JAKARTA, Cobisnis.com – Kapal feri MV June Aster terbakar di perairan lepas pantai Coron, Palawan, Filipina, pada Rabu malam, 9 September 2026. Insiden tersebut menewaskan lima orang dan membuat lebih dari 80 penumpang masih belum ditemukan.
Sebanyak 43 orang berhasil diselamatkan setelah kebakaran terjadi. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung untuk mencari penumpang yang belum ditemukan.
Juru bicara Coast Guard Filipina Noemie Cayabyab mengatakan manifes kapal mencatat 117 penumpang dan 17 awak kapal. Dengan jumlah korban selamat dan korban meninggal yang telah diketahui, lebih dari 80 orang masih dalam pencarian.
Rekaman yang dirilis Coast Guard Filipina memperlihatkan api melalap sejumlah bagian kapal. Petugas penyelamat juga terlihat mengevakuasi korban tewas dan memasukkan jenazah ke dalam kantong jenazah.
MV June Aster diketahui berangkat dari Baseco di Manila dengan tujuan Coron, Palawan. Kapal tersebut terbakar ketika berada di perairan lepas pantai wilayah Coron.
Jumlah korban dalam insiden tersebut masih dapat berubah. Noemie Cayabyab mengatakan proses pencarian yang terus berlangsung dapat memengaruhi data korban.
Tim penyelamat masih melakukan operasi untuk menemukan penumpang yang belum diketahui keberadaannya. Proses tersebut menjadi prioritas setelah puluhan orang berhasil dievakuasi dari kapal.
Kebakaran menyebabkan sejumlah bagian kapal dilalap api. Kondisi kapal dan lokasi kejadian menjadi bagian dari penanganan tim penyelamat di perairan Palawan.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran MV June Aster masih dalam penyelidikan. Pihak berwenang belum menyampaikan penyebab pasti yang memicu kebakaran tersebut.
Insiden ini menjadi perhatian karena jumlah orang yang masih belum ditemukan jauh lebih besar dibandingkan jumlah korban yang telah diselamatkan. Operasi pencarian dan penyelamatan akan menentukan perkembangan terbaru terkait jumlah korban.













