• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, July 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Komunikasi Kebijakan Pemerintah Yang Buruk Kembali Terlihat Dalam Polemik Impor Beras

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
April 5, 2021
in Nasional
0
Komunikasi Kebijakan Pemerintah Yang Buruk Kembali Terlihat Dalam Polemik Impor Beras

Cobisnis.com – Salah satu problem krusial yang harus diselesaikan Presiden Jokowi dalam masa jabatannya soal komunikasi kebijakan pemerintah. Potret buruknya komunikasi kebijakan pemerintah menyebabkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah menurun.

Contoh paling baru terlihat dalam polemik impor beras. Silang sengketa antar Menteri di Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin menunjukkan buruknya komunikasi kebijakan di internal pemerintah.

Direktur Riset Indonesia Political Review (IPR) Sunardi Panjaitan mengatakan adanya perbedaan narasi antara satu menteri dengan menteri yang lain memperlihatkan, orang-orang di Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin lebih mementingkan ego sektoralnya dibandingkan bersama-sama menyelesaikan masalah.

“Ini problem klasik pemerintah sejak lama. Sayangnya tidak ada upaya serius untuk menanganginya. Sehingga yang terlihat ke publik adalah silang sengketa antar menteri,” ujar Sunardi Panjaitan dalam diskusi tentang ‘Pengaruh Kebijakan Impor Terhadap Keamanan Pangan Indonesia’, Minggu 4 April 2021.

Polemik impor beras yang mengemuka ke publik, menurut pengajar di Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) itu juga menunjukkan bahwa tidak ada kajian mendalam kebijakan sebelum isu yang menguasai hajat hidup orang banyak itu dilempar ke publik.

Padahal, menurutnya, sebuah kebijakan yang disampaikan ke publik sudah seharusnya disertai dengan argumentasi yang memadai sehingga bisa membuat masyarakat percaya dan setuju dengan kebijakan tersebut.

“Itulah mengapa sebelum kebijakan publik itu diambil harus diberi sejumlah pertimbangan hingga prediksi penerimaan khalayak terhadap kebijakan publik yang akan dikeluarkan,” tambahnya.

Menurutnya, dalam isu wacana impor beras, masing-masing Menteri bertahan dengan argumentasinya masing-masing. Bahkan, cenderung saling serang antar menteri.

Dia melanjutkan, Menteri Perekonomian seharusnya sejak awal mengambil inisiatif untuk meredakan perdebatan antar menteri terjadi di ruang publik.

“Bisa dilakukan rapat koordinasi antar lembaga terkait. Di forum itulah pergulatan ide, gagasan, bahkan argumentasi berbasis kepentingan terjadi. Bukan diluar. Ini yang tidak terjadi dalam kasus impor beras,” tuturnya.

Tidak hanya itu, menurutnya, keputusan Jokowi untuk mengambilalih tanggungjawab dengan menyatakan tidak ada impor beras dalam tiga tahun terakhir juga menyisakan persoalan baru.

“Ini jadi kritik baru bagi Presiden dan pemerintah. Dan ini menunjukkan masalah lain di pemerintahan, yaitu soal integrasi data pemerintah,” katanya.

“Harus diingat, dalam pendekatan komunikasi kebijakan, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan oleh komunikator. Salah satunya adalah soal integrasi data. Polemik sering muncul karena adanya interpretasi data yang berbeda,” tutupnya.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
download karbonn firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: Kebijakan Komunikasi PemerintahPolemik Impor Beras

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
NCT 127 Umumkan Tur Dunia THE REDLINE, Jakarta Masuk Daftar Konser

NCT 127 Umumkan Tur Dunia THE REDLINE, Jakarta Masuk Daftar Konser

July 7, 2026
Singapura Jadi Rujukan Pembelajaran Antikorupsi bagi Kepala Daerah RI

Singapura Jadi Rujukan Pembelajaran Antikorupsi bagi Kepala Daerah RI

July 15, 2026
Ketua Komisi II Minta Mental Kerja ASN Berubah, Tak Sekadar Absen dan Ngopi

Ketua Komisi II Minta Mental Kerja ASN Berubah, Tak Sekadar Absen dan Ngopi

July 15, 2026
Industri Otomotif Minta Hybrid Ikut Dapat Insentif, Gaikindo Soroti Ancaman PHK

Industri Otomotif Minta Hybrid Ikut Dapat Insentif, Gaikindo Soroti Ancaman PHK

July 15, 2026
BSI Lengkapi Fasilitas Rumah Singgah RS Kanker Dharmais untuk Keluarga Pasien

BSI Lengkapi Fasilitas Rumah Singgah RS Kanker Dharmais untuk Keluarga Pasien

July 16, 2026
Fadia Arafiq Segera Disidang, KPK Resmi Limpahkan Berkas Perkara ke PN Tipikor Semarang

Fadia Arafiq Segera Disidang, KPK Resmi Limpahkan Berkas Perkara ke PN Tipikor Semarang

July 16, 2026
Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

July 16, 2026
Argentina Lolos ke Final, Suporter Minta Lionel Messi Jangan Pensiun

Argentina Lolos ke Final, Suporter Minta Lionel Messi Jangan Pensiun

July 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved