• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, September 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Maroko Dikecam: Stadion Megah Dibangun, Warga Korban Gempa Masih Hidup di Seng

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 16, 2025
in Nasional
0
Maroko Dikecam: Stadion Megah Dibangun, Warga Korban Gempa Masih Hidup di Seng

JAKARTA, Cobisnis.com – Saat hujan turun di Pegunungan Atlas, Maroko awal bulan ini, Lahcen Abarda, 72 tahun, buru-buru memperbaiki terpal tenda tempat tinggalnya selama dua tahun terakhir.

Abarda, korban gempa yang terjadi pada 2023 menewaskan hampir 3.000 orang, mengatakan ia terus memperbaiki tenda akibat kerusakan karena sengatan matahari dan angin sambil menunggu bantuan yang dijanjikan untuk membangun rumah baru.

“Saya hidup di tenda plastik sejak rumah saya hancur,” kata Abarda, seorang petani yang tinggal bersama dua putrinya. “Setiap saya bertanya, mereka bilang nanti akan dapat bantuan.”

Investasi Stadion untuk Piala Dunia 2030

Dua tahun setelah gempa 6,8 magnitudo itu, korban frustrasi dengan lambatnya pemulihan, sementara pemerintah Maroko bergerak cepat membangun stadion dan infrastruktur menjelang Piala Afrika Desember ini dan Piala Dunia 2030.

Pada pekan lalu, puluhan korban berdemonstrasi di depan parlemen di Rabat, menyerukan agar pemerintah memperhatikan bantuan rekonstruksi seperti halnya proyek Piala Dunia. Mereka membawa spanduk berisi nama desa yang hancur dan meneriakkan slogan, “Uang gempa, kemana perginya? Ke festival dan stadion.”

“Kami senang melihat stadion, teater, dan jalan raya dibangun. Tapi ada Maroko yang terpinggirkan dan terlupakan,” kata Montasir Itri, pemimpin kelompok pendukung korban gempa.

Pemerintah telah mengeluarkan 4,6 miliar dirham Maroko ($510 juta) untuk bantuan rumah korban gempa hingga September, memberikan 140.000 dirham untuk rumah yang hancur total dan 80.000 untuk rumah rusak sebagian. Sebagai perbandingan, lebih dari 20 miliar dirham dialokasikan untuk persiapan stadion.

Secara keseluruhan, sentimen terkait persiapan Piala Dunia di Maroko tetap positif, yang diyakini pemerintah akan meningkatkan profil negara serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja.

Pejabat Maroko membantah memprioritaskan Piala Dunia dibanding pemulihan gempa, dan Perdana Menteri Aziz Akhannouch memuji kecepatan rekonstruksi.

“Tidak banyak tenda tersisa,” kata Akhannouch di TV pemerintah, sambil menjanjikan penanganan kasus sisa secara individu.

Maroko “Dua Kecepatan”

Tenda yang dibongkar berjajar di jalan menuju desa Sellamte, yang parah terkena gempa. Banyak mantan penghuni tenda kini menempati rumah beton hasil bantuan rekonstruksi.

Menurut data pemerintah, dari 59.675 rumah yang rusak, 51.154 telah dibangun kembali. Otoritas lokal Al Haouz menyebut hanya 4% rumah yang belum mulai dibangun, dan semua tenda telah dibongkar.

Namun kelompok Itri membantah angka tersebut, mengatakan banyak korban masih tinggal di tenda, dan bahkan yang mendapat rumah baru, bantuan tidak cukup.

Pekerja konstruksi Mohamed Ait Batt mengatakan ia hanya menerima 80.000 dirham untuk memperbaiki rumah yang rusak sebagian, kemudian diminta pindah ke area baru tanpa bantuan yang cukup.

“Kami merencanakan pernikahan anak saya, tapi uang yang diterima tidak cukup untuk membangun. Kami pakai semua tabungan, dan masih banyak yang harus dilakukan,” kata dia di rumah yang belum selesai ia tempati bersama istri dan anaknya.

Di desa Anerni, rumah bata satu lantai baru dengan fasad seragam telah menggantikan keragaman rumah tradisional orang Amazigh. Di sampingnya berdiri barisan tempat tinggal darurat dari seng.

Di salah satunya, Aicha Ait Addi duduk di tikar plastik sambil menyeduh teh. “Rumah saya hancur total. Saat mengeluh, mereka bilang saya tidak tinggal di sini. Tapi saya punya rumah di sini. Apakah mereka ingin saya meninggalkan desa saya?” katanya.

Standar hidup yang lebih baik telah menurunkan angka kemiskinan dari 11,9% pada 2014 menjadi 6,8% pada 2024. Namun, wilayah pedesaan masih menunjukkan kemiskinan di atas rata-rata. Raja Mohammed VI mengakui kesenjangan ini, dan dalam pidato Juli lalu mengatakan “Tidak bisa diterima Maroko menjadi negara dua kecepatan, sekarang atau nanti,” sambil mendorong reformasi untuk mengatasi kemiskinan pedesaan.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download micromax firmware
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: bantuanCobisnisKorban gempaMarokoPiala Dunia 2030stadion megah

Related Posts

Pencarian 5 Jurnalis Masuk Hari Keempat, Gubernur Banten Ikut Turun ke Laut

Pencarian 5 Jurnalis Masuk Hari Keempat, Gubernur Banten Ikut Turun ke Laut

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gubernur Banten Andra Soni ikut langsung dalam pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak...

Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman di Tengah Dampak El Nino

Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman di Tengah Dampak El Nino

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak atau BBM kepada masyarakat tetap berjalan di tengah kekeringan...

TNI Bersihkan Ladang Ganja di Papua Pegunungan, Nilainya Ditaksir Rp8 Miliar

TNI Bersihkan Ladang Ganja di Papua Pegunungan, Nilainya Ditaksir Rp8 Miliar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Prajurit TNI menemukan dan mengamankan 21.400 batang pohon ganja dari ladang di Kampung Ibiroma dan Kampung Hesmat,...

Pertamina Bangun Biorefinery Cilacap, Investasi Capai Rp19,3 Triliun

Pertamina Bangun Biorefinery Cilacap, Investasi Capai Rp19,3 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan investasi US$1,1 miliar atau sekitar Rp19,3 triliun untuk membangun Biorefinery Cilacap. Proyek...

FIFA

FIFA Bantah Final Piala Dunia 2030 di Maroko

by Desti Dwi Natasya
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - FIFA membantah klaim pejabat tinggi sepak bola Maroko Fouzi Lekjaa mengenai penunjukan lokasi final Piala Dunia 2030...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
500 Profesional Sales Kumpul di KopDar Sales #3, Bahas Strategi Jualan di Era AI

500 Profesional Sales Kumpul di KopDar Sales #3, Bahas Strategi Jualan di Era AI

September 10, 2026
Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk

Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk

September 10, 2026
Apple Resmi Rilis iPhone Duo, HP Lipat Pertama Dibanderol Rp35 Jutaan

Apple Resmi Rilis iPhone Duo, HP Lipat Pertama Dibanderol Rp35 Jutaan

September 10, 2026
Berishkan Isi Kulkas - pexels/Lucie Liz

Cara Bersihkan Freezer dengan Mudah, Mulai dari Rak hingga Tumpahan yang Lengket

September 10, 2026
Masa Jabatan Kades Diusulkan Tanpa Batas, Ini 12 Syaratnya

Masa Jabatan Kades Diusulkan Tanpa Batas, Ini 12 Syaratnya

September 11, 2026
Teh Chamomile - pexels/Melike B

4 Jenis Teh yang Membantu Tidur Malam Menjadi Lebih Nyenyak

September 11, 2026
Prudential Indonesia Raih Premi Rp12,2 Triliun

Prudential Indonesia Raih Premi Rp12,2 Triliun

September 11, 2026
Olahraga Naik Tangga - pexels/PRODUKSI MART

Studi: Rutin Olahraga Dapat Tingkatkan Kesehatan Otak

September 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved