• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Kasus Flu Burung H5N1 di Australia Melonjak, Otoritas Tingkatkan Kewaspadaan

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
July 29, 2026
in News
0
Kasus flu burung H5N1 di Australia terus bertambah dengan penyebaran lokal pada burung liar. Otoritas menyatakan belum ada infeksi pada unggas maupun risiko tinggi bagi manusia.

Kasus flu burung H5N1 di Australia terus bertambah dengan penyebaran lokal pada burung liar. Otoritas menyatakan belum ada infeksi pada unggas maupun risiko tinggi bagi manusia.

JAKARTA, Cobisnis.com – Australia kembali mencatat peningkatan kasus flu burung H5N1 setelah otoritas mengonfirmasi penyebaran lokal virus di populasi burung liar. Temuan terbaru ini memicu peningkatan kewaspadaan karena virus kini telah terdeteksi di empat negara bagian Australia.

Menteri Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Australia, Julie Collins, mengatakan penularan lokal terjadi di antara burung dara laut berjambul besar di Australia Selatan. Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan indikasi kematian massal satwa liar akibat penyebaran virus tersebut.

Pemerintah Australia menyebut belum ada kasus H5N1 yang terdeteksi pada industri unggas maupun sistem pertanian nasional. Otoritas juga menegaskan risiko penularan kepada masyarakat umum masih tergolong rendah sehingga tidak ada perubahan pada tingkat ancaman kesehatan manusia.

Data terbaru menunjukkan terdapat 27 deteksi H5 pada burung laut liar hingga 29 Juli 2026. Kasus tersebut tersebar di Australia Barat, Australia Selatan, New South Wales, dan Queensland.

Pemerintah bersama otoritas negara bagian meningkatkan pengawasan terhadap burung liar serta memperketat langkah biosekuriti di sektor peternakan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah virus menyebar ke populasi unggas komersial yang hingga kini masih bebas dari infeksi.

Julie Collins mengatakan pihaknya memperkirakan akan ada tambahan temuan H5N1 pada satwa liar seiring terjadinya penularan lokal. “While there remains no evidence of any mass mortalities at this point in time, we do expect, with this local transmission, that there will be further detections in Australian wildlife,” ujarnya.

Virus H5N1 yang sangat patogen telah menyebar secara global sejak 2021 dan menginfeksi berbagai spesies burung serta mamalia di sejumlah negara. Wabah tersebut juga berdampak pada peternakan unggas dan peternakan sapi perah di beberapa kawasan dunia, meski kasus pada manusia masih relatif terbatas.

Otoritas Australia mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh burung liar yang sakit atau mati dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang. Pemerintah menegaskan koordinasi nasional terus dilakukan untuk memperkuat pengawasan sekaligus menjaga industri unggas tetap terlindungi dari penyebaran virus H5N1.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download lava firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: australiabiosekuritiburung liarcobisnis.comflu burung H5N1H5N1 AustraliaKesehatanUnggas

Related Posts

Baca Buku 6 Menit, Apa Saja Manfaatnya bagi Tubuh?

Baca Buku 6 Menit, Apa Saja Manfaatnya bagi Tubuh?

by Hidayat Taufik
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Membaca buku bukan sekadar cara memperoleh informasi dan pengetahuan. Kebiasaan tersebut juga dikaitkan dengan berbagai manfaat bagi...

Indonesia Naik Satu Tingkat Usai FIFA ASEAN Cup

Indonesia Naik Satu Tingkat Usai FIFA ASEAN Cup

by Hidayat Taufik
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Posisi Timnas Indonesia dalam ranking FIFA mengalami kenaikan setelah menjalani dua pertandingan di FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam...

Sidang Gibran: KPU Disebut Tak Bisa Menolak SK Penyetaraan SMA

Sidang Gibran: KPU Disebut Tak Bisa Menolak SK Penyetaraan SMA

by Hidayat Taufik
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI periode 2007-2012, I Gusti Putu Artha, menyatakan KPU tidak dapat...

Nakhoda KM Virgo 8 Resmi Tersangka dan Ditahan

Nakhoda KM Virgo 8 Resmi Tersangka dan Ditahan

by Hidayat Taufik
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Polisi menetapkan Nakhoda KM Virgo Transport 8, Arief Yunianto, sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan kapal yang terbalik...

Hasil Pemeriksaan Sutrimo: Tak Ada Tanda Kekerasan dan Racun

Hasil Pemeriksaan Sutrimo: Tak Ada Tanda Kekerasan dan Racun

by Hidayat Taufik
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Pemeriksaan terhadap jenazah Sutrimo melalui proses ekshumasi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Sutrimo diketahui merupakan pria...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Perkuat Kehadiran di Industri Asuransi Syariah melalui PT AIA Syariah Insurance

AIA Perkuat Kehadiran di Industri Asuransi Syariah melalui PT AIA Syariah Insurance

September 30, 2026
Bank Mandiri Kucurkan KUR Senilai Rp29,53 Triliun hingga Agustus 2026, Sebanyak 64,48% Mengalir ke Sektor Produksi

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp29,53 Triliun

September 30, 2026
Minum Air Kemasan - pexels/ Mart Production

Penelitian: Bahaya Mikroplastik dalam Air Minum Kemasan, Bisa Masuk ke Aliran Darah

September 30, 2026
Polri Tindak Tegas Karhutla, 196 Orang Jadi Tersangka

Polri Tindak Tegas Karhutla, 196 Orang Jadi Tersangka

September 30, 2026
Baca Buku 6 Menit, Apa Saja Manfaatnya bagi Tubuh?

Baca Buku 6 Menit, Apa Saja Manfaatnya bagi Tubuh?

October 1, 2026
Harga Minyak Dunia Stabil di Awal Oktober, Brent Bertahan di US$98,15

Harga Minyak Dunia Stabil di Awal Oktober, Brent Bertahan di US$98,15

October 1, 2026
Pertamax Masih Rp15.950, Harga BBM Pertamina Tetap pada 1 Oktober

Pertamax Masih Rp15.950, Harga BBM Pertamina Tetap pada 1 Oktober

October 1, 2026
PM Qatar Kritik Serangan Gaza, Netanyahu Disebut Penjahat Perang

PM Qatar Kritik Serangan Gaza, Netanyahu Disebut Penjahat Perang

October 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved