• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, March 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Mainan Anak Berbasis AI Mulai Bermunculan, Amankah?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 2, 2025
in Teknologi
0
Mainan Anak Berbasis AI Mulai Bermunculan, Amankah?

JAKARTA, Cobisnis.com – Mainan seperti boneka beruang dan plushie telah lama menjadi teman bermain anak. Namun kini sebagian dari mereka tidak hanya hidup dalam imajinasi melainkan benar-benar dapat berbicara melalui chatbot AI bawaan.

Masalah muncul ketika sebuah boneka beruang berteknologi AI berperilaku di luar kendali saat diuji oleh peneliti, memicu kekhawatiran mengenai kemampuan dan risiko dari mainan jenis ini.

Chatbot daring untuk orang dewasa saja dapat menimbulkan risiko mulai dari memberikan informasi halusinatif hingga memicu delusi pada sebagian kecil pengguna. Dengan beberapa mainan anak kini menggunakan model AI seperti GPT-4o, muncul pertanyaan besar: apakah anak-anak seharusnya terpapar teknologi ini, dan perlindungan apa yang wajib diterapkan produsen?

Pertumbuhan pasar mainan AI sangat pesat, khususnya di China yang memiliki sekitar 1.500 perusahaan di sektor ini menurut laporan MIT Technology Review. Produk mereka kini mulai masuk ke pasar AS, sementara Mattel produsen Barbie pada Juni lalu juga mengumumkan kerja sama dengan OpenAI.

Berikut hal-hal penting mengenai mainan berbasis AI di tengah musim belanja liburan dan Cyber Monday.

Apa itu mainan AI?

Mainan AI berbeda jauh dari Teddy Ruxpin era 1980-an. Mainan modern terhubung ke WiFi, mendengarkan percakapan melalui mikrofon, lalu menggunakan model bahasa besar (LLM) untuk menghasilkan respons yang diucapkan lewat speaker di dalam mainan.

Contohnya termasuk Grok plushie dari Curio, robot Miko, Poe the AI Story Bear, Robot Mini dari Little Learners, hingga robot peliharaan Loona dari KEYi Technology.

Apa saja bahayanya?

Beberapa respons AI berpotensi tidak pantas. Kasus yang paling ramai terjadi pada boneka Kumma dari perusahaan FoloToy yang berbasis di Singapura. Mainan ini, yang menggunakan GPT-4o, memberikan informasi berbahaya dan bahkan terlibat percakapan seksual ketika diuji oleh peneliti PIRG Education Fund.

OpenAI menangguhkan FoloToy karena melanggar kebijakan penggunaan yang melarang konten yang mengeksploitasi atau membahayakan anak di bawah 18 tahun.

FoloToy sempat menarik produknya dari situs web dan melakukan audit keselamatan internal. Namun perusahaan kemudian mengumumkan bahwa produk tersebut telah kembali diluncurkan setelah melalui peninjauan dan penguatan modul keamanan.

Karena Kumma menggunakan LLM penuh, ia lebih rentan menghasilkan konten kontroversial. Mainan lain biasanya menggunakan model campuran dengan filter ketat. Namun bahkan Grok plushie dari Curio dapat memberikan informasi lokasi benda-benda berbahaya jika dipancing secara agresif.

Apakah mainan AI memiliki pengaman?

Menurut PIRG, hanya sedikit mainan AI yang layak digunakan secara luas karena desainnya yang membuat ketagihan, respons tidak konsisten pada topik dewasa, serta fokus pada pendampingan sosial ketimbang edukasi.

Namun beberapa mainan sudah memiliki sistem filter untuk mencegah percakapan tidak pantas. Ada yang dapat mengalihkan topik, ada yang memberikan fitur pembatasan berdasarkan usia, dan ada pula yang menyediakan aplikasi pendamping untuk memantau percakapan anak secara real time.

Peringatan dan manfaat

Kekhawatiran serupa pernah muncul pada Hello Barbie (2015) karena potensi peretasan dan penyimpanan data percakapan. Kini, mainan AI menghadirkan risiko privasi lebih besar karena kemungkinan menyimpan nama, suara, wajah, hingga lokasi anak.

Meski demikian, ahli mencatat bahwa mainan AI juga dapat bermanfaat untuk pembelajaran bahasa, kreativitas, dan perkembangan sosial.

Contohnya, Grok dapat menjawab pertanyaan seputar sains atau berakting sebagai karakter fiksi. Robot Miko 3 memiliki kamera pengenal wajah dan menyediakan program pendidikan serta hiburan.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download intex firmware
Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: cobisnis.comCyberMondayKeamananAnakMainanAI

Related Posts

Konflik di Timur Tengah Sebabkan Jumlah Jemaah Umrah Indonesia Menurun

Konflik di Timur Tengah Sebabkan Jumlah Jemaah Umrah Indonesia Menurun

by Hidayat Taufik
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah mencatat adanya penurunan jumlah warga Indonesia yang berangkat menunaikan ibadah umrah dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi...

Makin Panas! Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS–Israel

Makin Panas! Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS–Israel

by Hidayat Taufik
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Korea Utara menyatakan dukungannya atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran. Pada saat yang sama,...

Heboh Menu MBG Lele Mentah Ditolak Sekolah di Pamekasan, BGN Angkat Bicara

Heboh Menu MBG Lele Mentah Ditolak Sekolah di Pamekasan, BGN Angkat Bicara

by Hidayat Taufik
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah video yang menampilkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) berisi ikan lele mentah, bahkan disebut masih...

Polri Tegaskan Akan Menindak Ormas yang Memaksa Pengusaha Memberi THR

Polri Tegaskan Akan Menindak Ormas yang Memaksa Pengusaha Memberi THR

by Hidayat Taufik
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Dedi Prasetyo, mengajak masyarakat untuk melaporkan jika menemukan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang...

Puncak Pergerakan Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diperkirakan Terbagi dalam Dua Gelombang

Puncak Pergerakan Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diperkirakan Terbagi dalam Dua Gelombang

by Hidayat Taufik
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memperkirakan puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua periode. Hal tersebut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Usai Bongkar Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun, Pensiunan JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Rumahnya

Usai Bongkar Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun, Pensiunan JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Rumahnya

March 7, 2026
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Kolaborasi BSN dan KCI Hadirkan Co-Branding Kartu Multi Trip

Kolaborasi BSN dan KCI Hadirkan Co-Branding Kartu Multi Trip

March 11, 2026
Konflik di Timur Tengah Sebabkan Jumlah Jemaah Umrah Indonesia Menurun

Konflik di Timur Tengah Sebabkan Jumlah Jemaah Umrah Indonesia Menurun

March 11, 2026
Makin Panas! Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS–Israel

Makin Panas! Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS–Israel

March 11, 2026
Heboh Menu MBG Lele Mentah Ditolak Sekolah di Pamekasan, BGN Angkat Bicara

Heboh Menu MBG Lele Mentah Ditolak Sekolah di Pamekasan, BGN Angkat Bicara

March 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved