumbuhan industri perusahaan pembiayaan adalah dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang juga berdampak ke pertumbuhan industri otomotif dan industri alat berat. “Saat ini pertumbuhan industri otomotif di Indonesia diperkirakan masih stagnan sehingga menyebabkan kompetisi yang cukup ketat,” ungkap dia.

Sektor industri alat berat juga masih sangat sensitif dengan harga komoditas global, harga batu bara dan harga crude palm oil alias CPO yang cendrung menurun sehingga dapat mengakibatkan adanya penurunan permintaan alat berat. “Meski terdapat perluang, namun industri Perusahaan Pembiayaan perlu waspada terhadap tantangan yang menghadang,” pungkas Bambang.

Tags: Cobisniscobisnis & bisnisCorona Viruscovid-19ojkPerusahaan Pembiayaan

Related Posts

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026) pagi. Rupiah berada di level Rp17.645 per dolar...

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat lonjakan kinerja keuangan pada semester I 2026. Laba bersih perusahaan mencapai Rp8,51...

Cara Cek NIK KTP Dipakai Pinjol Tanpa Izin

Cara Cek NIK KTP Dipakai Pinjol Tanpa Izin

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Data pribadi seperti NIK KTP berpotensi disalahgunakan untuk mengajukan pinjaman online tanpa sepengetahuan pemiliknya. Masyarakat dapat mengecek...

MBG Berjalan 1,5 Tahun Evaluasi Program Dinilai Tak Bisa Ditunda

MBG Berjalan 1,5 Tahun Evaluasi Program Dinilai Tak Bisa Ditunda

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Program Makan Bergizi Gratis atau MBG telah berjalan lebih dari 1,5 tahun dengan cakupan penerima yang terus...

Bandara Soetta Tutup setelah Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Bandara Soetta Tutup setelah Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah penumpang penerbangan internasional tertahan di Singapura akibat penutupan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9). Penutupan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

September 2, 2026
Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

September 6, 2026
MBG Berjalan 1,5 Tahun Evaluasi Program Dinilai Tak Bisa Ditunda

MBG Berjalan 1,5 Tahun Evaluasi Program Dinilai Tak Bisa Ditunda

September 7, 2026
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi dan berstatus Level III Siaga. Pakar menjelaskan apakah aktivitas vulkanik dapat memicu gempa megathrust Selat Sunda.

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Picu Megathrust?

September 7, 2026
Mengulik “Islam Ala Prabowo” Buku Ini Sebenarnya Bahas Apa?

Mengulik “Islam Ala Prabowo” Buku Ini Sebenarnya Bahas Apa?

September 8, 2026
CapCut World Singapore mempertemukan lebih dari 300 kreator dan memperkenalkan inovasi AI serta fitur baru untuk mendukung proses kreatif.

CapCut Rayakan Pertumbuhan Komunitas di Singapura

September 8, 2026
Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

September 8, 2026
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved