• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Luas KEK Indonesia Masih Kalah dari Malaysia dan Vietnam

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
September 11, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Luas KEK Indonesia Masih Kalah dari Malaysia dan Vietnam

JAKARTA, Cobisnis.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dikembangkan pemerintah masih kalah dibandingkan dengan negara tetangga Malaysia hingga Vietnam. Mulai dari capaian investasi maupun luasan wilayah.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, luas 25 KEK Indonesia hingga semester I-2025 mencapai 23.797 hektare (ha). Jumlah tersebut masih kalah dibanding dengan negara tetangga Thailand yang tercatat mencapai 622.000 ha dari 10 KEK.

Kemudian, Malaysia tercatat memiliki luas 2,14 juta ha dari 6 KEK. Sementara Vietnam 1,62 juta ha dari 4 KEK, Filipina 70.476 ha dari 419 KEK, serta India 39.205 ha dari 365 KEK.

“Luasan area (KEK di Indonesia) jauh dibandingkan Malaysia, Thailand lebih dari 600.000 ha. Bahkan dari Filipina, dan India masih kalah,” ujar Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam konferensi pers, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa, 9 September.

Selain itu, kata dia, negara-negara kompetitor Indonesia itu juga menawarkan insentif fiskal dan non fiskal yang menarik di kawasan KEK-nya. Seperti Thailand, menawarkan penurunan tarif pajak penghasilan badan (CIT) 20 persen Berdasarkan usahanya, Insentif pajak untuk usaha pendukung industri 4.0, hingga Penurunan pajak investasi sebesar 70 sampai 100 persen selama lima hingga 10 tahun.

Sementara, Malaysia menawarkan pengurangan pajak investasi sebesar 70 hingga 100 persen selama lima tahun. Kemudian, memberi insentif reinvestasi 60 persen hingga 10 tahun berturut-turut. Selain itu, KEK Malaysia juga menawarkan insentif khusus untuk sektor strategis seperti manufaktur hingga industri hijau.

Sedangkan, KEK Vietnam menawarkan pengurangan pajak penghasilan badan sebesar 10 persen untuk proyek investasi besar. Kemudian, pembebasan pajak 50 persen hingga 4 tahun, diskon pajak untuk 9 tahun berikutnya hingga pembebasan bea impor dan masuk.

KEK Filipina menawarkan perusahaan ekspor penghapus pajak penghasilan empat sampai tujuh tahun dan bisa diperpanjang. Kemudian pengurangan pajak tambahan hingga 10 tahun (pelatihan, riset, dan bahan baku). Serta, pengurangan pajak tambahan selama 5 tahun.

Lalu, KEK di India menawarkan insentif untuk perusaan ekspor berupa penghapusan pajak penghasilan empat sampai tujuh tahun dan tarif pajak penghasilan badan khusus (diskon 5 persen) atau pengurangan pajak tambahan selama 5 tahun.

Meski begitu, Susiwijono mengatakan potensi pengembangan KEK di Indonesia masih sangat besar. Termasuk juga insentif untuk menarik lebih banyak investor masuk.

“Kalau kita lihat, potensi pengembangan KEK masih sangat besar. Jadi kita simpulkan 25 KEK kita dibanding negara di ASEAN atau India kita masih sangat kecil dan insentif perlu banyak area yang dikembangkan untuk menarik investor,” katanya.

Adapun 25 KEK yang sudah beroperasi saat ini tersebar dari Aceh hingga Papua, di mana sebanyak 7 KEK ada di Pulau Jawa dan 18 lainnya tersebar di luar Jawa.

Dari 25 KEK yang sudah beroperasi saat ini, 13 KEK di antaranya bergerak di sektor industri dan 12 KEK lainnya di sektor jasa.

“Ini bagus karena KEK yang terus dikembangkan ini tidak hanya berpusat di Pulau Jawa saja, tetapi menyebar,” ucapnya.

Sekadar informasi, pemerintah melalui Kementerian Koordinator bidang Perekonomian mencatat realisasi investasi kinerja 25 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mencapai sebesar Rp294,4 triliun. Dimana penyerapan tenaga kerja pada proyek ini mencapai 187.376 orang.

Sementara, realisasi investasi di kawasan KEK sepanjang semester I-2025 mencapai Rp40,48 triliun. Angka tersebut setara dengan 48,2 persen dari target investasi tahun ini sebesar Rp84,1 triliun.

Sepanjang semester I-2025, 25 KEK yang telah beroperasi ini menyerap 28.094 orang dengan melibatkan 65 pelaku usaha. Angka tersebut setara 56,4 persen dari target penyerapan tenaga kerja sepanjang tahun 49.779 orang.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
online free course
download redmi firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comKawasan ekonomi khususMalaysiaVietnam

Related Posts

Heboh di Sekitar Istana, Perempuan yang Nyaris Akhiri Hidup Kini Dirawat

Heboh di Sekitar Istana, Perempuan yang Nyaris Akhiri Hidup Kini Dirawat

by Hidayat Taufik
March 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Seorang perempuan yang sebelumnya diduga mencoba mengakhiri hidupnya di kawasan Istana Presiden, Jakarta Pusat, saat ini masih...

Veda Pratama Percaya Diri Hadapi GP Amerika Setelah Podium di Brasil

Veda Pratama Percaya Diri Hadapi GP Amerika Setelah Podium di Brasil

by Hidayat Taufik
March 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menyatakan kesiapan untuk menghadapi seri Moto3 Grand Prix Amerika Serikat setelah...

Strategi Restoran Maksimalkan Keuntungan Saat Pemasok Libur Lebaran, Andalkan Sistem POS Terintegrasi

Data 2025 Ungkap Tingginya Kecelakaan, Keselamatan Jalan Diminta Jadi Prioritas Sepanjang Tahun

by Dwi Natasya
March 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Keselamatan jalan di Indonesia dinilai masih belum menjadi prioritas yang konsisten sepanjang tahun. Padahal, berdasarkan data kecelakaan...

Strategi Restoran Maksimalkan Keuntungan Saat Pemasok Libur Lebaran, Andalkan Sistem POS Terintegrasi

Strategi Restoran Maksimalkan Keuntungan Saat Pemasok Libur Lebaran, Andalkan Sistem POS Terintegrasi

by Dwi Natasya
March 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Momen libur Lebaran menjadi peluang sekaligus tantangan bagi industri kuliner di Indonesia. Lonjakan jumlah pelanggan kerap diiringi...

Lima Gempa Dangkal Guncang Kolaka Timur dan Kendari, BMKG Ungkap Detailnya

Lima Gempa Dangkal Guncang Kolaka Timur dan Kendari, BMKG Ungkap Detailnya

by Hidayat Taufik
March 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya lima kejadian gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Kolaka...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Prabowo Warning Dapur MBG: Standar Harus Naik, yang Tak Layak Jangan Beroperasi

Prabowo Warning Dapur MBG: Standar Harus Naik, yang Tak Layak Jangan Beroperasi

March 23, 2026
Heboh di Sekitar Istana, Perempuan yang Nyaris Akhiri Hidup Kini Dirawat

Heboh di Sekitar Istana, Perempuan yang Nyaris Akhiri Hidup Kini Dirawat

March 24, 2026
Veda Pratama Percaya Diri Hadapi GP Amerika Setelah Podium di Brasil

Veda Pratama Percaya Diri Hadapi GP Amerika Setelah Podium di Brasil

March 24, 2026
Strategi Restoran Maksimalkan Keuntungan Saat Pemasok Libur Lebaran, Andalkan Sistem POS Terintegrasi

Data 2025 Ungkap Tingginya Kecelakaan, Keselamatan Jalan Diminta Jadi Prioritas Sepanjang Tahun

March 24, 2026
Strategi Restoran Maksimalkan Keuntungan Saat Pemasok Libur Lebaran, Andalkan Sistem POS Terintegrasi

Strategi Restoran Maksimalkan Keuntungan Saat Pemasok Libur Lebaran, Andalkan Sistem POS Terintegrasi

March 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved