• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, March 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

MCorp Soroti Tantangan Global dan Peran AI dalam Outlook Industri Indonesia 2026

Dwi Natasya by Dwi Natasya
January 28, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
MCorp Soroti Tantangan Global dan Peran AI dalam Outlook Industri Indonesia 2026

JAKARTA, Cobisnis.com – Tahun 2026 diproyeksikan menjadi fase penting bagi dunia usaha di Indonesia. Dinamika global yang kian menekan, percepatan pemanfaatan artificial intelligence (AI), serta perubahan struktur persaingan mendorong pelaku industri untuk meninjau ulang strategi bisnis, tidak hanya untuk jangka pendek, tetapi juga keberlanjutan ke depan.

Menjawab tantangan tersebut, MCorp menyelenggarakan MARKET-ing Outlook 2026: Industry Perspective, sebuah forum dialog lintas industri yang mempertemukan perwakilan asosiasi sektor strategis dengan media nasional. Forum ini bertujuan memetakan arah industri Indonesia sepanjang 2026, mengulas tantangan struktural sekaligus peluang strategis, dengan pendekatan lean dan agile sebagai kerangka adaptasi menghadapi perubahan.

Diskusi dibuka oleh Taufik, Group CEO of MCorp, dan menghadirkan pandangan dari berbagai asosiasi industri, mulai dari perbankan syariah, ritel global, teknologi digital, logistik, hingga manufaktur otomotif roda dua.

Taufik menilai bahwa 2026 menjadi momentum krusial bagi industri untuk membaca perubahan secara menyeluruh. Tantangan bisnis kini tidak lagi berdiri sendiri per sektor, melainkan saling berkaitan lintas industri, sehingga menuntut perusahaan memiliki pemahaman strategis terhadap arah besar perekonomian dan industri nasional.

“Forum ini merupakan kelanjutan dari Industry Outlook 2026, dengan format diskusi yang lebih fokus dan mendalam. Perubahan industri terjadi semakin cepat dan lintas sektor, sehingga pelaku usaha perlu memahami gambaran besar agar strategi yang dijalankan tetap relevan dan berkelanjutan,” ujar Taufik dalam forum yang digelar di Philip Kotler Theater Class, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Sejumlah pelaku industri sepakat bahwa lanskap 2026 akan diwarnai tekanan efisiensi, pergeseran perilaku pasar, serta pengaruh kuat faktor eksternal seperti regulasi, geopolitik, dan perkembangan teknologi, khususnya AI. Transformasi industri tidak lagi sebatas digitalisasi, melainkan mencakup penyesuaian strategi, operasional, dan tata kelola bisnis secara menyeluruh.

Dari sektor perbankan syariah, Executive Director Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO) Herbudhi S. Tomo menyebut bahwa industri perbankan syariah memasuki 2026 dalam kondisi relatif stabil. Tantangan utamanya terletak pada penguatan fundamental bisnis di tengah dinamika ekonomi dan regulasi. Digitalisasi dinilai sebagai peluang, namun harus dibarengi tata kelola yang kuat serta diferensiasi yang jelas dari perbankan konvensional.

Sementara itu, dari sektor teknologi digital, CEO PT Cipta Teknologi International sekaligus perwakilan Indonesian Digital Association (IDA), Yogi Triharso, menilai bahwa adopsi AI akan semakin menentukan arah industri pada 2026. Selain mengubah pengalaman pengguna, AI juga mendorong industri untuk merumuskan model bisnis dan monetisasi yang berkelanjutan.

“AI tidak seharusnya dipandang hanya sebagai alat efisiensi, tetapi sebagai enabler yang memperkuat kapabilitas manusia dan mendorong keberlanjutan bisnis,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan Wakil Ketua Umum Bidang Maritim & Pelabuhan DPP ALFI/ILFA, Harry Sutanto. Ia menyoroti perubahan perdagangan global, ketegangan geopolitik, dan isu perubahan iklim sebagai tantangan struktural bagi industri logistik. Kondisi ini menuntut peningkatan fleksibilitas layanan, efisiensi operasional, serta kolaborasi lintas ekosistem.

Menurut Harry, liberalisasi industri logistik pasca pandemi, termasuk dibukanya kepemilikan asing hingga 100%, membuat persaingan semakin ketat dan bersifat red ocean. Oleh karena itu, strategi adaptif dan kolaboratif menjadi kunci menjaga ketahanan industri.

Dari sektor manufaktur otomotif roda dua, Head of Commercial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Sigit Kumala, menilai persaingan industri akan semakin padat seiring masuknya pemain baru. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kualitas, dan keberlanjutan industri.

Sigit mencatat bahwa pada 2025 penjualan sepeda motor nasional tumbuh sekitar 1,3% dengan total penjualan 6,41 juta unit. Pertumbuhan di luar Jawa tercatat lebih tinggi dibandingkan wilayah Jawa yang cenderung stagnan. Kondisi ini, menurutnya, mendorong industri untuk tidak hanya mengejar volume, tetapi juga memperhatikan kesehatan ekosistem dan keberlanjutan lingkungan.

Tekanan eksternal diperkirakan akan semakin memengaruhi profitabilitas lintas sektor, mulai dari ketidakpastian global, perubahan regulasi, fluktuasi biaya operasional, hingga disrupsi teknologi. Situasi ini mendorong perusahaan untuk memperkuat ketahanan bisnis jangka panjang, bukan semata mengejar pertumbuhan agresif.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, MCorp juga menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) Program MBA Online Entrepreneurial Marketing bersama Asia e University (AeU). Penandatanganan dilakukan oleh Taufik dan Founder President of AeU, Prof. Dato’ Dr. Ansary Ahmed, sebagai komitmen bersama dalam pengembangan kepemimpinan dan pemasaran berbasis kewirausahaan.

Prof. Dato’ Dr. Ansary Ahmed menjelaskan bahwa Asia e University lahir dari semangat kolaborasi regional negara-negara Asia melalui pendidikan sebagai fondasi penguatan industri dan ekonomi. AeU berfokus pada pengembangan sumber daya manusia, kepemimpinan, serta pendidikan berkelanjutan di jenjang magister dan doktoral.

Ke depan, forum dialog ini akan digelar secara rutin setiap bulan sebagai wadah berkelanjutan untuk membahas dinamika industri, mempertemukan perspektif lintas sektor, serta menghadirkan insight strategis bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan.

Melalui inisiatif ini, MCorp menegaskan perannya sebagai penghubung dialog strategis antara industri dan media, sekaligus mendorong pemahaman bersama mengenai arah industri Indonesia di tengah perubahan global yang semakin kompleks.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: cobisnis.comMCorpOutlook Industri Indonesia 2026Peran AITantangan Global

Related Posts

Ribuan Pelajar di Jerman Demo, Menentang Kembalinya Wajib Militer

Ribuan Pelajar di Jerman Demo, Menentang Kembalinya Wajib Militer

by Hidayat Taufik
March 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ribuan pelajar dan pemuda melakukan aksi demonstrasi di berbagai kota di Jerman pada Kamis (06/03). Aksi ini...

Warga AS Diam-diam Pasang Panel Surya DIY untuk Menghemat Listrik

Warga AS Diam-diam Pasang Panel Surya DIY untuk Menghemat Listrik

by Zahra Zahwa
March 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Lonjakan harga listrik di Amerika Serikat membuat banyak warga mulai memasang sistem panel surya sederhana secara mandiri...

Britney Spears Ditangkap Atas Dugaan Mengemudi Dalam Pengaruh Alkohol di California

Britney Spears Ditangkap Atas Dugaan Mengemudi Dalam Pengaruh Alkohol di California

by Zahra Zahwa
March 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penyanyi pop dunia Britney Spears dilaporkan ditangkap oleh petugas California Highway Patrol pada Rabu malam waktu setempat...

Perang Iran Untungkan Netanyahu di Dalam Negeri Namun Rugikan Israel di Luar Negeri

Perang Iran Untungkan Netanyahu di Dalam Negeri Namun Rugikan Israel di Luar Negeri

by Zahra Zahwa
March 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konflik militer antara Israel dan Iran dinilai dapat memperkuat posisi politik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di dalam...

China Uji Turbin Angin Raksasa Mengambang di Udara untuk Energi Masa Depan

China Uji Turbin Angin Raksasa Mengambang di Udara untuk Energi Masa Depan

by Zahra Zahwa
March 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – China kembali menunjukkan ambisinya dalam pengembangan energi terbarukan dengan menguji turbin angin raksasa yang dapat mengapung di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
BFIN

BFIN Bukukan Pembiayaan Baru Rp 21,9 Triliun di 2025

March 6, 2026
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Ribuan Pelajar di Jerman Demo, Menentang Kembalinya Wajib Militer

Ribuan Pelajar di Jerman Demo, Menentang Kembalinya Wajib Militer

March 7, 2026
Dokter Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya Usai Dilaporkan Dokter Detektif

Dokter Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya Usai Dilaporkan Dokter Detektif

March 7, 2026
Warga AS Diam-diam Pasang Panel Surya DIY untuk Menghemat Listrik

Warga AS Diam-diam Pasang Panel Surya DIY untuk Menghemat Listrik

March 7, 2026
Britney Spears Ditangkap Atas Dugaan Mengemudi Dalam Pengaruh Alkohol di California

Britney Spears Ditangkap Atas Dugaan Mengemudi Dalam Pengaruh Alkohol di California

March 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved