• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kebijakan Trump Picu Ketidakpastian, Perusahaan AS Rem Perekrutan Meski Ekonomi Kuat

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
November 24, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Kebijakan Trump Picu Ketidakpastian, Perusahaan AS Rem Perekrutan Meski Ekonomi Kuat

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah ketidakwajaran dalam perekonomian Amerika Serikat mulai terlihat dan membuat para pejabat Federal Reserve waspada. Perusahaan-perusahaan AS secara signifikan memperlambat perekrutan tahun ini, ragu berinvestasi tanpa mengetahui dampak penuh dari kebijakan ekonomi besar-besaran Presiden Donald Trump.

Ekonomi AS kehilangan lapangan kerja pada Juni dan Agustus, sementara rata-rata pertumbuhan pekerjaan dalam tiga bulan yang berakhir pada September hanya sekitar 62.000. Namun di sisi lain, produktivitas pekerja tetap tinggi dan pertumbuhan PDB tetap kuat.

Kesenjangan antara ekonomi yang berkembang dan pasar tenaga kerja yang melemah ini menjadi teka-teki besar bagi The Fed, membuat pengambilan keputusan suku bunga semakin rumit. Dalam risalah pertemuan Oktober, pejabat Fed menyoroti tantangan dari kondisi ekonomi yang kuat namun penciptaan lapangan kerja lemah.

Seharusnya, PDB yang tumbuh, konsumsi kuat, serta investasi besar-besaran pada teknologi kecerdasan buatan (AI) mendorong perekrutan baru. Namun hal itu belum terjadi, bahkan dikhawatirkan tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Menurut ekonom Oxford Economics, Ryan Sweet, 2025 bisa menjadi tahun dengan ekspansi tanpa pertumbuhan lapangan kerja atau jobless expansion yang membuat Fed harus mencari cara mendorong perusahaan kembali merekrut pekerja.

Meski investasi pada teknologi dan perangkat pemrosesan informasi meningkat, banyak perusahaan justru mengurangi biaya lain, termasuk perekrutan. Kebijakan besar Trump di bidang perdagangan dan imigrasi sejak awal tahun juga memperlambat kondisi pasar tenaga kerja. Para ekonom meragukan apakah penurunan suku bunga bisa menahan dampak ketidakpastian kebijakan tersebut.

Tingginya produktivitas memang menjaga ekonomi tetap berkembang, tetapi tanpa penciptaan pekerjaan yang memadai, negara berada di posisi rentan. Jika pasar kerja melemah lebih jauh, risiko resesi meningkat.

Pejabat Fed seperti Christopher Waller menilai perbedaan antara pertumbuhan PDB dan pertumbuhan lapangan kerja sebagai “konflik” yang pasti akan menemukan titik temu apakah lewat pelemahan ekonomi atau pemulihan pasar tenaga kerja.

Sementara itu, Presiden Fed Dallas, Lorie Logan, menegaskan bahwa pemotongan suku bunga tambahan hanya mungkin dilakukan jika ada bukti jelas inflasi turun lebih cepat atau pasar tenaga kerja melemah lebih signifikan.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: cobisnis.comJoblessExpansionKebijakanMoneterPDBASTheFed

Related Posts

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta,...

MUI Tegaskan Alat Bantu Seks untuk Warga Binaan Hukumnya Haram

MUI Tegaskan Alat Bantu Seks untuk Warga Binaan Hukumnya Haram

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan penggunaan alat bantu seksual atau sex toy untuk menyalurkan kebutuhan biologis warga...

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebiasaan mendengkur saat tidur kerap dikaitkan dengan kondisi tidur yang nyenyak. Namun, dengkuran yang terdengar keras atau...

Video Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok Diselidiki, Dua Petugas Terseret

Video Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok Diselidiki, Dua Petugas Terseret

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Dugaan penyalahgunaan narkotika di Rutan Kelas I Depok tengah menjadi perhatian setelah sebuah rekaman video beredar di...

Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Saldi Isra Minta Semua Pihak Tenang

Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Saldi Isra Minta Semua Pihak Tenang

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyelesaikan seluruh rangkaian persidangan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang mempersoalkan syarat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

October 4, 2026
DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

October 4, 2026
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

October 4, 2026
Portugal memastikan tiket perempat final UEFA Nations League usai mengalahkan Norwegia, sementara Jerman ditahan Yunani.

Portugal Lolos, Jerman Masih Tertahan

October 5, 2026
Houthi mengklaim menyerang fasilitas Aramco di Riyadh dan Khurais dengan rudal serta drone hingga memicu kebakaran.

Houthi Klaim Serang Aramco di Riyadh

October 5, 2026
Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

October 5, 2026
Marc Marquez menang di GP Jepang 2026 dan memangkas jarak dengan Jorge Martin menjadi dua poin menjelang MotoGP Indonesia di Mandalika.

Marc Marquez Pangkas Jarak dari Jorge Martin

October 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved