• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, November 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

MALAKA Kupas Misteri G30S, dari Tuduhan terhadap PKI hingga Peran CIA

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 12, 2026
in Nasional
0
MALAKA Kupas Misteri G30S, dari Tuduhan terhadap PKI hingga Peran CIA

JAKARTA, Cobisnis.com – Peristiwa Gerakan 30 September atau G30S masih menyisakan perdebatan mengenai aktor di baliknya. Dalam video bertema Siapa Sebenarnya Dalang G30S?, kanal YouTube MALAKA mengulas berbagai teori yang mencoba menjelaskan peristiwa tersebut, mulai dari keterlibatan PKI hingga dugaan peran militer dan intelijen Amerika Serikat.

Selama masa Orde Baru, narasi resmi sejarah menempatkan Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai dalang tunggal G30S. Pandangan tersebut disebarkan melalui buku sejarah, materi pendidikan, dan film yang membentuk pemahaman masyarakat selama puluhan tahun.

Namun, sejumlah sejarawan dan peneliti mengajukan perspektif berbeda mengenai peristiwa 1965. Berbagai kajian menyoroti kemungkinan adanya konflik internal militer, perebutan kekuasaan, serta kepentingan geopolitik di tengah Perang Dingin.

Salah satu teori yang dibahas berasal dari analisis Benedict Anderson dan Ruth McVey yang dikenal sebagai Cornell Paper. Kajian tersebut mengaitkan G30S dengan konflik internal Angkatan Darat, termasuk ketegangan antara perwira yang merasa tidak puas terhadap kondisi dan posisi mereka.

Perspektif lain datang dari Harold Crouch melalui kajiannya tentang militer dan politik di Indonesia. Ia membahas perpecahan di tubuh Angkatan Darat menjelang 1965, termasuk perbedaan sikap para perwira terhadap Presiden Soekarno.

Video tersebut juga mengulas teori mengenai peran Soeharto dalam rangkaian peristiwa G30S. Sejumlah penelitian mempertanyakan bagaimana militer bergerak cepat mengambil kendali setelah peristiwa tersebut, meski penafsiran mengenai peran dan tanggung jawab para tokoh tetap menjadi bagian dari perdebatan sejarah.

Selain itu, keterlibatan intelijen Amerika Serikat atau CIA turut dibahas dalam konteks Perang Dingin. Sejumlah kajian menyoroti kepentingan Washington untuk membendung pengaruh komunisme di Indonesia, termasuk dukungan terhadap kelompok antikomunis setelah krisis 1965.

Pembahasan lain menyinggung teori yang menempatkan Presiden Soekarno sebagai aktor penting dalam peristiwa tersebut. Namun, teori ini juga menuai penolakan dari pihak keluarga Soekarno, yang menilai tuduhan tersebut mencemarkan nama baik sang presiden.

Kanal MALAKA turut menyoroti penelitian sejarawan Jess Melvin yang menggunakan dokumen internal militer dari periode 1965 hingga 1966. Kajian tersebut membahas peran struktur komando militer dalam konsolidasi kekuasaan dan operasi penumpasan setelah G30S.

Dalam kesimpulannya, video tersebut menekankan bahwa peristiwa 1965 tidak bisa dipahami hanya melalui satu versi sejarah. Berbagai teori perlu dilihat berdasarkan sumber dan bukti yang digunakan, sekaligus dengan mengingat dampak kemanusiaan yang ditimbulkan.

“Namun saya kira semenarik apapun pembicaraan kita soal dalang, seseru apapun update-update baru yang mendatang yang tidak boleh dilupakan ketika kita membicarakan peristiwa 65 adalah mula-mula mengingat ini sebagai sebuah tragedi,” dikutip dari kanal YouTube MALAKA, Senin (12/10/2026).

Pembahasan mengenai G30S juga berkaitan dengan upaya merawat ingatan terhadap korban dan dampak panjang tragedi 1965. Peristiwa tersebut menjadi bagian penting dari sejarah Indonesia modern, sekaligus pengingat akan besarnya konsekuensi konflik politik dan pelanggaran hak asasi manusia.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download lenevo firmware
Premium WordPress Themes Download
online free course
Tags: CobisnisG30SHak Asasi ManusiaOrde Barusejarah IndonesiaTragedi 1965

Related Posts

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

China Batasi Rekrutmen PNS, Lulusan Kampus Asing Tak Bisa Daftar

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – China memperketat akses lulusan universitas luar negeri untuk mengikuti program rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) elite pada...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jurusan teknik dan teknologi menjadi bidang studi paling diminati calon mahasiswa internasional yang mempertimbangkan kawasan ASEAN sebagai tujuan...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Trump Hentikan Bantuan Militer Rp66 Triliun ke Israel, Netanyahu Merespons

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana penghentian bantuan militer tahunan senilai sekitar USD4 miliar atau...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran mengklaim telah menembak jatuh dua drone milik Amerika Serikat (AS) di kawasan Pulau Qeshm, dekat Selat...

Tangis Fitrah Maulana Usai Blunder, Bangga Bawa Persib Lolos

Ancol Gratiskan Tiket Masuk hingga 12 November 2026, Ini Caranya

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Taman Impian Jaya Ancol kembali menghadirkan program gratis tiket masuk kawasan wisata hingga 12 November 2026. Masyarakat dapat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

November 6, 2026
Ashoka Indonesia Umumkan 12 Inisiatif Terbaik GBIC 2026

Transaksi PT KBI Tumbuh 2,6%, Ekosistem Resi Gudang Meluas

November 6, 2026
Fadli Zon Umumkan 18 Tokoh Bakal Jadi Pahlawan Nasional

Fadli Zon Umumkan 18 Tokoh Bakal Jadi Pahlawan Nasional

November 6, 2026
KPK Bongkar Asal-usul Uang Rp2 Miliar Milik Bobby Rasyidin

KPK Bongkar Asal-usul Uang Rp2 Miliar Milik Bobby Rasyidin

November 6, 2026
Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

China Batasi Rekrutmen PNS, Lulusan Kampus Asing Tak Bisa Daftar

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Demi Alexis Mac Allister, Real Madrid Harus Siapkan Rp1,4 Triliun

November 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved