• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Maroko Dikecam: Stadion Megah Dibangun, Warga Korban Gempa Masih Hidup di Seng

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 16, 2025
in Nasional
0
Maroko Dikecam: Stadion Megah Dibangun, Warga Korban Gempa Masih Hidup di Seng

JAKARTA, Cobisnis.com – Saat hujan turun di Pegunungan Atlas, Maroko awal bulan ini, Lahcen Abarda, 72 tahun, buru-buru memperbaiki terpal tenda tempat tinggalnya selama dua tahun terakhir.

Abarda, korban gempa yang terjadi pada 2023 menewaskan hampir 3.000 orang, mengatakan ia terus memperbaiki tenda akibat kerusakan karena sengatan matahari dan angin sambil menunggu bantuan yang dijanjikan untuk membangun rumah baru.

“Saya hidup di tenda plastik sejak rumah saya hancur,” kata Abarda, seorang petani yang tinggal bersama dua putrinya. “Setiap saya bertanya, mereka bilang nanti akan dapat bantuan.”

Investasi Stadion untuk Piala Dunia 2030

Dua tahun setelah gempa 6,8 magnitudo itu, korban frustrasi dengan lambatnya pemulihan, sementara pemerintah Maroko bergerak cepat membangun stadion dan infrastruktur menjelang Piala Afrika Desember ini dan Piala Dunia 2030.

Pada pekan lalu, puluhan korban berdemonstrasi di depan parlemen di Rabat, menyerukan agar pemerintah memperhatikan bantuan rekonstruksi seperti halnya proyek Piala Dunia. Mereka membawa spanduk berisi nama desa yang hancur dan meneriakkan slogan, “Uang gempa, kemana perginya? Ke festival dan stadion.”

“Kami senang melihat stadion, teater, dan jalan raya dibangun. Tapi ada Maroko yang terpinggirkan dan terlupakan,” kata Montasir Itri, pemimpin kelompok pendukung korban gempa.

Pemerintah telah mengeluarkan 4,6 miliar dirham Maroko ($510 juta) untuk bantuan rumah korban gempa hingga September, memberikan 140.000 dirham untuk rumah yang hancur total dan 80.000 untuk rumah rusak sebagian. Sebagai perbandingan, lebih dari 20 miliar dirham dialokasikan untuk persiapan stadion.

Secara keseluruhan, sentimen terkait persiapan Piala Dunia di Maroko tetap positif, yang diyakini pemerintah akan meningkatkan profil negara serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja.

Pejabat Maroko membantah memprioritaskan Piala Dunia dibanding pemulihan gempa, dan Perdana Menteri Aziz Akhannouch memuji kecepatan rekonstruksi.

“Tidak banyak tenda tersisa,” kata Akhannouch di TV pemerintah, sambil menjanjikan penanganan kasus sisa secara individu.

Maroko “Dua Kecepatan”

Tenda yang dibongkar berjajar di jalan menuju desa Sellamte, yang parah terkena gempa. Banyak mantan penghuni tenda kini menempati rumah beton hasil bantuan rekonstruksi.

Menurut data pemerintah, dari 59.675 rumah yang rusak, 51.154 telah dibangun kembali. Otoritas lokal Al Haouz menyebut hanya 4% rumah yang belum mulai dibangun, dan semua tenda telah dibongkar.

Namun kelompok Itri membantah angka tersebut, mengatakan banyak korban masih tinggal di tenda, dan bahkan yang mendapat rumah baru, bantuan tidak cukup.

Pekerja konstruksi Mohamed Ait Batt mengatakan ia hanya menerima 80.000 dirham untuk memperbaiki rumah yang rusak sebagian, kemudian diminta pindah ke area baru tanpa bantuan yang cukup.

“Kami merencanakan pernikahan anak saya, tapi uang yang diterima tidak cukup untuk membangun. Kami pakai semua tabungan, dan masih banyak yang harus dilakukan,” kata dia di rumah yang belum selesai ia tempati bersama istri dan anaknya.

Di desa Anerni, rumah bata satu lantai baru dengan fasad seragam telah menggantikan keragaman rumah tradisional orang Amazigh. Di sampingnya berdiri barisan tempat tinggal darurat dari seng.

Di salah satunya, Aicha Ait Addi duduk di tikar plastik sambil menyeduh teh. “Rumah saya hancur total. Saat mengeluh, mereka bilang saya tidak tinggal di sini. Tapi saya punya rumah di sini. Apakah mereka ingin saya meninggalkan desa saya?” katanya.

Standar hidup yang lebih baik telah menurunkan angka kemiskinan dari 11,9% pada 2014 menjadi 6,8% pada 2024. Namun, wilayah pedesaan masih menunjukkan kemiskinan di atas rata-rata. Raja Mohammed VI mengakui kesenjangan ini, dan dalam pidato Juli lalu mengatakan “Tidak bisa diterima Maroko menjadi negara dua kecepatan, sekarang atau nanti,” sambil mendorong reformasi untuk mengatasi kemiskinan pedesaan.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
free online course
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: bantuanCobisnisKorban gempaMarokoPiala Dunia 2030stadion megah

Related Posts

Nama Denza Berubah Jadi Danza, BYD Resmi Gunakan Nama Baru

Nama Denza Berubah Jadi Danza, BYD Resmi Gunakan Nama Baru

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Merek mobil premium BYD, Denza, resmi berganti nama menjadi Danza di Indonesia. Perubahan tersebut menjadi identitas baru...

Bahlil Kini Rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM

Bahlil Kini Rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Bahlil juga tetap...

Voge memamerkan CU-X, moge konsep plug-in hybrid dengan desain agresif dan platform Jiyu Smart Mobility di CIMA 2026.

Voge Pamer Moge Plug-in Hybrid

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pabrikan asal China, Voge, memamerkan motor gede (moge) konsep bernama CU-X yang mengusung teknologi plug-in hybrid di...

Kim Hye Yoon Iseop's Romance

Kim Hye Yoon Dapat Tawaran Iseop’s Romance

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aktris Kim Hye Yoon mendapat tawaran untuk menjadi pemeran utama perempuan dalam drama Korea Iseop's Romance. Tawaran...

Kim Jong Un

Intelijen Korsel Ungkap Berat Kim Jong Un

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Intelijen Korea Selatan atau National Intelligence Service (NIS) mengungkap penilaian terbaru mengenai kondisi kesehatan Pemimpin Korea...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Dorong Pembangunan Masyarakat dan Desa Lewat Program PKT BISA

October 1, 2026
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.

Superbank Biayai 200 Kendaraan Listrik Grab

October 1, 2026
PT Didimax Pialang Berjangka meraih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026 berkat komitmen terhadap kepatuhan regulasi dan kualitas layanan.

Patuh Regulasi dan Beri Layanan Baik, Didimax Raih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026

October 1, 2026
Halal Indo 2026 mencatat 28.707 pengunjung dan transaksi Rp8,4 miliar sekaligus memperkuat ekosistem industri halal Indonesia menuju pasar global.

Halal Indo 2026 Catat Transaksi Rp8,4 Miliar

October 1, 2026
Borong 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia Lolos Final

Borong 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia Lolos Final

October 1, 2026
Dirjenpas Mashudi Resmi Mundur Usai Polemik Lapas Cibinong

Dirjenpas Mashudi Resmi Mundur Usai Polemik Lapas Cibinong

October 1, 2026
Jejak Karier Suyudi Ario Seto hingga Jadi Kapolri

Jejak Karier Suyudi Ario Seto hingga Jadi Kapolri

October 1, 2026
Nama Denza Berubah Jadi Danza, BYD Resmi Gunakan Nama Baru

Nama Denza Berubah Jadi Danza, BYD Resmi Gunakan Nama Baru

October 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved