• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Manufaktur RI Anjlok Lagi, Kemenperin: Kebijakan Trump jadi Biang Kerok

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
June 3, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Kemenperin Bawa IKM Komponen Alat Angkut Masuk Rantai Pasok Industri Otomotif

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) merespons data terbaru Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Mei 2025. Data yang dirilis S&P Global hari ini, Senin, 2 Juni 2025 itu menunjukkan, PMI RI kembali terkontraksi.

Tercatat, PMI manufaktur Indonesia berada di level 47,4. Adapun jika indeks di bawah 50, berarti kondisi manufaktur sedang melemah alias terkontraksi. Pada April 2025 lalu, manufaktur RI pun terkontraksi, dengan PMI ada di level 46,7. Memang, ada sedikit perbaikan indeks dalam sebulan.

Terkait hal tersebut, Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif mengaku, industri manufaktur dalam negeri masih mengalami tekanan ditengah dinamika ekonomi global. Ditambah, banjirnya impor produk jadi di pasar domestik.

Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menerapkan tarif baru atas barang impor diyakini turut menambah beban.

“Hasil survei menunjukkan terjadinya penurunan pesanan baru pada Mei. Penurunan pesanan ini karena lesunya permintaan pasar, termasuk yang ingin menembus pasar eskpor, khususnya ke Amerika Serikat karena dampak tarif Trump,” ujar Febri dalam keterangan resminya, Senin, 2 Juni.

“Pengiriman ekspor juga mengalami kendala karena sulit mendapatkan kapal sebagai alat angkut logistik dan pengaruh cuaca buruk,” tambahnya.

Selain itu, perlambatan kinerja industri manufaktur juga karena volume produksi anjlok, salah satunya akibat harga bahan baku terus naik.

“Ini yang membuat industri kami tidak berdaya saing dengan kompetitor, karena harga jual dari kompetitor juga tidak naik, terjadilah efisiensi,” ucap dia.

Namun demikian, di tengah kabar buruk tersebut, Febri menyoroti data S&P Global yang menyebut, pelaku industri masih percaya diri ditengah masa sulit saat ini.

Dia mengutip S&P Global yang menyebut perusahaan manufaktur RI menilai kondisi itu akan berlalu secepatnya dan kinerja industri kembali bertumbuh.

Kepercayaan diri para pelaku industri itu terlihat dari upaya mereka yang masih berkomitmen untuk menambah jumlah tenaga kerja.

Bahkan, kata Febri, peningkatan jumlah tenaga kerja itu telah terjadi selama enam bulan belakangan untuk menyiapkan kondisi permintaan akan kembali pulih.

Adapun sampai dengan triwulan I-2025, tercatat jumlah perusahaan industri yang melapor sedang dalam proses pembangunan fasilitas produksi mencapai 359 perusahaan, dengan serapan tenaga kerja sebanyak 97.898 orang.

Menurut Febri, perusahaan yang membangun fasilitas produksi pada triwulan I itu merupakan bukti ada optimisme tinggi dari sisi serapan tenaga kerja di Indonesia.

“Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan jumlah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di semua sektor, termasuk industri manufaktur yang disampaikan oleh pihak lain ke publik,” tutur Febri.

“Tolong dipahami bahwa kami berempati terhadap perusahaan industri yang mengalami penutupan dan juga berempati terhadap pekerja terkena PHK,” sambungnya.

Lebih lanjut, Febri menilai, penyampaian data serapan tenaga kerja itu bukan karena tidak peduli dengan penutupan beberapa perusahaan industri atau pekerja yang mengalami PHK di berbagai sektor.

“Tapi sebagai bentuk optimisme kami atas kinerja industri manufaktur nasional ke depan,” pungkasnya.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
online free course
Tags: cobisnis.comKemenperinmanufaktur

Related Posts

Longsor Cisarua Bandung Barat: 55 Korban Berhasil Dievakuasi, Pencarian Masih Berlanjut

Longsor Cisarua Bandung Barat: 55 Korban Berhasil Dievakuasi, Pencarian Masih Berlanjut

by Hidayat Taufik
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Proses pencarian korban longsor di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terus dilakukan meski cuaca ekstrem...

Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

by Hidayat Taufik
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (29/1/2026). Kegiatan...

KAI Logistik Angkut 2,5 Juta Ton Kontainer Sepanjang 2025, Naik 8 Persen

KAI Logistik Angkut 2,5 Juta Ton Kontainer Sepanjang 2025, Naik 8 Persen

by Iwan Supriyatna
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatat pertumbuhan volume angkutan kontainer sebesar 8% sepanjang 2025, dari 2,3...

Komjak Minta Evaluasi Teknis Jaksa dalam Kasus Hogi Minaya, Soroti Penerapan KUHP

Komjak Minta Evaluasi Teknis Jaksa dalam Kasus Hogi Minaya, Soroti Penerapan KUHP

by Hidayat Taufik
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Kejaksaan (Komjak) mendorong Kejaksaan Tinggi serta Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) untuk melakukan evaluasi...

PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

by Hidayat Taufik
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap temuan mencengangkan sepanjang tahun 2025 terkait dugaan penyembunyian omzet...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

January 28, 2026
Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

January 25, 2026
Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

January 29, 2026
Longsor Cisarua Bandung Barat: 55 Korban Berhasil Dievakuasi, Pencarian Masih Berlanjut

Longsor Cisarua Bandung Barat: 55 Korban Berhasil Dievakuasi, Pencarian Masih Berlanjut

January 30, 2026
Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

January 29, 2026
Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

January 29, 2026
AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

January 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved