• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Entertaiment

Kontroversi Film Pesta Babi Berlanjut, Sutradara Ungkap Tujuan Film

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
May 16, 2026
in Entertaiment
0
Kontroversi Film Pesta Babi Berlanjut, Sutradara Ungkap Tujuan Film

JAKARTA, Cobisnis.com – Sutradara film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, Cypri Paju Dale, akhirnya memberikan penjelasan terkait polemik film tersebut.

Film yang diproduksi bersama Dandhy Laksono itu ramai dibicarakan publik dalam beberapa waktu terakhir. Selain itu, sejumlah agenda nonton bareng dan diskusi film juga sempat mengalami penolakan.

Cypri menilai kontroversi tersebut kemungkinan muncul karena penggunaan istilah “kolonialisme” dalam judul film.

Menurutnya, film dokumenter tersebut dibuat untuk menggambarkan kondisi masyarakat adat Papua kepada masyarakat luas.

“Film ini dibuat agar masyarakat memahami situasi yang terjadi di Papua,” ujar Cypri dalam video yang diunggah Ekspedisi Indonesia Baru.

Ia menjelaskan film tersebut memakai pendekatan penelitian sejarah, antropologi, investigasi jurnalistik, dan analisis kebijakan.

Karena itu, tim produksi memilih istilah “kolonialisme” sebagai kerangka analisis untuk menjelaskan berbagai persoalan di Papua.

Cypri menilai istilah seperti konflik, pelanggaran HAM, hingga deforestasi belum cukup menggambarkan situasi secara menyeluruh.

Menurutnya, persoalan tersebut saling berkaitan dan berlangsung dalam sistem yang panjang.

Selain itu, ia menyebut sebagian masyarakat Papua juga telah lama memakai istilah kolonialisme untuk menjelaskan pengalaman mereka.

Cypri mengatakan film tersebut mungkin memunculkan pertanyaan besar mengenai relasi Indonesia dan Papua.

Karena itu, ia berharap masyarakat dapat mendiskusikan isu tersebut secara terbuka dan jujur.

Film Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita dirilis pada 2026 oleh Ekspedisi Indonesia Baru.

Film dokumenter itu mengangkat perjuangan masyarakat adat dalam mempertahankan hak atas tanah mereka.

Salah satu isu yang paling banyak disorot ialah proyek strategis nasional (PSN) di Papua Selatan. Sebagian pihak menilai proyek tersebut berdampak pada lingkungan dan masyarakat adat.

Pemerintah Persilakan Publik Berdiskusi

Sementara itu, Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak melarang kegiatan nonton bareng maupun diskusi film tersebut.

Menurut Yusril, masyarakat tidak perlu terpancing hanya karena judul film yang kontroversial.

Ia juga menilai publik perlu diberi ruang untuk menonton dan mendiskusikan isi film secara terbuka.

“Kritik seperti itu masih wajar dalam ruang publik,” kata Yusril dalam keterangan tertulis.

Selain itu, pemerintah menganggap kritik dalam film tersebut dapat menjadi bahan evaluasi pelaksanaan proyek di lapangan.

Namun, Yusril menegaskan aksi pembubaran atau pelarangan yang sempat terjadi bukan arahan pemerintah pusat.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download micromax firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: cobisnis.comCypri Paju DaleDandhy Laksonofilm dokumenterFilm Indonesiahiburankontroversi filmpapuaPesta Babi

Related Posts

Cuaca Kering Belum Berakhir, BMKG Ungkap Prediksi Musim Hujan

Cuaca Kering Belum Berakhir, BMKG Ungkap Prediksi Musim Hujan

by Hidayat Taufik
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca kering masih akan berlangsung di sebagian besar wilayah...

Dr. Jimmy Ardian menjelaskan alasan hal kecil bisa memicu reaksi emosional yang besar dan kaitannya dengan luka masa lalu.

Dr. Jimmy Ardian Ungkap Pemicu Emosi Meledak

by Desti Dwi Natasya
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pernah merasa sangat gelisah hanya karena pasangan ketiduran atau merasa tidak dihargai setelah mengalami sedikit ketidakpahaman dengan...

Zhu Rongji

Jejak Zhu Rongji Membangun Ekonomi China

by Desti Dwi Natasya
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Zhu Rongji, mantan Perdana Menteri China, meninggal dunia pada usia 97 tahun pada 12 Agustus 2026 dan...

Klaim Dinasti Tang Tidak Pernah Ada Menyebar di Internet China

Kim Yo Jong Tak Konfirmasi Klaim Trump soal Komunikasi dengan Kim Jong Un

by Zahra Zahwa
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kim Yo Jong mengaku tidak mengetahui apakah Kim Jong Un baru-baru ini berkomunikasi dengan Donald Trump. Kim...

2,6 Ton Sabu Cair Disita di Bengkalis

Roberto Carlos Bantah Rumor Pindah Agama

by Desti Dwi Natasya
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Legenda Timnas Brasil Roberto Carlos membantah kabar yang menyebut dirinya telah memeluk agama Islam setelah menikah dengan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

August 19, 2026
3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

August 19, 2026
Susah Tidur karena Lapar? Coba Camilan Ini

Susah Tidur karena Lapar? Coba Camilan Ini

August 19, 2026
Polisi Ungkap Pria Bugil di Lenteng Agung Ternyata Mahasiswa

Polisi Ungkap Pria Bugil di Lenteng Agung Ternyata Mahasiswa

August 19, 2026
Membersihkan Toilet - pexels/https://kaboompics.com/

Seberapa Sering Harus Membersihkan Toilet? Ini Tipsnya

August 20, 2026
Peluncuran Indonesia Bullion Market Association

Peluncuran Indonesia Bullion Market Association

August 20, 2026
Cuaca Kering Belum Berakhir, BMKG Ungkap Prediksi Musim Hujan

Cuaca Kering Belum Berakhir, BMKG Ungkap Prediksi Musim Hujan

August 20, 2026
Dr. Jimmy Ardian menjelaskan alasan hal kecil bisa memicu reaksi emosional yang besar dan kaitannya dengan luka masa lalu.

Dr. Jimmy Ardian Ungkap Pemicu Emosi Meledak

August 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved