• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Kisah Yusuf Hamka yang Menjadi Mualaf Usai Komplain Suara TOA Masjid : ‘Dikecilin Volumenya’

Saeful Imam by Saeful Imam
March 20, 2024
in News
0
Kisah Yusuf Hamka yang Menjadi Mualaf Usai Komplain Suara TOA Masjid : ‘Dikecilin Volumenya’

Kisah mualafnya yusuf hamka

JAKARTA, Cobisnis.com – Siapa yang tak kenal dengan Yusuf Hamka? Ia dikenal sebagai The Real Juragan Andara oleh Raffi Ahmad. Betapa tidak, di balik megahnya dunia konstruksi seperti jalan tol, ada sosok penting di baliknya, yaitu Jusuf Hamka.

Sebagai pengusaha di bidang konstruksi, terutama di pembangunan jalan tol, Jusuf Hamka menjadi pemegang saham mayoritas di PT Citra Marga Nusaphala Persada, yang mengoperasikan sejumlah jalan tol besar di Indonesia. Namun, apa yang membuatnya berbeda bukan hanya keberhasilan karirnya, melainkan juga sikapnya yang rendah hati.

Meski dikenal sebagai sosok “crazy rich”, Jusuf Hamka tidak suka pamer di media sosial. Meskipun memiliki kekayaan yang melimpah, ia selalu menampilkan kesederhanaan. Motto hidupnya yang ia bagikan di media sosial, “banyak duit jangan sombong, gak banyak duit jangan bohong, gak punya duit jangan nyolong,” menjadi cerminan sikapnya yang tulus dan sederhana.

Jusuf Hamka, yang memiliki nama lengkap Mohammad Jusuf Hamka atau dikenal dengan nama Babah Alun, adalah seorang pengusaha muslim Tionghoa kelahiran 5 Desember 1957 di Jakarta. Dengan keberhasilannya dan sikap rendah hatinya, Jusuf Hamka menjadi sosok inspiratif yang patut diacungi jempol.

MASUK ISLAM USAI MARAHI MARBOT MESJID

Yusuf Hamka memeluk agama Islam pada usia 24 tahun.

Pada saat itu, minat Jusuf terhadap Islam muncul saat ibunya sakit. Jusuf meminta pengurus Masjid untuk menurunkan volume suara azan yang terlalu keras karena sering mengganggu tidur ibunya.

“Di depan rumah kami adalah masjid. Toa masjidnya hampir sampai ke tempat tinggal kami. Saat itu, ibu saya sakit hampir stroke. Saya kemudian berbicara kepada pengurus masjid, ‘Pak Kiai, ibu saya sakit. Ibu saya sering terbangun di malam hari ketika mendengar suara azan. Bolehkah Anda membantu saya dengan menurunkan volumenya selama tiga hari sampai ibu saya sembuh?’,” kata Jusuf Hakma, mengutip dari saluran YouTube Helmi Yahya, pada Rabu (20/3).

Pengurus masjid kemudian mengabulkan permintaannya dengan menurunkan volume suara toa masjid, bahkan selama satu minggu. Hal ini kemudian memicu minatnya untuk mempelajari agama Islam lebih lanjut.

Jusuf Hamka kemudian mengunjungi Masjid Al Azhar di Kebayoran, Jakarta Selatan pada tahun 1981. Dia kemudian membaca majalah yang memuat kisah seseorang yang memeluk Islam di Masjid Al Azhar. Ini menginspirasinya untuk bertemu dengan pengurus masjid.

Setelah itu, pengurus masjid yang bernama Ustaz Zaelani membawa Jusuf untuk bertemu dengan Buya Hamka. Jusuf kemudian banyak belajar tentang agama Islam dari Zaelani.

“Saya katakan bahwa saya ingin belajar dulu besok. Buya Hamka berkata, ‘Jika kamu kembali sebagai nonmuslim tetapi dengan niat untuk memeluk Islam, dan sesuatu terjadi padamu seperti kecelakaan atau kematian, dosanya ada pada saya’. Baiklah, saya memutuskan untuk memeluk Islam dan mengucapkan dua kalimat syahadat,” jelasnya.

Setelah Jusuf Hamka memeluk Islam, dia juga beruntung diangkat menjadi anak oleh Buya Hamka. Peristiwa ini terjadi hanya tiga bulan setelah Jusuf Hamka memeluk Islam.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
download coolpad firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
Tags: kisah mualaf yusuf hamkayusuf hamkayusuf hamka mualaf

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ilustrasi Menyiapkan Bekal - pexels/Alex Green

Anti Ribet, 5 Tips Praktis Menyiapkan Bekal Sekolah

September 20, 2026
Sarapan Oatmeal - pexels/https://kaboompics.com/

Oatmeal, Sarapan Sehat untuk Menurunkan Kadar Kolesterol

September 20, 2026
World Cleanup Day 2026 Dorong Kebiasaan Pilah Sampah dari Rumah untuk Kota yang Lebih Bersih

World Cleanup Day 2026 Dorong Kebiasaan Pilah Sampah dari Rumah untuk Kota yang Lebih Bersih

September 20, 2026
Pemerintah dan Media Buka Akses Pasar UMKM

Pemerintah dan Media Buka Akses Pasar UMKM

September 19, 2026
Jika Purbaya Diganti Sejak Pagi, Pengamat Sebut Pasar Bisa Lebih Bergejolak

Jika Purbaya Diganti Sejak Pagi, Pengamat Sebut Pasar Bisa Lebih Bergejolak

September 20, 2026
Cabai Rawit Merah Hampir Rp100 Ribu per Kg karena Stok Berkurang

Cabai Rawit Merah Hampir Rp100 Ribu per Kg karena Stok Berkurang

September 20, 2026
Sosialisasi dan Arahan Adiatma, Ketua DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur, Dihadiri Perwakilan 8 Kelurahan di Cipayung

Sosialisasi dan Arahan Adiatma, Ketua DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur, Dihadiri Perwakilan 8 Kelurahan di Cipayung

September 20, 2026
Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Jakut, Abdullah Syauqi Dihukum Seumur Hidup

Pelajaran dari Sengketa CHERIA: Keluarga Pendiri Pertahankan Hak Merek dan Persoalkan Dugaan Informasi Keuangan yang Tidak Sesuai

September 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved