JAKARTA, Cobisnis.com – King Charles III akan menyampaikan pidato di sidang gabungan Kongres AS dalam kunjungan kenegaraan bulan ini.
Selain itu, ia juga akan bertemu secara pribadi dengan Presiden Donald Trump, menurut pengumuman Buckingham Palace pada Selasa.
Kunjungan berlangsung pada 27–30 April 2026 dan mencakup Washington DC, New York, serta Virginia.
Sementara itu, Raja Charles akan didampingi oleh Queen Camilla dalam berbagai agenda publik. Kunjungan ini menandai peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.
Namun, agenda ini datang di tengah hubungan sensitif antara Inggris dan AS. Sebelumnya, Trump beberapa kali mengkritik Perdana Menteri Keir Starmer terkait sikap Inggris dalam konflik Iran.
Akibatnya, sejumlah anggota parlemen Inggris sempat mempertanyakan kelayakan kunjungan tersebut. Meski begitu, istana tetap melanjutkan rencana yang telah disusun sejak lama.
Sebagai raja, Charles harus menjaga posisi netral dan tidak terlibat dalam politik praktis. Oleh karena itu, kunjungan ini lebih menekankan hubungan historis dan kerja sama kedua negara.













