• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Kenapa Burung Unta Makan Batu? Fakta Unik yang Jarang Dibahas

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
November 24, 2025
in Humaniora
0
Kenapa Burung Unta Makan Batu? Fakta Unik yang Jarang Dibahas

JAKARTA, Cobisnis.com – Burung unta sering disebut sebagai hewan eksotis dengan ukuran tubuh besar dan kemampuan berlari super cepat. Tapi ada satu fakta menarik yang sering bikin orang heran: burung ini ternyata makan batu kecil. Sekilas memang terlihat aneh, tetapi perilaku ini sepenuhnya alami dan punya fungsi penting bagi kelangsungan hidup mereka.

Tidak seperti manusia atau beberapa hewan lainnya, burung unta tidak memiliki gigi. Itu artinya mereka tidak bisa mengunyah makanan sebelum menelannya. Padahal, makanan mereka cukup keras, mulai dari biji-bijian, tumbuhan kering, bahkan kadang potongan kecil serangga. Karena tidak bisa menghancurkan makanan di mulut, mereka membutuhkan bantuan dari luar—dan di sinilah batu berperan.

Batu kecil yang mereka telan disebut gastrolith. Batu-batu ini akan masuk ke dalam gizzard (perut kedua pada burung), tempat makanan digiling hingga halus. Proses ini mirip dengan fungsi gigi pada manusia. Ketika batu-batu itu bergesekan dengan makanan di dalam gizzard, makanan jadi lebih mudah dicerna dan nutrisinya bisa diserap oleh tubuh dengan optimal.

Selain membantu mencerna makanan keras, gastrolith juga meningkatkan efisiensi proses pencernaan. Burung unta bisa mendapatkan lebih banyak energi dari makanan yang mereka konsumsi tanpa harus menghabiskan tenaga ekstra. Ini sangat penting bagi hewan yang hidup di habitat kering, di mana sumber makanan bisa terbatas.

Menelan batu bukan hanya dilakukan oleh burung unta, tapi juga oleh banyak spesies burung lain seperti ayam, merpati, hingga kalkun. Bahkan beberapa dinosaurus dulu juga melakukan hal yang sama. Ini menunjukkan bahwa perilaku ini adalah adaptasi alami yang sudah berlangsung sejak jutaan tahun lalu.

Meski terdengar sederhana, keberadaan batu dalam sistem pencernaan burung unta benar-benar vital. Tanpa gastrolith, mereka akan kesulitan memproses makanan dan mendapatkan nutrisi yang cukup. Jadi ketika melihat burung unta “makan batu”, itu bukan kesalahan atau gangguan perilaku—melainkan bagian dari mekanisme biologis yang sangat cerdas.

Pada akhirnya, kebiasaan makan batu ini menggambarkan betapa menakjubkannya adaptasi alam. Setiap makhluk punya caranya sendiri untuk bertahan hidup, dan bagi burung unta, batu kecil justru menjadi alat bantu pencernaan yang paling efektif.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: Burung untaBurung unta makan batucobisnis.comhewan eksotis

Related Posts

: Park Shin Hye dan Choi Tae Joon

Park Shin Hye Melahirkan Anak Kedua

by Desti Dwi Natasya
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pasangan aktor Park Shin Hye dan Choi Tae Joon tengah berbahagia setelah menyambut kelahiran anak kedua mereka....

Tim renang Indonesia lolos final nomor 4x100m medley relay Asian Games 2026. Erick Thohir meminta perenang tampil maksimal dan membidik emas.

Tim Renang Indonesia Tembus Final Asian Games

by Desti Dwi Natasya
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tim renang Indonesia berhasil melaju ke final nomor men’s 4x100m medley relay Asian Games 2026 yang berlangsung...

Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.

Produk Lokal Kurasi Kemendag Hadir di Platform Digital

by Rizki Meirino
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan Pilihan BuSan, produk lokal yang dikurasi langsung...

ASABRI menyalurkan dukungan pendidikan Rp98 juta kepada 28 anak peserta berprestasi melalui Program GENERASI 2026.

ASABRI Salurkan Rp98 Juta untuk Pendidikan

by Rizki Meirino
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT ASABRI (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan manfaat bagi peserta dan keluarga melalui Program Tanggung Jawab...

Mitsubishi kembali memasarkan L200 di Eropa dan Inggris setelah lima tahun absen, dengan mesin diesel biturbo 2,4 liter dan pilihan 4WD.

Mitsubishi L200 Kembali ke Pasar Eropa

by Desti Dwi Natasya
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mitsubishi kembali membawa pikap L200 ke pasar Eropa dan Inggris setelah lima tahun absen. Model yang menjadi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jantung Sehat hingga Tingkat Seluler, Mengapa Mitokondria Penting?

Jantung Sehat hingga Tingkat Seluler, Mengapa Mitokondria Penting?

September 22, 2026
Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

Waduh, Syarat Pendidikan Gibran Dipersoalkan, Status Wapres Dipertanyakan

September 22, 2026
IFG Life Bayarkan Klaim Rp9,4 Triliun

IFG Life Bayarkan Klaim Rp9,4 Triliun

September 21, 2026
Kasihan, Manajer Kopdes Masih Nganggur Kena PHP

Kasihan, Manajer Kopdes Masih Nganggur Kena PHP

September 22, 2026
Minyak Dunia Tembus US$104, Mendag Khawatir Surplus Dagang Tergerus

Minyak Dunia Tembus US$104, Mendag Khawatir Surplus Dagang Tergerus

September 22, 2026
: Park Shin Hye dan Choi Tae Joon

Park Shin Hye Melahirkan Anak Kedua

September 22, 2026
Tim renang Indonesia lolos final nomor 4x100m medley relay Asian Games 2026. Erick Thohir meminta perenang tampil maksimal dan membidik emas.

Tim Renang Indonesia Tembus Final Asian Games

September 22, 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.

Produk Lokal Kurasi Kemendag Hadir di Platform Digital

September 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved