• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, September 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

LIXIL Membuka Perspektif Baru Cara Mendesain Ruang Hidup yang Lebih Baik dan Berkelanjutan

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
April 30, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
LIXIL

LIXIL, perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, terus memperkuat peran sebagai mitra strategis bagi arsitek, developer, interior designer, serta para profesional di ekosistem industri.

JAKARTA, Cobisnis.com – LIXIL, perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, terus memperkuat peran sebagai mitra strategis bagi arsitek, developer, interior designer, serta para profesional di ekosistem industri.

Melalui berbagai inisiatif kolaboratif, LIXIL secara konsisten membuka ruang pertukaran wawasan serta memfasilitasi sinergi lintas disiplin agar para pelaku industri dapat saling mendukung dan berkembang.

Dengan mengambil peran aktif sebagai penggerak, LIXIL membukakan perspektif baru bahwa kualitas ruang hidup tidak lagi dapat dibangun secara terpisah, melainkan membutuhkan integrasi antara desain, riset, inovasi, serta pemahaman yang lebih mendalam terhadap isu keberlanjutan.

“Kolaborasi adalah kunci dan standar baru untuk membentuk kualitas ruang hidup yang lebih baik. Lanskap arsitektur masa kini harus mampu memberikan kontribusi yang lebih luas, mulai dari kelestarian lingkungan, kesejahteraan masyarakat, hingga kemajuan pembangunan nasional. Melalui sinergi kita dapat menghadirkan solusi yang lebih adaptif. Inilah komitmen yang terus LIXIL dorong bersama ekosistem industri dalam visi dan misi making better homes a reality for everyone, everywhere,” ujar Arfindi Batubara, Marketing Director LIXIL Water Technology Indonesia.

Paviliun “OASE: Architecture in the Water Cycle” yang dihadirkan LIXIL dalam ajang ARCH:ID 2026 tampil sebagai manifestasi nyata ketika arsitektur, data lingkungan dan sosial, narasi visual, hingga desain lanskap bersatu dan saling terhubung.

Kolaborasi strategis bersama Mamostudio, Labtek Apung, Sciencewerk, dan Larchstudio sejak tahap inisiasi sukses mentransformasi paviliun OASE menjadi ruang eksplorasi yang mendalam.

Pertemuan berbagai disiplin ilmu berhasil menerjemahkan relasi antara air, sanitasi, dan sejarah perkotaan ke dalam sebuah pengalaman ruang yang nyata serta edukatif bagi publik.

Adi Purnomo, Founder Mamostudio, menjelaskan bahwa paviliun ini lahir dari intensi yang sederhana namun kuat, yaitu merespons isu air dan ruang hidup melalui pendekatan yang lebih terbuka dan partisipatif.

Ia menyebut kolaborasi ini bermula dari pertemuan awal dengan LIXIL, di mana visi berbagai pihak langsung terasa sejalan. OASE menjadi katalisator yang membawa diskusi mengenai air dan arsitektur ke ranah yang lebih luas.

“Saya memiliki perhatian panjang pada persoalan air dan kaitannya dengan arsitektur. Saat pertama kali mempresentasikan ide di hadapan LIXIL, saya pikir mungkin tidak akan berlanjut, namun ternyata langsung disetujui. Kami mencoba mendedikasikan paviliun ini sebagai titik yang semacam oase, memberi ruang hijau ke ruang publik yang lebih besar. Itu kenapa kita bikin namanya jadi OASE, yang kebetulan kata oase berkaitan juga dengan air,” ungkap Adi.

Lebih lanjut, Adi mengapresiasi komitmen kuat LIXIL yang tidak hanya menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga menyediakan wadah pertukaran gagasan dan pengetahuan di ekosistem industri.

Menurutnya, keterlibatan para peneliti serta riset yang menjadi fondasi paviliun ini membuktikan bahwa desain arsitektur dapat berkembang melalui dialog dan kontribusi lintas disiplin, serta menjadi representasi perhatian kolektif terhadap isu-isu krusial di kawasan perkotaan.

“Saya berterima kasih karena LIXIL sangat terbuka terhadap ide. Mereka tidak memakai kesempatan ini hanya untuk memindahkan showroom ke sini, tetapi lebih kepada bagaimana kita bisa saling sharing. LIXIL memfasilitasi ruang dan menawarkan konsep untuk dipikirkan bersama. Core dari paviliun ini sebenarnya adalah penelitian. Ruang ini hanya sebuah representasi dari perhatian kita terhadap satu isu tertentu yang sedang dihadapi di kota kita,” tambah Adi.

Novita Anggraini, Researcher Labtek Apung, memaparkan bahwa riset yang diintegrasikan dalam paviliun ini juga dikembangkan secara lintas disiplin dengan melibatkan berbagai keahlian, mulai dari ilmu kimia, ilmu lingkungan, sejarah, arkeologi, hingga teknik lingkungan dan perencanaan kota.

Melalui dukungan LIXIL, riset mengenai sejarah sanitasi dan perkembangan peradaban kota, yang sebelumnya memiliki akses terbatas, kini dapat direfleksikan kepada publik secara lebih luas.

Novita menjelaskan bahwa pada masa pendudukan VOC, Batavia juga sempat menghadapi krisis serius berupa banjir dan wabah penyakit akibat ketergantungan masyarakat pada sungai dan kanal yang menjadi pusat aktivitas domestik hingga bisnis.

Kondisi tersebut begitu krusial hingga mendorong para insinyur Eropa untuk merancang ulang tata kota, berpindah dari Old Batavia menuju New Batavia yang kini menjadi pusat kota Jakarta.

“Dari situ kita bisa melihat bahwa persoalan sanitasi dapat mempengaruhi tatanan sosial masyarakat. Sejarah ketergantungan terhadap air dan sanitasi sudah terlihat sejak dulu dalam perjalanan sebuah kota. Riset ini telah dimulai sejak 2015 dan sebelumnya telah dipresentasikan dalam konferensi internasional di Singapura dan Jerman, namun akses publik di Indonesia masih sangat terbatas. Ketika bertemu dengan LIXIL, ini seperti oase. Sebuah riset bertemu dengan ekosistemnya. Semoga paviliun ini menjadi ruang bagi pengunjung untuk merefleksikan perjalanan kita sebagai sebuah peradaban yang terus merespons perkembangan zaman,” ujarnya.

Kesehatan dan sanitasi global merupakan salah satu dari tiga pilar strategis LIXIL dalam menjawab isu-isu mendesak dunia. Di tengah masih adanya 3,4 miliar orang di dunia yang belum memiliki akses sanitasi layak, LIXIL telah berhasil mencapai target 2026 dengan meningkatkan akses sanitasi bagi 103 juta orang.

Capaian ini berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat, sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan secara global.

LIXIL berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan dan dampak inisiatifnya, mengingat setiap USD1 investasi dalam sanitasi dapat menghasilkan dampak ekonomi hingga USD5.

Guna memperdalam pemahaman publik, OASE dari LIXIL turut mengintegrasikan elemen lanskap qdan pendekatan visual yang saling melengkapi dalam memperkuat narasi paviliun.

Elemen utama, seperti air dan tanaman dirancang dapat dialihfungsikan kembali (repurposed) sebagai bagian dari komponen pendukung lanskap untuk proyek lain kedepan.

Konsep storytelling visual digunakan sebagai medium komunikasi, sehingga kompleksitas data dan isu dapat diterjemahkan menjadi pengalaman yang lebih intuitif.

Selain itu, LIXIL juga menghadirkan dua wadah dialog selama ARCH:ID 2026 berlangsung. Sesi open house “Step into the Oasis” membedah pendekatan desain dan penerjemahan data menjadi pengalaman ruang.

Alun-alun Talks “From Data to Design: Rethinking Architecture Through Environmental Intelligence” membahas penggunaan data lingkungan sebagai dasar perancangan arsitektur yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Keberhasilan LIXIL menghadirkan konsep yang kuat, ruang pamer yang inspiratif, serta pengalaman kreatif dan edukatif yang menyeluruh sukses menjadikan Paviliun OASE sebagai salah satu sorotan utama di ARCH:ID 2026, sekaligus memperoleh pengakuan dalam Best Booth Award ARCH:ID 2026.

Melalui paviliun OASE, LIXIL membuktikan bahwa kolaborasi lintas disiplin dapat menghasilkan perspektif baru yang lebih menginspirasi, adaptif dan relevan terhadap tantangan ruang hidup saat ini.

Kolaborasi di antara pelaku industri memungkinkan kemampuan pertukaran perspektif, pengujian ide, dan penerapan solusi dalam konteks nyata.

LIXIL juga terus berperan aktif sebagai katalisator perubahan melalui rangkaian inisiatif perusahaan, antara lain LADC (LIXIL Architectural Design Competition) dan LDAD (LIXIL Day of Architecture & Design).

“Kedua platform merupakan program inisiasi kami sejak tahun 2019 yang dirancang untuk memperluas ruang dialog, akses eksplorasi ide, serta membangun standar baru dalam cara arsitek berpikir, mendesain, dan membentuk ruang hidup yang lebih baik,” jelas Arfindi.

Mengusung topik “ARCHIPELAGO DIALOGUES, Architecture as a Space of Co-Creation” yang terinspirasi dari keberagaman di seluruh kepulauan Indonesia, sebuah rangkaian identitas yang berbeda namun saling terhubung, LADC 2026 akan membuka peluang bagi para profesional tanah air untuk mengeksplorasi arsitektur sebagai sebuah proses berkelanjutan yang dibentuk oleh keberagaman suara, budaya, dan gagasan.

Kesempatan berpartisipasi dalam LADC 2026 akan dibuka mulai 18 Mei hingga 05 Juli 2026. Kompetisi ini menghadirkan jajaran juri prestisius, antara lain Andra Matin (Founder, AndraMatin Studio), Gregorius Supie (Founder, Yolodi+Maria Architects), dan Richard Wood (Managing Partner Asia, Snøhetta).

Proses penjurian akan melalui dua tahap penilaian intensif untuk menentukan Top 5 finalist sebelum akhirnya memilih pemenang utama. Puncak kompetisi dan pengumuman pemenang nantinya akan diselenggarakan secara resmi dalam sesi awarding yang menjadi bagian dari rangkaian agenda LDAD 2026.

LDAD 2026 sendiri direncanakan berlangsung pada 12 Agustus 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta. Forum dialog ini siap menjadi titik temu strategis bagi arsitek, interior designer, design professionals, hingga mahasiswa.

Terbuka untuk umum tanpa biaya, LDAD 2026 akan menghadirkan narasumber kelas dunia, termasuk Patrik Schumacher (Principal, Zaha Hadid Architects), Richard Wood (Managing Partner Asia, Snøhetta), serta tokoh arsitektur nasional Andra Matin (Founder, AndraMatin Studio), dan Gregorius Supie (Founder, Yolodi+Maria Architects).

LADC dan LDAD tidak hanya menjadi ajang kompetisi atau forum diskusi, tetapi ruang berkelanjutan yang akan turut membentuk cara berpikir dan praktik desain yang lebih adaptif terhadap masa depan.

“Sejalan dengan visi LIXIL, LADC dan LDAD tahun ini kembali hadir sebagai wadah bertemunya berbagai perspektif untuk membentuk diskursus arsitektur yang lebih kaya. Melalui dialog dan pertukaran ide, arsitektur akan bertransformasi menjadi sebuah percakapan yang hidup, yang terus berevolusi dan relevan dengan tantangan zaman. Ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk terus bergerak bersama ekosistem dalam membentuk kualitas ruang hidup yang lebih baik,” tutup Arfindi.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
download xiomi firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comHunianLIXIL

Related Posts

Film Saw 11 resmi dilanjutkan dengan Mike P. Nelson sebagai sutradara. James Wan juga kembali sebagai produser bersama Leigh Whannell dan Jason Blum.

Saw 11 Resmi Lanjut, Mike P. Nelson Jadi Sutradara

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Franchise horor Saw akhirnya kembali mendapatkan kepastian setelah Lionsgate dan Blumhouse mengumumkan film ke-11 akan segera digarap....

Beras Melimpah, Harga Masih Tinggi? Ini Kata Amran

Beras Melimpah, Harga Masih Tinggi? Ini Kata Amran

by Hidayat Taufik
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah menyatakan ketersediaan beras nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Namun, harga beras di pasaran masih...

Fabian Ruiz mengaku lebih nyaman tidak dikenali publik demi menjaga kehidupan pribadi dan keluarganya setelah meraih banyak trofi bergengsi.

Fabian Ruiz Nyaman Hidup Tanpa Terkenal

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gelandang Paris Saint-Germain (PSG) Fabian Ruiz mengaku lebih nyaman jika tidak banyak dikenal orang meski telah meraih...

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)

Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Sekitar GBK

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polda Metro Jaya menyiapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),...

Demo Tolak Netanyahu Memanas, Sejumlah Massa Ditangkap

Demo Tolak Netanyahu Memanas, Sejumlah Massa Ditangkap

by Hidayat Taufik
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aksi demonstrasi menentang kedatangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berlangsung di sekitar markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
41% Orang Indonesia Belum Kenal Pneumonia Pneumokokus

41% Orang Indonesia Belum Kenal Pneumonia Pneumokokus

September 24, 2026
Tiga Pameran Furnitur Satukan Rantai Industri dari Hulu ke Hilir

Tiga Pameran Furnitur Satukan Rantai Industri dari Hulu ke Hilir

September 24, 2026
Mencuci Handuk - pexels/Towfiqu barbhuiya

Sudah dicuci tapi Handuk Masih Bau Apek? Ini 4 Penyebabnya

September 24, 2026
Kesehatan Jantung Dimulai dari Tingkat Seluler

Kesehatan Jantung Dimulai dari Tingkat Seluler

September 24, 2026
Inhealth Gelar Aksi Kepedulian Kanker di 11 Kota

ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

September 25, 2026
Inhealth Gelar Aksi Kepedulian Kanker di 11 Kota

Inhealth Gelar Aksi Kepedulian Kanker di 11 Kota

September 25, 2026
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan AS menentukan kapan perang berakhir dan menegaskan Teheran terbuka untuk kesepakatan guna mengakhiri konflik.

Presiden Iran Ungkap Syarat Perang Berakhir

September 25, 2026
Aktor Jang Dong Joo Beralih Jadi CEO, Perusahaannya Bidik IPO

Aktor Jang Dong Joo Beralih Jadi CEO, Perusahaannya Bidik IPO

September 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved