JAKARTA, Cobisnis.com – Manchester City dikabarkan mencapai kesepakatan dengan Lille untuk merekrut gelandang muda Ayyoub Bouaddi dengan nilai transfer mencapai €100 juta atau sekitar Rp1,7 triliun.
Pemain berusia 18 tahun tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari rencana Enzo Maresca untuk merombak lini tengah Manchester City.
Menurut laporan The Athletic dan Fabrizio Romano, biaya transfer Bouaddi terdiri dari €95 juta sebagai pembayaran awal dan €5 juta berupa bonus tambahan.
Bouaddi telah menyepakati kontrak lima tahun hingga Juni 2031 dengan opsi perpanjangan selama satu musim.
Lille sebelumnya berupaya mempertahankan sang pemain setidaknya sampai 2027, tetapi akhirnya menerima tawaran Manchester City.
Transfer tersebut sekaligus menjadi penjualan terbesar dalam sejarah Lille.
Bouaddi disebut telah memainkan laga terakhirnya bersama Lille dan tidak masuk skuad saat menghadapi Angers pada Minggu (23/08/2026).
Kedatangan Bouaddi menjadi bagian dari upaya Manchester City membangun kembali lini tengah setelah kehilangan sejumlah pemain, termasuk Rodri, Bernardo Silva, dan Tijjani Reijnders.
Bouaddi juga mencuri perhatian setelah tampil bersama Maroko di Piala Dunia 2026 hingga mencapai babak perempat final.
Ia telah mencatat 63 penampilan di Ligue 1 bersama Lille, termasuk 40 pertandingan di Ligue 1 dan Liga Europa pada musim 2025/2026.
Performa tersebut membuat Bouaddi masuk radar Arsenal, Real Madrid, dan Paris Saint-Germain sebelum Manchester City berada di posisi terdepan.
Setelah Bouaddi, Manchester City masih dikaitkan dengan Enzo Fernandez dan winger Brasil Allan yang bermain untuk Palmeiras.













