• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Konflik AS dan Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Melesat ke Level Tertinggi Sebulan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 15, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Konflik AS dan Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Melesat ke Level Tertinggi Sebulan

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak dunia kembali menguat dan mencapai level tertinggi dalam satu bulan pada perdagangan Selasa waktu setempat atau Rabu pagi WIB. Kenaikan dipicu meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang kembali mengganggu sentimen pasar energi global.

Kenaikan harga terjadi setelah Amerika Serikat kembali memberlakukan blokade laut terhadap Iran. Kebijakan tersebut memicu kekhawatiran terhadap kelancaran distribusi minyak melalui Selat Hormuz, jalur yang sebelumnya dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

Harga minyak mentah Brent naik 1,43 dollar AS atau 1,7 persen menjadi 84,73 dollar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 1,20 dollar AS atau 1,5 persen menjadi 79,34 dollar AS per barel, sekaligus mencatat level penutupan tertinggi dalam sekitar satu bulan.

Analis Ritterbusch and Associates menilai konflik AS dan Iran masih berpotensi berlanjut. Kondisi tersebut dinilai dapat memperbesar risiko gangguan pasokan minyak sehingga mendorong harga tetap berada di level tinggi.

Sebelumnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana mengenakan biaya 20 persen bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz. Ia juga menegaskan jalur pelayaran internasional tetap terbuka, kecuali bagi kapal milik Iran, sehingga sempat menekan harga minyak sebelum kembali berbalik naik.

Penguatan harga semakin didorong laporan rudal jelajah Iran yang menghantam dua kapal tanker minyak milik Uni Emirat Arab. Serangan tersebut menyebabkan satu awak kapal asal India tewas dan delapan orang lainnya mengalami luka.

Di sisi lain, konflik Rusia dan Ukraina juga terus membayangi pasar energi global. Serangan terhadap dua kilang minyak Rusia disebut menekan ekspor diesel, sementara harga kontrak berjangka diesel di Amerika Serikat telah melonjak sekitar 21 persen sepanjang Juli, lebih tinggi dibanding kenaikan harga minyak mentah yang mencapai sekitar 14 persen.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
online free course
Tags: ASBrentCobisnisHarga minyak duniaHeadlineiranPebisnismudaWTI

Related Posts

Liverpool Cody Gakpo Tottenham

Liverpool Tutup Pintu Transfer Cody Gakpo ke Tottenham Hotspur

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Liverpool menegaskan tidak memiliki rencana melepas Cody Gakpo pada bursa transfer musim panas 2026 meski Tottenham Hotspur...

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Stok Rudal Pertahanan AS Menyusut, Hampir 80% Interseptor THAAD Telah Digunakan

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persediaan rudal pertahanan udara Amerika Serikat dilaporkan menurun tajam setelah konflik dengan Iran. Sejumlah pejabat militer kini...

Cesar Gastelum

Live TikTok Berubah Tragis, Influencer Meksiko Tewas Ditembak di Tempat

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Influencer TikTok asal Meksiko, Cesar Gastelum, tewas setelah ditembak saat melakukan siaran langsung di TikTok di Kota...

Hubungan Thailand Kamboja

Adu Sindir Dua Presiden Picu Ancaman Baru bagi Hubungan Thailand-Kamboja

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Hubungan Thailand dan Kamboja kembali memanas setelah para pemimpin kedua negara saling melontarkan kritik keras terkait sengketa...

Iran Hormuz

Tak Perlu Bom Nuklir, Selat Hormuz Jadi Senjata Geopolitik Iran

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Iran dinilai memiliki senjata strategis yang mampu mengguncang ekonomi global tanpa harus menggunakan bom nuklir, yakni kendali...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Halal Indo 2026

Halal Indo 2026 Dorong Sinergi Kreator dan Industri Perkuat Produk Halal Lokal

August 5, 2026
kinerja Astra Agro semester I 2026

Astra Agro Bukukan Laba Bersih Rp1,1 Triliun pada Semester I 2026

August 5, 2026
Kemenkes

Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Kemenkes Imbau Utamakan Empati

August 5, 2026
Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

August 5, 2026
Usai Pencarian Intensif, Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Dievakuasi Tim SAR

Usai Pencarian Intensif, Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Dievakuasi Tim SAR

August 6, 2026
LIXIL

LIXIL Day of Architecture & Design (LDAD) 2026 Jadi Kesempatan Dialog Eksklusif Bersama Para Maestro Arsitektur Dunia

August 6, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Polisi Florida Respons Laporan Terkait Siaran Langsung Perez Hilton di TikTok

August 5, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Pengujian Ungkap Model AI Anthropic dan OpenAI Tunjukkan Perilaku Berisiko

August 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved