• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

LEBJ Perluas Jaringan EDC, Telah Dibuka di 12 Lokasi

Nina Karlita by Nina Karlita
October 14, 2021
in Sport
0
LEBJ Perluas Jaringan EDC, Telah Dibuka di 12 Lokasi

JAKARTA, Cobisnis.com – Sekira 35 juta orang di Indonesia mengalami gangguan penglihatan hingga 2020. Dari jumlah tersebut, 3,7 juta orang di antaranya menderita kebutaan, termasuk akibat kelainan kornea. Tak ayal kebutuhan kornea donor di Indonesia masih tinggi.

Guna mempermudah masyarakat untuk mendonorkan mata dan menjamin kebutuhan kornea donor di Indonesia, Lions Eye Bank Jakarta (LEBJ) resmi membuka layanan Eye Donation Center (EDC) di 12 cabang JEC yang tersebar di 9 kota dan 6 provinsi hari ini.

Berdiri pada 2017, LEBJ merupakan organisasi non-profit hasil kerja sama Yayasan Lions Mengabdi Indonesia dengan JEC Eye Hospitals and Clinics. Peluncuran juga bertepatan dengan peringatan World Sight Day 2021 yang tahun ini mengangkat tema #LoveYourEyes.

Data WHO menyebut kelainan kornea sebagai penyebab kebutaan terbesar keempat di dunia; setelah katarak, glaukoma, dan degenerasi makula. Di Indonesia sendiri, menurut Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), diperkirakan 1 per 1.000 orang penduduk Indonesia menderita kebutaan akibat kelainan kornea.

Dengan kata lain, sebanyak 270 ribu dari 270 juta jiwa masyarakat Indonesia mengalami kebutaan karena hilangnya transparansi yang merupakan sifat dasar dari kornea.

“Jumlah penderita kebutaan kornea di Indonesia tidak sebanding dengan jaringan kornea yang tersedia. Sangat disayangkan kita masih harus bergantung kepada negara lain untuk penyediaan kornea yang dibutuhkan untuk cangkok. Walaupun target 100 jaringan kornea lokal telah tercapai pada 2019 lalu, tetapi jumlah tersebut belum bisa menyelesaikan angka kebutaan kornea yang tinggi di Indonesia,” jelas Dr. Sharita Siregar, SpM(K), Kepala/Direktur Medis Lions Eye Bank Jakarta.

“Partisipasi aktif masyarakat luas menjadi kunci. Karenanya, dengan kehadiran jaringan 12 titik EDC yang tersebar di 9 kota dan 6 provinsi, kami berharap masyarakat Indonesia semakin mudah menjangkau layanan

LEBJ untuk mendonorkan mata mereka. Dengan semakin banyak donor kornea yang terfasilitasi, maka semakin cepat pula penanganan para pasien yang membutuhkan tindakan transplantasi kornea. Lebih jauh, semoga jaringan EDC dari LEBJ bersama JEC ini dapat berkontribusi menekan tingkat kebutaan di Indonesia,” tegas Dr. Sharita Siregar.

Setiap EDC terafiliasi dengan bank mata induknya – yaitu LEBJ sehingga menerapkan standardisasi pengambilan, pengelolaan serta distribusi jaringan kornea yang berkualitas. Teknisi LEBJ yang telah tersertifikasi akan memastikan pengambilan kornea, serta proses transportasi kornea donor secara aman menuju rumah sakit mata yang membutuhkan.

Selama 4 tahun terakhir, LEBJ sebagai institusi bank mata terkemuka telah memiliki 6.733 calon donor kornea dan melakukan 345 operasi transplantasi pada pasien kebutaan kornea. Saat ini, daftar tunggu pasien yang menanti ketersediaan jaringan kornea telah mencapai 160 orang.

Sementara, penyebab kebutaan lainnya: degenerasi makula, juga perlu diwaspadai. Disebut juga dengan Age-related Macular Degenerations (AMD), degenerasi makula merupakan salah satu penyakit mata yang menyerang bagian retina, khususnya pada area makula. Secara global, diperkirakan AMD menyerang sekitar 8,7 persen populasi penduduk dunia yang berusia lebih dari 50 tahun.

Dr. Elvioza, SpM(K), Ketua Retina Service dan Dokter Spesialis Mata Subspesialis Vitreoretina JEC Eye Hospitals & Clinics mengatakan, “Makula, area berukuran lima milimeter di tengah retina, merupakan lapisan saraf pada dinding bola mata yang berfungsi menerima cahaya. Makula berperan penting sebagai penglihatan sentral dan mengidentifikasi warna.”

“Adanya gangguan pada struktur makula berdampak sangat besar pada kualitas penglihatan. Penderita AMD lazim mengalami penglihatan buram atau gelap yang mulai muncul dari tengah lapang pandang. Kondisi ini tentu mempengaruhinya dalam membaca, menyetir kendaraan, menulis, bahkan mengenali wajah orang,” tambahnya.

Selain penglihatan gelap di bagian tengah lapang pandang (disebut skatoma sentral), gejala umum AMD lainnya adalah metamorfosia – yaitu pandangan terhadap garis lurus yang tampak bengkok/miring (juga di bagian tengah lapang pandang), serta penurunan ketajaman penglihatan.

Penyebab munculnya AMD masih belum diketahui pasti. Namun, ada beberapa faktor risiko yang memperbesar peluang seseorang menderitanya. AMD umumnya terjadi pada orang lanjut usia.
Sebab, proses degenerasi (penuaan) secara perlahan mempengaruhi struktur makula hingga akhirnya memicu kerusakan yang meluas. Kondisi lain yang dapat memicu munculnya penyakit ini antara lain kebiasaan merokok, obesitas, hipertensi, adanya riwayat AMD pada keluarga, dan pola hidup yang kurang sehat.

AMD terdiri dari dua kategori. Pertama, AMD tipe kering; kerusakan pada bagian retina tetapi belum menunjukkan tanda kebocoran. Meski sering ditemukan, AMD tipe kering jarang menyebabkan kehilangan penglihatan.

Kedua, AMD tipe basah; pembengkakan (munculnya pembuluh darah baru/neovaskularisasi akibat dorongan protein Vascular Endothelial Growth Factor/VEGF) pada area makula berupa darah ataupun cairan; apabila dibiarkan bisa menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan retina yang bisa berujung menjadi jaringan parut (kasus kronis).

Tipe ini merupakan penyakit tingkat lanjut dari AMD kering – jarang ditemukan, namun berperan pada 90% dari total kasus kehilangan penglihatan yang parah.

“Tatalaksana penanganan pasien AMD juga disesuaikan dengan kategorinya. Untuk AMD tipe basah, injeksi intravitreal atau suntikan ke dalam bola mata menggunakan obat Anti-VEGF menjadi langkah rekomendasi. Anti-VEGF bekerja dengan menghambat pembentukan pembuluh darah baru dalam mata dan mencegah memburuknya kondisi penyakit, serta meningkatkan kembali penglihatan pasien,” tambahnya.

“Sementara, tidak ada pengobatan untuk AMD tipe kering, namun perkembangannya dapat diperlambat dengan suplementasi. Observasi berkala juga harus terus dijalankan agar penyakit tidak berkembang menjadi AMD tipe basah,” tambahnya.

Sementara Dr Johan A Hutauruk SpM(K), Presiden Direktur JEC Korporat mengatakan, “Komitmen untuk mengatasi kebutaan di Tanah Air perlu diimplementasikan secara berkelanjutan agar angka penderitanya terus dapat ditekan. Karenanya, sejak berdiri pada 1984, JEC Eye Hospitals and Clinics tak henti berupaya mengoptimalkan penglihatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia.”

“Sejalan dengan momentum World Sight Day 2021, JEC ingin memperkuat tema tahun ini: #LoveYourEyes, dengan semangat Save Our Sight yang kami realisasikan lewat dukungan terhadap dua upaya nyata pemberantasan kebutaan di Indonesia; yaitu peluncuran jaringan fasilitas EDC oleh LEBJ, serta edukasi penanganan penyakit degenerasi makula atau AMD,” pungkasnya.

EDC dari LEBJ dan tatalaksana penanganan AMD tersedia di seluruh cabang JEC Eye Hospitals & Clinics; yaitu Rumah Sakit Mata JEC @ Menteng, Rumah Sakit Mata JEC @ Kedoya, Rumah Sakit Mata JEC-Primasana @ Tanjung Priok, juga Klinik Utama Mata JEC @ Cibubur, JEC @ Tambora, JEC @ Cinere, JEC @ Bekasi.

Sementara, untuk luar kawasan Jabodetabek, kedua layanan tersebut tersedia di Rumah Sakit Mata JEC-Candi @ Semarang, Klinik Utama Mata JEC-Anwari @ Purwokerto, JEC-Java @ Surabaya, JEC-Orbita @ Makassar, dan JEC-Bali @ Denpasar.

Selain itu, khusus penanganan AMD berupa injeksi Anti-VEGF, JEC menawarkan paket spesial berupa paket tiga kali suntikan dengan harga yang lebih efisien dibandingkan tindakan tunggal (satu suntikan).

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download huawei firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: CobisnisEDCkesehatan mata

Related Posts

Must Eat Hadir, Bantu Pengguna Temukan Kuliner Favorit

Must Eat Hadir, Bantu Pengguna Temukan Kuliner Favorit

by Rizki Meirino
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – TikTok GO by Tokopedia meluncurkan Must Eat, panduan rekomendasi kuliner berbasis komunitas yang membantu pengguna menemukan tempat...

DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

by Rizki Meirino
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - DIDIMAX kembali menorehkan prestasi di industri perdagangan berjangka Indonesia dengan meraih penghargaan Best Trading Education dalam ajang...

Gus Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Gus Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

by Rizki Meirino
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah saksi meringankan dihadirkan pihak Yaqut Cholil Qoumas dalam persidangan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan periode...

Petrokimia Gresik Produksi 6,59 Juta Ton, Dukung Ketahanan Pangan

Petrokimia Gresik Produksi 6,59 Juta Ton, Dukung Ketahanan Pangan

by Rizki Meirino
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan solusi agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), mencatat total produksi pupuk dan...

ASABRI Edukasi Prajurit TNI dan Keluarga di Banjarmasin

EIGER Nature Diresmikan, Menteri Pariwisata Apresiasi Wisata Berkelanjutan

by Rizki Meirino
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – EIGER meresmikan EIGER Nature di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 27 Oktober 2026. Destinasi ekowisata ini mengusung...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

October 28, 2026
Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

October 28, 2026
Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

October 28, 2026
Karyawan Menelepon Saat Bekerja - pexels/https://kaboompics.com/

3 Tips Cara Terbaik untuk Berhenti Menunda-nunda Pekerjaan

October 28, 2026
CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

October 29, 2026
Must Eat Hadir, Bantu Pengguna Temukan Kuliner Favorit

Must Eat Hadir, Bantu Pengguna Temukan Kuliner Favorit

October 29, 2026
Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

October 29, 2026
DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

October 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved