• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Kesepakatan Selat Hormuz Redakan Pasar, Risiko Pasokan Masih Ada

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
June 20, 2026
in News
0
Pembukaan Selat Hormuz Belum Pulihkan Kepercayaan Industri Pelayaran Global

JAKARTA, Cobisnis.com – Kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz langsung memicu optimisme di pasar global. Harga minyak turun, sementara pasar saham bergerak mendekati rekor tertinggi.

Minyak mentah WTI, acuan utama Amerika Serikat, ditutup di level US$76,60 per barel pada Kamis. Angka tersebut turun hampir 10 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Sementara itu, harga bensin di Amerika Serikat turun di bawah US$4 per galon untuk pertama kalinya sejak Maret. Namun, sejumlah analis menilai reaksi pasar mungkin terlalu berlebihan.

Kepala Ekonom Komoditas dan Iklim Capital Economics, David Oxley, mengatakan investor saat ini terlalu banyak memasukkan skenario terbaik ke dalam harga aset. Menurutnya, pasar memang lega karena Selat Hormuz tetap terbuka.

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa kondisi ke depan belum tentu berjalan mulus. Selain itu, sejumlah risiko masih membayangi pasar energi global. Harga minyak turun karena investor berharap lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz segera kembali normal.

Kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran juga meningkatkan optimisme terhadap pasokan energi. Namun, kenyataan di lapangan belum sepenuhnya mendukung harapan tersebut.

Analis juga menyoroti potensi keberadaan ranjau laut yang masih dapat mengganggu aktivitas pelayaran. Selain itu, kesepakatan yang tercapai hanya mencakup masa gencatan senjata selama 60 hari.

Karena itu, muncul kekhawatiran bahwa ketegangan dapat kembali meningkat setelah periode tersebut berakhir. Iran juga berpotensi memberlakukan biaya tambahan bagi kapal yang melintas. Jika hal itu terjadi, biaya logistik energi dapat kembali naik.

Sementara itu, produsen minyak di kawasan Teluk masih menghadapi tantangan untuk memulihkan kapasitas produksi. Beberapa fasilitas energi juga perlu memperbaiki dampak yang ditinggalkan konflik.

Kepala Strategi Teknikal LPL Financial, Adam Turnquist, menilai pasar mungkin terlalu optimistis. Menurutnya, masih ada risiko besar bahwa pemulihan tidak akan berjalan sebaik yang diperkirakan investor. Karena itu, pelaku pasar diperkirakan akan terus mencermati perkembangan situasi di Selat Hormuz dalam beberapa pekan ke depan.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
download redmi firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: Amerika Serikatcobisnis.comEkonomi globalEnergi DuniaHarga minyakInvestoriranminyak WTIPasar sahamSelat Hormuz

Related Posts

Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB, benefit digital, roaming, perlindungan anti-scam, dan layanan prioritas.

Telkomsel Luncurkan Halo Optima dengan Kuota 2 TB

by Rizki Meirino
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Telkomsel meluncurkan Halo Optima, evolusi terbaru layanan pascabayar Telkomsel Halo yang menggabungkan kuota internet besar, konektivitas, serta...

Jamkrindo terlibat dalam penyusunan RSKKNI Bidang Penjaminan untuk memperkuat kompetensi SDM, tata kelola, dan daya saing industri penjaminan nasional.

Jamkrindo Dorong Penguatan Standar Kompetensi Penjaminan

by Rizki Meirino
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo mengambil peran dalam penguatan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)...

Menhut Segel Lahan Bekas Karhutla di Kalbar, Ada Tanaman Sawit

Menhut Segel Lahan Bekas Karhutla di Kalbar, Ada Tanaman Sawit

by Hidayat Taufik
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyegel area yang sebelumnya terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di...

Tarif Balasan Kanada Mulai Berlaku, Ketegangan Dagang dengan AS Kian Meningkat

Tarif Balasan Kanada Mulai Berlaku, Ketegangan Dagang dengan AS Kian Meningkat

by Zahra Zahwa
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang dagang antara Amerika Serikat dan Kanada memasuki babak baru setelah tarif balasan Kanada resmi berlaku pada...

Netanyahu Bantah Laporan Peringatan Pra-Serangan Hamas, Oposisi Desak Investigasi

Netanyahu Bantah Laporan Peringatan Pra-Serangan Hamas, Oposisi Desak Investigasi

by Zahra Zahwa
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadapi gelombang kritik politik setelah muncul laporan yang menyebut dirinya menerima peringatan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

September 8, 2026
Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

September 8, 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

September 8, 2026
Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB, benefit digital, roaming, perlindungan anti-scam, dan layanan prioritas.

Telkomsel Luncurkan Halo Optima dengan Kuota 2 TB

September 9, 2026
Jamkrindo terlibat dalam penyusunan RSKKNI Bidang Penjaminan untuk memperkuat kompetensi SDM, tata kelola, dan daya saing industri penjaminan nasional.

Jamkrindo Dorong Penguatan Standar Kompetensi Penjaminan

September 9, 2026
Jamkrindo dan LKPP memperkuat ekosistem pengadaan pemerintah melalui layanan penjaminan yang terintegrasi dan membuka peluang lebih luas bagi UMKM.

Jamkrindo dan LKPP Perkuat Pengadaan Pemerintah

September 9, 2026
Menhut Segel Lahan Bekas Karhutla di Kalbar, Ada Tanaman Sawit

Menhut Segel Lahan Bekas Karhutla di Kalbar, Ada Tanaman Sawit

September 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved