• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, September 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kendalikan Gaya Hidup, Cegah Diabetes Sejak Dini

Dwi Natasya by Dwi Natasya
November 12, 2025
in Lifestyle
0
Kendalikan Gaya Hidup, Cegah Diabetes Sejak Dini

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus diabetes di kawasan Asia-Pasifik (APAC) terus meningkat dan diprediksi menjadi penyumbang terbesar terhadap beban ekonomi global akibat penyakit ini pada tahun 2030. Salah satu faktor utama yang dapat dimodifikasi dalam pencegahan diabetes tipe 2 adalah obesitas. Kelebihan berat badan bisa memicu resistensi insulin — kondisi saat tubuh tidak lagi merespons insulin dengan baik — yang akhirnya menyebabkan kadar gula darah meningkat.

Menurut Dr. Alex Teo, Director of Research Development and Scientific Affairs, Asia Pacific, Herbalife, gaya hidup masyarakat di wilayah APAC kini semakin rentan terhadap risiko diabetes. Urbanisasi yang cepat, jadwal kerja panjang, tingkat stres tinggi, serta kebiasaan konsumsi makanan cepat saji menyebabkan pola makan tidak sehat dan kurang aktivitas fisik. “Banyak orang memilih camilan manis untuk meredakan stres, padahal kebiasaan ini justru memperparah risiko diabetes,” ujar Teo.

Fenomena serupa juga terlihat pada anak-anak. Peningkatan angka obesitas di usia muda dapat menjadi awal munculnya berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes tipe 2. Di Indonesia sendiri, menurut data International Diabetes Federation (IDF) 2024, ada sekitar 20,4 juta penduduk yang hidup dengan diabetes — menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah penderita tertinggi di dunia, dengan prevalensi mencapai 11,3%.

Menariknya, tidak semua penderita diabetes memiliki berat badan berlebih. Sebagian tampak kurus dari luar, tetapi menyimpan lemak berlebih di dalam tubuh — kondisi yang dikenal sebagai TOFI (thin outside, fat inside). Pola makan rendah protein dan kurang gerak sering kali menjadi pemicunya. Diabetes tipe 2 juga kerap tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa kadar gula darahnya sudah tinggi.

“Masalah diabesity — kombinasi diabetes dan obesitas — bisa dicegah sejak dini dengan memperbaiki pola makan dan meningkatkan aktivitas fisik. Perubahan kecil yang konsisten dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan risiko diabetes,” jelas Teo.

Pola Makan Seimbang untuk Kendali Gula Darah

Asupan makanan berperan besar dalam menjaga kadar gula darah. Makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti roti putih, kue manis, dan minuman bergula dapat memicu lonjakan gula darah. Mengurangi konsumsi minuman manis seperti boba membantu menurunkan asupan kalori berlebih. Bola tapioka pada minuman tersebut memiliki indeks glikemik tinggi dan bisa memperburuk kontrol gula darah.

Sebaliknya, konsumsi biji-bijian utuh, buah, serta sayuran kaya serat dapat membantu menstabilkan kadar gula dan meningkatkan rasa kenyang. “Fokus pada makanan utuh yang bernutrisi seimbang dapat memperbaiki fungsi metabolik sekaligus menjaga berat badan ideal,” tambah Teo.

Nutrisi dan Suplemen yang Mendukung

Beberapa nutrisi penting juga membantu pengelolaan berat badan dan metabolisme tubuh, seperti protein, omega-3, dan magnesium. Protein membantu menekan nafsu makan dan meningkatkan metabolisme. Asam lemak omega-3, yang banyak ditemukan pada ikan laut seperti salmon, berperan dalam mengurangi peradangan dan memperbaiki sensitivitas insulin. Sementara magnesium membantu mengatur kadar gula darah dan tekanan darah, serta menjaga fungsi otot tetap optimal.

Aktivitas Fisik dan Keseimbangan Hidup

Olahraga rutin juga menjadi kunci pencegahan diabetes. Aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu menjaga berat badan. Bagi yang memiliki jadwal padat, aktivitas ringan seperti berjalan kaki setelah makan atau melakukan peregangan di tempat kerja sudah cukup membantu menjaga kestabilan gula darah.

Selain itu, tidur yang cukup dan pengelolaan stres juga penting. Stres kronis dapat mengacaukan hormon dan meningkatkan kadar gula darah. Meditasi, latihan pernapasan, dan waktu istirahat yang cukup terbukti membantu menstabilkan metabolisme.

“Menjalani hidup sehat memang tidak selalu mudah di tengah kesibukan. Tapi langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten bisa memberikan dampak besar untuk kesehatan jangka panjang,” tutup Dr. Alex Teo.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
download lava firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: APACcobisnis.comherbalifeKasus diabetespenderita diabetes

Related Posts

Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

Vietnam Bawa Modal Juara ke FIFA ASEAN Cup

by Desti Dwi Natasya
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas Vietnam tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu (23/9/2026) untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026 yang...

Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

iPhone 18 Pro 1TB Pakai Memori QLC

by Desti Dwi Natasya
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max menawarkan kapasitas penyimpanan hingga 2TB, tetapi pengujian terbaru menemukan...

Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

Ibu Hamil Melahirkan di Dalam KRL

by Desti Dwi Natasya
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang penumpang wanita yang sedang hamil tua melahirkan di dalam Commuter Line Nomor 1689 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang...

Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

by Desti Dwi Natasya
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Majelis hakim Pengadilan Tinggi Jakarta mengabulkan sebagian permohonan banding Nadiem Anwar Makarim dalam perkara korupsi pengadaan laptop...

Komisi II DPR: Ombudsman Berwenang Sidak Lapas Cibinong

Komisi II DPR: Ombudsman Berwenang Sidak Lapas Cibinong

by Hidayat Taufik
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf menyoroti tindakan petugas Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, yang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jamkrindo Perkuat Penjaminan UMKM di Jawa Barat

Jamkrindo Perkuat Penjaminan UMKM di Jawa Barat

September 23, 2026
Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

September 23, 2026
Teh Panas - pexels/freestocks.org

Es Teh atau Teh Panas, Mana yang Mengandung Lebih Banyak Antioskidan?

September 23, 2026
Sudaryono Bakal Siapkan Aplikasi Rating untuk Menilai Layanan MBG

Sudaryono Bakal Siapkan Aplikasi Rating untuk Menilai Layanan MBG

September 23, 2026
Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

Vietnam Bawa Modal Juara ke FIFA ASEAN Cup

September 24, 2026
Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

iPhone 18 Pro 1TB Pakai Memori QLC

September 24, 2026
Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

Vinicius Belum Tajam, Ancelotti Tetap Percaya

September 24, 2026
Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

Ibu Hamil Melahirkan di Dalam KRL

September 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved