• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, January 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Korsel Larang Warganya ke Kamboja, Alasannya Bikin Merinding

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
October 16, 2025
in Nasional
0
Korsel Larang Warganya ke Kamboja, Alasannya Bikin Merinding

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Korea Selatan memberlakukan larangan perjalanan “kode hitam” ke sejumlah wilayah di Kamboja pada Rabu (15/10), setelah banyak warganya terjebak bekerja di pusat penipuan dan ditahan secara paksa. Negeri Ginseng itu juga mengirim tim pejabat tinggi untuk membantu pembebasan para korban.

Wakil Menteri Luar Negeri Kim Jina memimpin tim tersebut ke Kamboja untuk mencari solusi atas keterlibatan warga Korea Selatan dalam industri penipuan yang “kompleks”, kata Penasihat Keamanan Nasional Wi Sung-lac.

Juru bicara kepresidenan mengatakan bahwa badan intelijen Korea Selatan juga terlibat dalam penanganan kasus ini. Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengeluarkan larangan perjalanan baru untuk wilayah Poipet dan Kampot, serta imbauan bagi warganya agar meninggalkan kawasan seperti Sihanoukville.

Pemerintah menyebut peningkatan kasus penahanan dan “pekerjaan palsu” sebagai alasan utama pelarangan. Larangan “kode hitam” merupakan tingkat tertinggi, di mana warga diwajibkan segera meninggalkan daerah tersebut.

Lebih dari 1.000 warga Korea Selatan diyakini menjadi bagian dari sekitar 200.000 orang berbagai negara yang terlibat dalam pusat-pusat penipuan di Kamboja. Menurut PBB, sindikat ini menghasilkan miliaran dolar per tahun melalui penipuan telepon dan daring yang menarget korban di seluruh dunia.

Tindakan tegas ini diambil setelah kematian seorang mahasiswa Korea Selatan yang tertipu bekerja di pusat penipuan di Kamboja dengan janji gaji tinggi, namun tewas setelah disiksa oleh sindikat kriminal. Pekan lalu, Seoul memanggil duta besar Kamboja untuk menuntut tindakan atas kematian dan penahanan warga negaranya.

Sebelumnya, Amnesty International menuduh pemerintah Kamboja “sengaja mengabaikan” penyalahgunaan oleh kelompok kriminal dan gagal menindak tegas industri bernilai miliaran dolar tersebut. Pemerintah Kamboja menolak tuduhan itu dan menyebut laporan Amnesty sebagai “berlebihan”.

Wi menambahkan, pemerintah Korea Selatan telah menangani lebih dari 300 laporan warga yang hilang di Kamboja tahun ini, dengan sekitar 80% kasus telah diselesaikan. Saat ini, 72 kasus masih diproses dan sekitar 60 orang akan segera dipulangkan ke Korea Selatan.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
download intex firmware
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: cobisnis.comKambojaKorea Selatan

Related Posts

Ribuan WNI di Kamboja Minta Dipulangkan Setelah Terjerat Sindikat Online Scam

Ribuan WNI di Kamboja Minta Dipulangkan Setelah Terjerat Sindikat Online Scam

by Hidayat Taufik
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebanyak 2.493 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Kamboja mengajukan permohonan pemulangan ke Tanah Air setelah...

DPR Apresiasi Usulan Presiden: Sekolah Baru Wajib Miliki Lapangan Sepak Bola

DPR Apresiasi Usulan Presiden: Sekolah Baru Wajib Miliki Lapangan Sepak Bola

by Hidayat Taufik
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi X DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan Presiden Prabowo Subianto yang mengusulkan agar setiap sekolah...

PSG Tantang Rekor Buruk Saat Menjamu Newcastle di Liga Champions

PSG Tantang Rekor Buruk Saat Menjamu Newcastle di Liga Champions

by Hidayat Taufik
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Paris Saint-Germain akan kembali berhadapan dengan Newcastle United dalam lanjutan Liga Champions 2025/2026. Pertandingan yang digelar di...

Lapakgaming Kembangkan Layanan Hiburan Digital, Siap Tembus Pasar Global

Indonesia Summit 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Penjual dan Affiliate Creator Tokopedia–TikTok Shop

by Dwi Natasya
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tokopedia dan TikTok Shop kembali menyelenggarakan Indonesia Summit 2026 yang berlangsung pada 27–29 Januari 2026 di Jakarta....

Lapakgaming Kembangkan Layanan Hiburan Digital, Siap Tembus Pasar Global

Sidang Nadiem Dinilai Tak Logis, Jumlah Saksi Jaksa Penerima Gratifikasi Bertambah

by Dwi Natasya
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Fakta persidangan perkara yang menyeret nama Nadiem Makarim kembali menimbulkan tanda tanya. Hingga saat ini, lima dari...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Fraud

Fraud DSI Sulit Dideteksi Pengawas, Ini Penyebabnya

January 27, 2026
Penjual Es Gabus di Kemayoran Dituding Pakai Spons, Ini Fakta Sebenarnya

Penjual Es Gabus di Kemayoran Dituding Pakai Spons, Ini Fakta Sebenarnya

January 27, 2026
Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

January 25, 2026
Ribuan WNI di Kamboja Minta Dipulangkan Setelah Terjerat Sindikat Online Scam

Ribuan WNI di Kamboja Minta Dipulangkan Setelah Terjerat Sindikat Online Scam

January 27, 2026
DPR Apresiasi Usulan Presiden: Sekolah Baru Wajib Miliki Lapangan Sepak Bola

DPR Apresiasi Usulan Presiden: Sekolah Baru Wajib Miliki Lapangan Sepak Bola

January 27, 2026
PSG Tantang Rekor Buruk Saat Menjamu Newcastle di Liga Champions

PSG Tantang Rekor Buruk Saat Menjamu Newcastle di Liga Champions

January 27, 2026
Lapakgaming Kembangkan Layanan Hiburan Digital, Siap Tembus Pasar Global

Indonesia Summit 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Penjual dan Affiliate Creator Tokopedia–TikTok Shop

January 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved