• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, November 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kenapa Tubuh Bisa Mengalami Alergi?

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
September 10, 2026
in Lifestyle
0
Alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh salah mengenali alergen sebagai zat berbahaya. Kenali penyebab, gejala, dan cara mencegahnya.

Alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh salah mengenali alergen sebagai zat berbahaya. Kenali penyebab, gejala, dan cara mencegahnya.

JAKARTA, Cobisnis.com – Udang, kerang, dan ikan menjadi makanan favorit banyak orang, tetapi sebagian orang harus menghindarinya karena dapat memicu reaksi alergi.

Dikutip dari kanal YouTube Ini Kata Dokter, Kamis (10/9/2026), alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh mengalami hipersensitivitas terhadap zat yang sebenarnya tidak berbahaya bagi sebagian orang.

Orang yang memiliki kecenderungan mengalami alergi disebut atopi, sedangkan zat yang dapat memicu reaksi alergi disebut alergen.

Beberapa contoh alergen antara lain kacang-kacangan, udang, kerang, telur, susu sapi, obat-obatan terutama antibiotik, tungau debu, serbuk sari, sengatan lebah, lateks, serta bulu atau rambut hewan peliharaan.

Alergen dapat masuk ke dalam tubuh melalui udara yang dihirup lewat hidung dan mulut maupun melalui kontak dengan kulit.

Risiko seseorang mengalami alergi juga dapat meningkat jika memiliki anggota keluarga dengan riwayat atopi seperti alergi atau asma.

Seseorang disebut memiliki risiko sekitar tujuh kali lebih besar mengalami alergi apabila kedua orang tua atau saudaranya memiliki riwayat atopi.

Alergi dapat muncul sejak masa kanak-kanak maupun baru terjadi ketika seseorang sudah dewasa.

Proses alergi bermula dari fase sensitisasi ketika tubuh pertama kali terpapar alergen, misalnya udang.

Pada tahap tersebut, sistem kekebalan tubuh salah mengenali alergen yang sebenarnya tidak berbahaya sebagai zat yang dapat membahayakan tubuh.

Tubuh kemudian membentuk antibodi khusus terhadap alergen tersebut yang akan terbawa melalui aliran darah dan menempel di sejumlah bagian tubuh seperti hidung, tenggorokan, saluran pencernaan, dan kulit.

Pada fase sensitisasi ini, tubuh biasanya belum menunjukkan gejala alergi.

Reaksi dapat muncul ketika tubuh kembali terpapar alergen yang sama dalam jumlah tertentu karena alergen tersebut akan berikatan dengan antibodi khusus yang sebelumnya terbentuk.

Proses tersebut kemudian memicu pelepasan berbagai senyawa kimia yang dapat merusak jaringan di sekitarnya sehingga menimbulkan reaksi alergi.

Gejala alergi dapat berbeda bergantung pada bagian tubuh yang mengalami reaksi.

Pada kulit, alergi dapat menyebabkan ruam hingga biduran atau urtikaria, sedangkan pada mata dapat menimbulkan kemerahan dan rasa gatal.

Sementara pada saluran pernapasan, reaksi alergi dapat menyebabkan bersin, hidung tersumbat, pilek, batuk, hingga sesak napas.

Salah satu cara utama mencegah alergi adalah menghindari kontak dengan alergen yang dapat memicu reaksi.

Menjaga kebersihan lingkungan juga penting dilakukan agar paparan debu yang dapat memicu alergi dapat diminimalkan.

Bagi orang yang memiliki riwayat alergi, penggunaan kasur atau bantal berbahan busa juga dapat menjadi pilihan untuk mengurangi paparan pemicu tertentu.

Suhu dingin dan kelembapan rendah juga sebaiknya dihindari karena dapat membuat lapisan mukosa saluran pernapasan menjadi kering, menyebabkan penyempitan saluran napas, dan memicu respons berlebihan pada saluran pernapasan.

Bagi orang yang memiliki riwayat rinitis alergi, terapi irigasi hidung dapat dicoba untuk membantu menangani keluhan.

Reaksi alergi dapat muncul dalam tingkat ringan hingga berat sehingga penanganannya perlu disesuaikan dengan kondisi yang dialami.

Jika gejala alergi muncul, obat seperti antihistamin dapat digunakan untuk membantu meredakan gejala sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Namun, reaksi alergi berat yang mengancam nyawa atau dikenal sebagai syok anafilaksis membutuhkan pertolongan medis segera.

Gejalanya dapat berupa ruam di seluruh tubuh, sesak napas, pusing, tekanan darah rendah, hingga pingsan.

Jika mengalami gejala tersebut, segera datangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
download lava firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: alergenAlergiAlergi Makanananafilaksiscobisnis.comgejala alergipenyebab alergi

Related Posts

Dahnil Sebut Masyarakat Nonmuslim Bisa Menjadi Petugas Haji

Dahnil Sebut Masyarakat Nonmuslim Bisa Menjadi Petugas Haji

by Hidayat Taufik
November 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengusulkan pelibatan masyarakat dari berbagai agama untuk mendukung pelayanan...

Deklarasi Mahasiswa Jadi Polemik, Polda Metro Jaya Sampaikan Permintaan Maaf

Deklarasi Mahasiswa Jadi Polemik, Polda Metro Jaya Sampaikan Permintaan Maaf

by Hidayat Taufik
November 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polda Metro Jaya menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait polemik yang berkembang setelah pelaksanaan Deklarasi Sumpah Pemuda...

Massa Ormas Kembali Geruduk Kawasan Pabrik BYD Subang

Massa Ormas Kembali Geruduk Kawasan Pabrik BYD Subang

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pabrik kendaraan listrik BYD di Subang, Jawa Barat, kembali didatangi sekelompok massa yang diduga berasal dari organisasi...

Ikan Asli Indonesia Ini Disebut Ungguli Salmon dalam Kandungan Omega-3

Ikan Asli Indonesia Ini Disebut Ungguli Salmon dalam Kandungan Omega-3

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia memiliki beragam jenis ikan yang kaya akan nutrisi, salah satunya ikan sidat. Hewan air dengan bentuk...

Veda Ega Start Kedelapan Usai Kualifikasi Moto3 Malaysia 2026

Veda Ega Start Kedelapan Usai Kualifikasi Moto3 Malaysia 2026

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Veda Ega Pratama akan mengawali balapan Moto3 Malaysia 2026 dari urutan kedelapan. Sementara posisi terdepan atau pole...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Seller COD Terancam Boncos! Paket Gagal Kirim Tak Kunjung Kembali

Seller COD Terancam Boncos! Paket Gagal Kirim Tak Kunjung Kembali

October 30, 2026
BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

October 30, 2026
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

Jisoo BLACKPINK Rilis ADDICTED, Ini Makna di Balik Lagunya

October 30, 2026
Ikan Asli Indonesia Ini Disebut Ungguli Salmon dalam Kandungan Omega-3

Ikan Asli Indonesia Ini Disebut Ungguli Salmon dalam Kandungan Omega-3

October 31, 2026
Dahnil Sebut Masyarakat Nonmuslim Bisa Menjadi Petugas Haji

Dahnil Sebut Masyarakat Nonmuslim Bisa Menjadi Petugas Haji

November 1, 2026
Deklarasi Mahasiswa Jadi Polemik, Polda Metro Jaya Sampaikan Permintaan Maaf

Deklarasi Mahasiswa Jadi Polemik, Polda Metro Jaya Sampaikan Permintaan Maaf

November 1, 2026
Apple Luncurkan MacBook Pro Layar Sentuh Pertama, Ini Spesifikasinya

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, Resmi Jabat Posisi CEO

October 31, 2026
Grand Final Axis Nation Cup 2026

Grand Final Axis Nation Cup 2026

October 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved