• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kemenko PM Dorong Standar Nasional Pemberdayaan Usaha Lewat Program “Berdaya Bersama”

Dwi Natasya by Dwi Natasya
December 18, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Kemenko PM Dorong Standar Nasional Pemberdayaan Usaha Lewat Program “Berdaya Bersama”

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) menyelenggarakan Uji Publik Pedoman Standardisasi Pelatihan dan Pendampingan Usaha Masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas dan keseragaman program pemberdayaan ekonomi di tingkat nasional.

Uji publik tersebut dilaksanakan di Kampus Cikini, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, Kamis (18/12), sebagai bagian dari upaya Kemenko PM dalam menjawab tantangan fragmentasi program pemberdayaan yang selama ini tersebar di berbagai kementerian, lembaga, dan daerah. Program ini ditujukan untuk memberikan layanan pemberdayaan yang lebih terukur dan berdampak, khususnya bagi UMKM, pelaku ekonomi kreatif, koperasi, serta Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, menjelaskan bahwa penyusunan standar nasional ini dilakukan melalui kolaborasi intensif bersama FIA UI. Dari kerja sama tersebut, telah dihasilkan empat produk utama yang kini memasuki tahap uji publik.

Empat produk tersebut meliputi Naskah Akademik Standardisasi Program Pelatihan dan Pendampingan, Pedoman Standardisasi Pelatihan dan Pendampingan Usaha Masyarakat, Draf Keputusan Menteri terkait pedoman standardisasi, serta 13 Modul Pelatihan dan Pendampingan Usaha Masyarakat. Modul-modul tersebut mencakup modul umum, kewirausahaan lanjutan, hingga modul sektor prioritas, termasuk pembentukan kelembagaan dan komunitas.

“Melalui uji publik ini, kami membuka ruang seluas-luasnya untuk mendapatkan masukan yang kritis dan konstruktif agar standar pemberdayaan ekonomi masyarakat benar-benar relevan dan aplikatif di tingkat nasional,” ujar Leontinus.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan Kemenko PM, Trukan Sri Bahukeling, menegaskan bahwa keempat produk tersebut menjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan pelatihan dan pendampingan usaha masyarakat di seluruh Indonesia. Menurutnya, dokumen-dokumen tersebut tidak hanya bersifat administratif, melainkan menjadi kerangka kerja untuk menjamin mutu dan dampak program pemberdayaan.

“Naskah Akademik memberikan dasar ilmiah yang kuat, sedangkan pedoman dan modul menjadi instrumen operasional di lapangan. Karena itu, kami melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam uji publik ini,” jelas Trukan.

Uji publik dihadiri oleh perwakilan akademisi, asosiasi usaha masyarakat, komunitas, pelatih tersertifikasi, industri pelatihan dan pendampingan, perbankan, media, pelaku UMKM, koperasi, ekonomi kreatif, hingga unsur masyarakat sipil. Seluruh masukan yang dihimpun akan digunakan untuk penyempurnaan akhir Pedoman Standardisasi dan Modul Pelatihan Berdaya Bersama.

Trukan menambahkan bahwa pedoman ini tidak dimaksudkan untuk menyeragamkan seluruh pendekatan pelatihan, melainkan menetapkan rambu mutu dasar agar setiap program mampu menghasilkan pembelajaran yang aplikatif dan berdampak nyata bagi penerima manfaat.

Dengan pendekatan partisipatif, Kemenko PM memastikan Pedoman dan Modul Berdaya Bersama akan responsif terhadap kondisi lapangan dan siap diterapkan secara nasional.

Menjawab Tantangan Fragmentasi Program

Leontinus mengungkapkan bahwa selama ini program pemberdayaan ekonomi masyarakat, baik di tingkat pusat maupun daerah, masih menghadapi persoalan fragmentasi dan belum memiliki standar implementasi yang jelas. Data menunjukkan bahwa program pemberdayaan paling banyak menyasar UMKM sebesar 45 persen, diikuti koperasi 25 persen, ekonomi kreatif 20 persen, dan sektor lainnya 10 persen.

Selain itu, hampir 30 persen program pelatihan dan pendampingan dilaksanakan di lokasi yang sama, dengan mayoritas berbentuk workshop singkat selama satu hingga dua hari sebesar 67 persen. Sementara itu, mentoring jangka menengah hanya mencapai 18 persen dan coaching intensif sekitar 10 persen.

“Variasi model dan modul pelatihan yang sangat beragam menyebabkan hasil program belum sepenuhnya menjawab kebutuhan penerima manfaat,” kata Leontinus.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kemenko PM menggagas program “Berdaya Bersama” sebagai bagian dari flagship “Perintis Berdaya”. Program ini menjadi instrumen kebijakan untuk menyatukan dan menstandarisasi pelatihan serta pendampingan usaha masyarakat, sekaligus memperkuat tata kelola pemberdayaan ekonomi nasional.

“Berdaya Bersama mencerminkan kehadiran negara melalui program yang koheren, terukur, dan berdampak nyata dari hulu ke hilir. Standar kompetensi dan indikator keberhasilan harus selaras, siapa pun penyelenggara pelatihannya,” tutup Leontinus.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
download intex firmware
Download WordPress Themes
online free course
Tags: Berdaya Bersamacobisnis.comFIA UIKemenko PMStandar Nasional Pemberdayaan Usaha

Related Posts

Badan Geologi dan BMKG Akan Diintegrasikan Prabowo, Apa Bedanya?

Badan Geologi dan BMKG Akan Diintegrasikan Prabowo, Apa Bedanya?

by Hidayat Taufik
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Prabowo Subianto membuka wacana untuk mempererat koordinasi antara Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral...

BSU Cair, Penerima Utamakan Kebutuhan Pokok, Sisihkan untuk Parfum

BSU Cair, Penerima Utamakan Kebutuhan Pokok, Sisihkan untuk Parfum

by Hidayat Taufik
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dana Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600.000 tidak seluruhnya dipakai penerima untuk memenuhi kebutuhan pokok. Meski makanan...

Mengulik “Islam Ala Prabowo” Buku Ini Sebenarnya Bahas Apa?

Mengulik “Islam Ala Prabowo” Buku Ini Sebenarnya Bahas Apa?

by Hidayat Taufik
September 8, 2026
0

​JAKARTA, Cobisnis.com - Buku Islam Ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam menjadi perhatian publik setelah judulnya ramai beredar...

CapCut World Singapore mempertemukan lebih dari 300 kreator dan memperkenalkan inovasi AI serta fitur baru untuk mendukung proses kreatif.

CapCut Rayakan Pertumbuhan Komunitas di Singapura

by Rizki Meirino
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - CapCut merayakan pertumbuhan komunitas kreatornya melalui gelaran perdana CapCut World untuk kawasan Asia Tenggara yang berlangsung di...

Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

by Hidayat Taufik
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Austria mulai menerapkan ketentuan yang membatasi penggunaan hijab di lingkungan pendidikan. Aturan tersebut ditujukan kepada siswi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

September 2, 2026
Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

September 6, 2026
MBG Berjalan 1,5 Tahun Evaluasi Program Dinilai Tak Bisa Ditunda

MBG Berjalan 1,5 Tahun Evaluasi Program Dinilai Tak Bisa Ditunda

September 7, 2026
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi dan berstatus Level III Siaga. Pakar menjelaskan apakah aktivitas vulkanik dapat memicu gempa megathrust Selat Sunda.

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Picu Megathrust?

September 7, 2026
Badan Geologi dan BMKG Akan Diintegrasikan Prabowo, Apa Bedanya?

Badan Geologi dan BMKG Akan Diintegrasikan Prabowo, Apa Bedanya?

September 8, 2026
BSU Cair, Penerima Utamakan Kebutuhan Pokok, Sisihkan untuk Parfum

BSU Cair, Penerima Utamakan Kebutuhan Pokok, Sisihkan untuk Parfum

September 8, 2026
Mengulik “Islam Ala Prabowo” Buku Ini Sebenarnya Bahas Apa?

Mengulik “Islam Ala Prabowo” Buku Ini Sebenarnya Bahas Apa?

September 8, 2026
CapCut World Singapore mempertemukan lebih dari 300 kreator dan memperkenalkan inovasi AI serta fitur baru untuk mendukung proses kreatif.

CapCut Rayakan Pertumbuhan Komunitas di Singapura

September 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved