• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Luhut Minta Kebijakan Upah Berdasarkan Data, Bukan Tekanan Kelompok Buru

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 16, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Luhut Minta Kebijakan Upah Berdasarkan Data, Bukan Tekanan Kelompok Buru

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintah tidak perlu terlalu tunduk pada tekanan organisasi buruh dalam menentukan Upah Minimum Provinsi (UMP). Menurutnya, kebijakan upah harus dirumuskan berdasarkan data dan keseimbangan ekonomi, bukan semata tekanan politik atau tuntutan sektoral.

Luhut menyampaikan pandangan itu langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dalam acara “1 Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran” di Jakarta, Kamis (16/10/2025). Ia menilai keputusan penetapan upah harus berangkat dari perhitungan kebutuhan hidup layak dan produktivitas tenaga kerja.

“Upah minimum kerja ya, itu kita rumuskan basisnya apa, berapa hak hidup layak. Dari situ saja kita berangkatnya. Jangan pula ada yang ngatur kita,” ujar Luhut dalam sambutannya. Ia menilai, pemerintah harus berani mengambil posisi tegas tanpa harus terjebak dalam tekanan organisasi buruh.

Luhut menekankan pentingnya equilibrium dalam kebijakan pengupahan. Menurutnya, keseimbangan antara kepentingan pekerja, pengusaha, dan pemerintah menjadi kunci agar kebijakan upah tetap menjaga daya saing ekonomi nasional sekaligus kesejahteraan tenaga kerja.

“Jadi harus ada equilibrium-nya. Dan itu harus ada ketegasan kita semua, bahwa ini penting dan perlu kita jelaskan dengan angka-angka yang tepat,” katanya. Ia juga mengungkapkan bahwa DEN telah bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) untuk menyusun formula baru penetapan upah.

Formula tersebut, menurut Luhut, telah disampaikan kepada Presiden Prabowo dan diterima dengan baik. Namun ia tetap mengingatkan agar kepala negara tidak mudah terpengaruh oleh tekanan kelompok tertentu. “Saya bilang Presiden, mohon jangan mau dipaksa untuk menurut sana-sini,” ujarnya.

Presiden Prabowo, lanjut Luhut, menegaskan komitmennya untuk bersikap objektif dalam pengambilan keputusan. “Dia bilang enggak, walaupun saya ingatkan, enggak, enggak,” kata Luhut menirukan jawaban Presiden. Hal ini menunjukkan adanya kesepahaman antara pemerintah dan DEN dalam menjaga arah kebijakan ekonomi yang berimbang.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memastikan bahwa formula baru UMP tahun 2026 akan mengakomodasi seluruh poin putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tahun 2024. Salah satunya adalah pengembalian komponen upah minimum sektoral (UMS) yang kembali wajib diterapkan.

“Ya benar, harus sesuai putusan MK dan poin-poinnya. Itu nomor satu. Jadi pemerintah wajib dan kita berkomitmen untuk melaksanakan keputusan MK,” kata Yassierli di Jakarta, Senin (13/10/2025). Ia menegaskan bahwa kebijakan UMP ke depan akan tetap memperhatikan standar hidup layak bagi pekerja serta menjaga iklim investasi.

Menanggapi tuntutan organisasi buruh yang meminta kenaikan UMP sebesar 8,5 persen, Yassierli menilai hal tersebut masih dalam tahap aspirasi yang akan dibahas bersama sektor lain di Dewan Pengupahan. Penetapan resmi UMP 2026 dijadwalkan pada November 2025, memberi ruang bagi dialog sosial antara pemerintah, pengusaha, dan buruh.

Dengan dinamika yang terjadi, arah kebijakan upah tahun 2026 akan menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar tenaga kerja. Formula yang diterapkan tidak hanya berdampak pada daya beli masyarakat, tetapi juga menjadi pertimbangan bagi investor dalam menilai stabilitas ekonomi Indonesia.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download lenevo firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: CobisnisKetenagakerjaanluhut pandjaitanPebisnismudaUpah minimum

Related Posts

OpenAI

OpenAI Hentikan Pengujian AI di Internet Terbuka

by Desti Dwi Natasya
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – OpenAI memutuskan menghentikan pelatihan model kecerdasan buatan (AI) dengan akses langsung ke internet terbuka setelah serangkaian insiden...

Bahlil Kaji Penambahan Kuota Pertalite Akibat Lonjakan Konsumsi

Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia

by Desti Dwi Natasya
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil merebut pole position Moto3 Australia 2026 setelah tampil impresif dalam...

Bahlil Kaji Penambahan Kuota Pertalite Akibat Lonjakan Konsumsi

Ducati Pertimbangkan Maverick Vinales Jadi Pembalap Tes 2027

by Desti Dwi Natasya
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ducati tengah mempertimbangkan Maverick Vinales sebagai pembalap tes untuk menghadapi MotoGP 2027, menyusul kebutuhan tim untuk mencari...

20 Rute Transjakarta Terdampak Jakarta Running Festival 2026

20 Rute Transjakarta Terdampak Jakarta Running Festival 2026

by Desti Dwi Natasya
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebanyak 20 rute Transjakarta akan mengalami perubahan jam operasional pada Minggu (25/10/2026) akibat penyelenggaraan hari kedua Jakarta...

Bahlil Kaji Penambahan Kuota Pertalite Akibat Lonjakan Konsumsi

Tesla Batalkan Penjualan Cybertruck di Australia dan Selandia Baru

by Desti Dwi Natasya
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tesla menghentikan rencana penjualan Cybertruck di Australia dan Selandia Baru, mengecewakan pelanggan yang telah memesan kendaraan listrik...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kaki Bau Bisa Dipicu Banyak Faktor, Begini Cara Mengatasinya

Kaki Bau Bisa Dipicu Banyak Faktor, Begini Cara Mengatasinya

October 24, 2026
Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

October 25, 2026
Ilustrasi Tidak Nafsu Makan - pexels/Alena Darmel

Tidak Lapar di Pagi Hari? Ketahui Penyebabnya Menurut Ahli

October 25, 2026
Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

October 25, 2026
Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved