• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, February 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Mantap! Singkong Beku Pangan Lokal Indonesia Kini Mendunia

Fathi by Fathi
October 24, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Mantap! Singkong Beku Pangan Lokal Indonesia Kini Mendunia

JAKARTA, Cobisnis.com – Selain beras dan jagung, singkong merupakan salah satu pangan lokal alternatif penghasil karbohidrat. Potensinya yang melimpah dan mudah diperoleh menjadikan singkong sebagai bahan pangan yang digemari semua kalangan masyarakat. Beberapa provinsi penghasil utama singkong di Tanah Air, antara lain Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Plt. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Reni Yanita menyampaikan, singkong dapat diolah menjadi berbagai macam jenis makanan dan berpotensi besar untuk dikembangkan di pasar global. “Singkong juga telah merambah pasar dunia, produk olahan singkong digemari di banyak negara Eropa dan Amerika sebagai panganan dan camilan premium,” ujarnya di Jakarta, Jumat (22/10).

Merujuk data Trademap, pada tahun 2020,Indonesia telah mengeksporproduk singkong beku (HS 071410) sebanyak 16.529 ton dengan nilai mencapai USD9,7 juta,atau mengalami peningkatan dari tahun 2019 sebesar 4.829 ton dengan nilai USD4,1 juta USD.

“Secara nilai meningkat sebesar 135% (y-o-y). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa produk umbi Indonesia memiliki potensi besar di pasar global,” ungkap Reni.

Melihat potensi komoditas umbi lokal tersebut, Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (Ditjen IKMA) terus mendukung pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) khususnya pengolahan komoditas umbi-umbian seperti singkong.

“Ditjen IKMA memfasilitasi program-program peningkatan daya saing bagi IKM olahan pangan agar dapat meningkatkan nilai tambah dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” imbuhnya.

Menurut Reni, saat ini pasar menginginkan produk berkualitas, praktis, higienis dan tentunya aman dikonsumsi. “Untuk memenuhi standar produk pangan di pasar global, Ditjen IKMA telah melakukan berbagai program salah satunya melalui memfasilitasi sertifikasi Hazard Analysis Critical Control Points (HACCP),” ujarnya.

HACCP merupakan suatu pedoman atau prosedur yang mengatur perusahaan atau produsen untuk memproduksi produk pangan agar aman, bermutu dan layak dikonsumsi.

“Dengan memiliki sertifikat HACCP, produsen dapat memberikan jaminan kepada konsumen terkait kualitas produk yang dihasilkan dan akan meningkatkan rasa percaya diri dalam pengembangan akses pasar, terutama menembus pasar global,” paparnya.

Selain memfasilitasi sertifikasi HACCP, Ditjen IKMA juga memiliki program Indonesia Food Innovation (IFI) untuk meningkatkan daya saing produk pangan nasional.

“Program ini merupakan upaya untukmengakselerasi bisnis yang ditujukan bagi pelaku IKM pangan terpilih dengan keunggulan inovasi produk dan/atau proses, dengan menggunakan sumber daya lokal sebagai bahan baku utama, sehingga IKM siap untuk meningkatkan skala bisnis menuju IKM modern yang marketable, profitable dan sustainable,” pungkasnya.

Pangan lokal mendunia

Beberapa waktu lalu, Reni mengunjungi salah satu IKM pangan binaan Ditjen IKMA yang menjadi peserta IFI tahun 2021 dan mendapatkan fasilitasi sertifikasi HACPP, yaitu CV Nusantara Jaya Food.

CV Nusantara Jaya Food merupakan IKM pangan dengan produk unggulan singkong beku dan telah berhasil berinovasi dengan implementasi teknologi untuk mengoptimalisasi kesegaran singkong dan memperpanjang umur simpannya sehingga dapat memenuhi standar mutu negara tujuan ekspor.Keunggulan singkong beku yang dihasilkan memiliki warna putih, tekstur lembut, dan ukuran seragam.

Saat ini, CV Nusantara Jaya Food memiliki kapasitas produksi singkong beku sebesar 30 ton per bulan dengan jumlah ekspor mencapai 27 ton per bulan, meningkat 100% dibandingkan sebelum menerapkan HACCP. Selain itu, pada tahun 2021, terdapat peningkatan pasar ekspor ke Curaçao, sebuah negara di Kepulauan Karibia, sebesar 52 ton per bulan.

Kemenperin memberikan apresiasi terhadap capaian yang telah diraih oleh CV. Nusantara Jaya Food dalam mengangkat produk lokal hingga bisa dikenal di pasar internasional, khususnya keBelanda dan ke depannya akan ke Kepulauan Karibia.

“Kami sangat mendukung berbagai inovasi produk makanan dan minuman oleh IKM yang dapat mengoptimalkan pemberdayaan bahan baku lokal dan memiliki kebaharuan manfaat untuk menghadapi tantangan pasar global,” tambahnya.

Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
download lava firmware
Download WordPress Themes
online free course
Tags: CobisnisKemenperinOlahan Singkong

Related Posts

Putri Kim Jong Un Makin Sering Tampil, Dinasti Korut Siap Wariskan Kekuasaan?

Putri Kim Jong Un Makin Sering Tampil, Dinasti Korut Siap Wariskan Kekuasaan?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dikabarkan telah menunjuk putrinya, Kim Ju Ae, sebagai calon penerus kepemimpinan...

Masa Timah Digali Buat Negara Lain Untung? Indonesia Mulainya Nolak

Masa Timah Digali Buat Negara Lain Untung? Indonesia Mulainya Nolak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap rencana pemerintah mengkaji penghentian ekspor timah mentah....

No Condom, No Sex! Sutra Ga Main-Main Soal Seks Aman

No Condom, No Sex! Sutra Ga Main-Main Soal Seks Aman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – KONDOM SUTRA meluncurkan kampanye bertajuk “MAU KALO PAKE KONDOM” dengan pesan tegas dan nggak bertele-tele: kalau nggak...

Ramadan Makin Ramai, IM3 Hadirkan Anti Scam WhatsApp Call

Ramadan Makin Ramai, IM3 Hadirkan Anti Scam WhatsApp Call

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktivitas digital selama Ramadan selalu meningkat tajam, mulai dari urusan mudik, kirim THR, belanja kebutuhan Lebaran hingga...

Saham Moody’s dan MSCI Terjun Bebas, Proyeksi S&P Global Jadi Pemicu

Saham Moody’s dan MSCI Terjun Bebas, Proyeksi S&P Global Jadi Pemicu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Saham perusahaan pemeringkat dan pengelola indeks global melemah di Bursa Saham New York (NYSE) pada Selasa (10/2)....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Fatwa DSN-MUI Nomor 166/2026 Resmi Terbit, Industri Bulion Syariah Dapat Kepastian Hukum

Fatwa DSN-MUI Nomor 166/2026 Resmi Terbit, Industri Bulion Syariah Dapat Kepastian Hukum

February 15, 2026
Tidur Cukup Belum Tentu Bikin Segar, Tubuh Ternyata Butuh 7 Jenis Istirahat Berbeda

Tidur Cukup Belum Tentu Bikin Segar, Tubuh Ternyata Butuh 7 Jenis Istirahat Berbeda

February 15, 2026
Hadiri Imlek  2577 Di Vihara Avalokitesvara,  Cak Imin Peran Gus Dur Dalam Menjaga Kebebasan Budaya Tionghoa

Hadiri Imlek 2577 Di Vihara Avalokitesvara, Cak Imin Peran Gus Dur Dalam Menjaga Kebebasan Budaya Tionghoa

February 15, 2026
Rasio Utang 40,46% PDB, Purbaya: Langkah Antisipasi Agar Ekonomi Tak Terpuruk

Dalam KTT Uni Afrika, Mahmoud Abbas Tekan Israel Patuhi Kesepakatan Damai Gaza

February 15, 2026
Rasio Utang 40,46% PDB, Purbaya: Langkah Antisipasi Agar Ekonomi Tak Terpuruk

Polres Tangerang Kota Jelaskan Alasan Tak Menahan Bahar bin Smith dalam Kasus Penganiayaan

February 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved