• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Ketahanan Bangunan Masih Jadi PR Negara Rawan Gempa

Fathi by Fathi
May 3, 2021
in Nasional
0
Ketahanan Bangunan Masih Jadi PR Negara Rawan Gempa

JAKARTA, Cobisnis.com – Gempa di Provinsi Jawa Timur yang terjadi pada awal April 2021 lalu menimbulkan kerugian yang cukup besar baik korban jiwa maupun kerusakan bangunan. Salah satu daerah dengan kerusakan bangunan terparah berada di Kabupaten Malang.

Menanggapi hal tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Tim Intelijensi Penanggulangan Bencana (TIPB), menggelar Rapat Koordinasi TIPB yang membahas Gempa M6.1 di Kabupaten Malang dan sekitarnya pada Jumat (30/4). Rakor ini merupakan lanjutan dari hari sebelumnya yang membahas bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Ketahanan bangunan memang masih menjadi PR besar bagi Tanah Air. Tetapi di setiap bencana, akan selalu ada hal unik yang dapat dijadikan pelajaran,” Ungkap Abdul Muhari selaku Plt Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana dalam pembukaannya pada Rakor TIPB hari ke-2, seperti dikutip Cobisnis.com dari laman BNPB.

Abdul juga mengatakan, BNPB membutuhkan infromasi dari stakeholder terkait kebencanaan untuk diintegrasikan dan dijadikan suatu kebijakan juga aksi nyata penanggulangan bencana.

Seperti halnya gempa di Sulawesi Barat Januari 2021 lalu, Gempa sebesar M6.1 ini juga menimbulkan kerusakan pada bangunan.

Menurut data yang didapat dan dikaji oleh Prof. Iswandi Imran, guru besar Teknik Sipil dan Lingkungan Institut Teknologi Bandung, kebanyakan kerusakan terjadi pada bangunan pendek atau rumah tinggal.

Prof. Iswandi juga menyebutkan beberapa bentuk kerusakan bangunan yang tercatat akibat gempa tersebut.

Bentuk kerusakan pertama adalah atap rumah yang roboh. Kebanyakan atap yang roboh terbuat dari rangka atap baja ringan. Masalahnya terdapat pada elemen rangka baja ringan yang terbuat dari komponen sangat tipis.

“Ketebalannya bisa mencapai 0,4 mm. Padahal standar minimum ketebalan atap yang diizinkan adalah 0,7 mm. Apabila di bagian atap tidak ada pengkaku pada bangunan maka ketika ada goncangan, terjadi gerakan yang tidak sinkron antara dinding yang saling berhadapan,” jelas Iswandi.

Maka rangka atap ringan tidak akan mampu mengakomodasi gaya atau tekanan yang ada. Selanjutnya rangka baja ringan akan menekuk dan ‘fail’.

“Rangka jenis ini baiknya dikombinasikan dengan bahan yang kaku di bawahnya, seperti balok-balok, sebagai pengikat. Sehingga ketika ada getaran akan terjadi gerakan yang sinkron,” kata Iswandi.

Kerusakan lain yang kerap terjadi akibat gempa adalah kerusakan akibat benturan. Hal ini dikarenakan tidak adanya jarak atau ruang antar bangunan.

“Ruang itu dibutuhkan untuk mengakomodasi guncangan apabila terjadi gempa. Kalau tidak ada ruang atau jarak, maka sudah pasti bangunan akan berbenturan,” ungkap Iswandi.

Ada tidaknya ruang antar bangunan harus menjadi perhatian. Apabila tidak ada, maka akan menimbulkan masalah lebih lanjut jika terjadi gempa susulan dengan kekuatan lebih besar.

Kerusakan bangunan lainnya yang banyak dijumpai adalah dinding yang roboh. Salah satu pemicunya adalah sistem struktur dinding yang tidak dilengkapi dengan elemen pengikat.

“Elemen pengikat ini punya syarat, misalnya untuk area dinding 3×3 harus sudah diikat oleh elemen-elemen pengikat,”

Sayangnya bangunan yang banyak ditemukan rusak berat akibat gempa masih memiliki sistem struktur dinding tanpa elemen pengikat. Sistem seperti ini sangat rentan terhadap guncangan.

“Dinding tidak akan pernah kuat apabila tidak memiliki elemen pengikatnya. Hal ini perlu diinformasikan lebih lanjut kepada masyarakat,” ungkap Iswandi.

Strategi Mitigasi

Ke depannya, Iswandi berharap seluruh bangunan yang berada di wilayah Selatan Jawa harus dinilai dan dievaluasi untuk mengantisipasi kejadian gempa yang mungkin terjadi.

SNI terkait penilaian bangunan tahan gempa ini sedang disusun dan diharapkan akhir tahun 2021 sudah bisa dimanfaatkan untuk kepentingan terkait.

Selain itu, perlu disusun peta kerentanan bangunan, khususnya bangunan hunian, di wilayah Selatan Jawa. Peta tersebut harus bisa terinformasikan kepada masyarakat sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dan mengurangi dampak dari gempa yang mungkin terjadi.

Terakhir, perancangan bangunan yang sesuai dengan SNI Gempa dan SNI Detailing perlu dilakukan secara konsisten

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download redmi firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: bnpbcobisnis & bisnisgempa bumi

Related Posts

Dua Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp4,4 Miliar dan Emas 325 Gram

Dua Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp4,4 Miliar dan Emas 325 Gram

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan yang menggunakan dana...

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyatakan keprihatinannya atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan...

BNPB Uji Cara Tak Biasa Redakan Kabut Asap, 1,6 Ton Dry Ice Disebar

BNPB Uji Cara Tak Biasa Redakan Kabut Asap, 1,6 Ton Dry Ice Disebar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan operasi modifikasi cuaca (OMC) menggunakan dry ice untuk mengurangi asap akibat...

Korupsi Pengadaan BNPB, Lima Tersangka Akhirnya Ditahan

Korupsi Pengadaan BNPB, Lima Tersangka Akhirnya Ditahan

by Hidayat Taufik
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap lima tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di...

KPK Tangkap 14 Orang di BNPB, Ada Pejabat dan Swasta

KPK Tangkap 14 Orang di BNPB, Ada Pejabat dan Swasta

by Hidayat Taufik
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi di lingkungan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

October 17, 2026
Memasak - pexels/Gary Barnes

Jangan Asal Pilih, Peralatan Masak Bisa Merusak Nutrisi Makanan

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Sekjen PBB ke Indonesia, Ini Daftar Jalan Terdampak

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Meta Rilis Muse Spark Open, AI untuk Mac Apple

October 17, 2026
Penjarahan dan Pembakaran Meluas di Prancis, 1.800 Orang Ditangkap

Penjarahan dan Pembakaran Meluas di Prancis, 1.800 Orang Ditangkap

October 18, 2026
Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

October 18, 2026
Ribuan Warga Tangsel Meriahkan Milad ke-18 Masjid Bani Umar

Ribuan Warga Tangsel Meriahkan Milad ke-18 Masjid Bani Umar

October 18, 2026
Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

October 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved