• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Kenapa Ikan Nila Jadi Hama di Jepang? Ini Masalah Besarnya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 16, 2025
in Nasional
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jepang semakin serius menangani penyebaran ikan nila yang kini dianggap sebagai hama perairan. Status itu muncul karena nila berkembang terlalu cepat dan mengganggu keseimbangan ekosistem, terutama di danau dan sungai yang jadi habitat ikan asli Jepang.

Pakar lingkungan menyebut ikan nila bukan spesies lokal, sehingga keberadaannya otomatis menekan populasi ikan asli seperti ayu dan funa. Nila memiliki kemampuan bertahan hidup yang lebih tinggi dibanding ikan lokal, membuat kompetisi makanan tidak lagi seimbang.

Selain itu, nila dikenal sebagai ikan yang makan hampir apa saja, mulai dari tanaman air sampai telur ikan lain. Pola makan yang agresif ini mempercepat penurunan populasi ikan lokal yang sudah sensitif terhadap perubahan lingkungan.

Di beberapa wilayah Jepang, nila berkembang sepanjang tahun tanpa musim tertentu. Laju reproduksi yang cepat membuat jumlahnya melonjak dalam waktu singkat, sehingga sulit dikendalikan oleh otoritas setempat.

Dampak lain yang menonjol adalah kerusakan habitat. Saat mencari makan, nila mengaduk dasar sungai dan danau sehingga air menjadi keruh. Air yang keruh membuat cahaya matahari sulit menembus, dan tanaman air pun kesulitan tumbuh.

Masalah ekologis ini berdampak langsung pada sektor ekonomi, terutama perikanan kecil. Nelayan melaporkan hasil tangkapan ikan lokal menurun karena nila mendominasi perairan dan memicu perubahan rantai makanan.

Beberapa daerah bahkan menghabiskan anggaran tambahan untuk memantau dan mengendalikan penyebaran nila. Biaya ini menjadi beban baru bagi pemerintah daerah yang sudah menghadapi persoalan lingkungan lain seperti pemanasan air dan polusi.

Tekanan terhadap spesies lokal membuat beberapa komunitas memulai kampanye edukasi agar masyarakat tidak melepaskan ikan nila ke perairan umum. Pemerintah juga memperketat aturan pelepasan spesies non-lokal untuk mencegah masalah serupa di masa depan.

Sejumlah peneliti menilai bahwa invasi nila bisa menjadi peringatan lebih besar soal sensitifnya ekosistem Jepang. Negara itu bergantung pada keanekaragaman hayati air tawar untuk wisata, kuliner, dan kebudayaan.

Dengan kondisi yang terus berubah, Jepang menghadapi tantangan serius dalam menjaga ekosistem perairan tetap stabil. Invasi nila memperlihatkan betapa rapuhnya keseimbangan tersebut ketika spesies asing berkembang tanpa kendali.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download samsung firmware
Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: CobisnisEkosistemIkan NilajepanglingkunganPebisnismuda

Related Posts

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, dipastikan tidak bisa menurunkan dua pemain kunci pada ajang FIFA Series...

Purbaya Pastikan Dana Program Makan Bergizi Tetap Jalan dan Efektif

Utang 2025 Rp736,3 T, Purbaya Sebut Hampir Sentuh Target APBN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Keuangan mencatat penarikan pembiayaan utang sebesar Rp 736,3 triliun sepanjang tahun 2025. Realisasi ini setara 94,9...

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Insomnia masih menjadi masalah umum yang dialami banyak orang, terutama di tengah rutinitas harian yang padat dan...

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pandangan soal telur sebagai pemicu kolesterol tinggi perlahan berubah. Berbagai riset terbaru menunjukkan, telur justru bisa menjadi...

Terlalu Sering Konsumsi Gula, Otak Bisa Kena Efek Serius

Terlalu Sering Konsumsi Gula, Otak Bisa Kena Efek Serius

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konsumsi makanan dan minuman manis yang tinggi gula disebut berpotensi merusak fungsi otak jika dilakukan terus-menerus. Kebiasaan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

January 9, 2026
Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

January 9, 2026
Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

January 9, 2026
Raih Penghargaan IMHA, DADA Tbk Tegaskan Komitmen pada Kualitas dan Nilai Investasi

Raih Penghargaan IMHA, DADA Tbk Tegaskan Komitmen pada Kualitas dan Nilai Investasi

January 9, 2026
Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

January 9, 2026
Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

January 9, 2026
Purbaya Pastikan Dana Program Makan Bergizi Tetap Jalan dan Efektif

Utang 2025 Rp736,3 T, Purbaya Sebut Hampir Sentuh Target APBN

January 9, 2026
Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

January 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved