• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, July 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

KADIN Indonesia Gandeng PMI untuk Penuhi Kebutuhan Alat Plasma Konvalesen

Fathi by Fathi
August 4, 2021
in Nasional
0
KADIN Indonesia Gandeng PMI untuk Penuhi Kebutuhan Alat Plasma Konvalesen

JAKARTA, Cobisnis.com – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mengatasi pandemi Covid-19 di Tanah Air. Kedua organisasi ini melakukan penandatanganan nota kesepahaman, Rabu (4/8) siang secara virtual.

Rencananya, melalui kerja sama ini, KADIN Indonesia dan PMI akan saling membantu menyediakan kebutuhan dana, pendonor dan pendistribusian terkait plasma konvalesen.

Penandatanganan dilakukan Ketua Umum KADIN Indonesia Arsjad Rasjid dan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla dan dihadiri perwakilan KADIN Daerah dan PMI seluruh Indonesia serta beberapa pengurus teras PMI Pusat, di antaranya Sudirman Said dan Ferry Mursyidan Baldan.

Ketua Umum KADIN Indonesia Arsjad Rasjid mengungkapkan, melalui kolaborasi ini, dunia usaha, juga stakeholder terkait seperti PMI bisa membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19 di Tanah Air.

“Melalui ikhtiar ini, KADIN Indonesia bersama dunia usaha membantu mempercepat pemulihan kesehatan dan membangkitkan ekonomi. Kerja-kerja kemanusiaan ini, terkait dengan kebutuhan konvalesen bagi penderita Covid-19 yang terus meningkat. Tingginya kebutuhan itu harus didukung sarana dan prasarana, agar penyaluran lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Arsjad.

Saat ini, kata Arsjad, dia melihat operasional donor plasma konvalesen masih dilakukan secara manual, terutama di daerah-daerah, yang memang sarana prasarananya masih terbatas.

Padahal, sambung Arsjad, untuk melakukan proses plasma konvalesen itu, dibutuhkan alat Aferesis yang merupakan alat untuk menyaring semua komponen yang ada di darah.

“Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, KADIN Indonesia berharap dapat berpartisipasi aktif membantu PMI, misalnya dengan pengadaan alat Aferesis yang berfungsi memisahkan sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan konvalesen. Alat ini sangat dibutuhkan, terutama di daerah-daerah. Jadi, KADIN Indonesia akan merangkul mitra dan anggota KADIN untuk memberikan dan menggalang bantuan dana atau materi terkait kebutuhan plasma konvalesen,” harap Arsjad.

Sementara, Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla mengatakan sangat berterima kasih dan mengapresiasi langkah KADIN Indonesia yang menggandeng PMI untuk membantu pemerintah melawan pandemi.

“Melihat pengalaman 1,5 tahun, ada tiga peran atau stakeholder yang bisa dilakukan, yakni oleh masyarakat, pemerintah dan organisasi masyarakat seperti KADIN dan PMI,” ujar sosok yang biasa disapa JK ini.

Menurut JK, peran pertama dari masyarakat yakni menjalankan 3M (Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjauhi kerumunan). Lalu peran kedua dari pemerintah melalui intervensinya, mulai dari kebijakan 3T (Test, Tracing, Treatment), bantuan sosial, vaksinasi, logistik dan lainnya.

Terakhir, tambah JK, peran organisasi masyarakat seperti KADIN dan PMI yang membantu pemerintah dan masyarakat melalui donasi, imbauan agar masyarakat disiplin menjalankan 3M termasuk juga vaksinasi dan donor konvalesen.

Soal vaksinasi, JK juga mengapresiasi langkah KADIN Indonesia yang mendorong gerakan Vaksinasi Gotong Royong. Ia melihat, vaksinasi sangat penting untuk menciptakan herd immunity di masyarakat agar semua aktivitas bisa berjalan normal.

Menurutnya, saat ini dibutuhkan 400 juta suntikan, sementara baru mencapai 70 juta atau 17 persen dengan estimasi sekitar 250 sampai 300 ribu suntikan perhari. “Ïni jika tidak dibantu dengan Vaksinasi Gotong Royong KADIN Indonesia sangat sulit dan berat,” tambahnya.

Seperti diketahui, data dari PMI, saat ini ada 31 Unit Donor Darah (UDD) yang tersebar di seluruh Indonesia. Kebutuhan plasma konvalesen untuk terapi penderita Covid-19 cukup tinggi.

PMI mencatat, stok plasma konvalesen di jaringan PMI seluruh Indonesia hanya berkisar 100 hingga 150 kantong plasma sementara kebutuhan terhadap plasma konvalesen cukup tinggi.

Berdasarkan kalkulasi, PMI membutuhkan 1.000 donor plasma konvalesen per hari untuk memenuhi kebutuhan para penderita Covid-19. Saat ini rata-rata donor plasma konvalesen baru mencapai 600-an per hari dengan 81 alat Aferesis yang dimiliki.

Untuk memaksimalkan ketersediaan plasma konvalesen, PMI telah melayangkan surat kepada berbagai lembaga untuk menggerakkan donor plasma di lingkungan masing-masing.

“Älhamdulillah direspons oleh KADIN Indonesia. Target kita, dengan kerja sama ini bisa lebih dari 100 alat dan donor konvalesennya bisa tembuh 1000 perhari,” ujar JK.

Arsjad Rasjid dan JK berharap gerakan dapat mendorong semua pihak, terutama pelaku usaha untuk terus kolaborasi mempercepat penanganan pandemi Covid-19. Arsjad menjelaskan, kerja kemanusiaan ini merupakan bagian dari program besar KADIN Indonesia yang membuat gerakan perang melawan pandemi.

Selain kerja sama dengan PMI, KADIN Indonesia melakukan aksi-aksi lain melawan pandemi seperti membangun rumah oksigen, rumah sakit darurat dan vaksinasi.

“Intinya, KADIN Indonesia sebagai rumah dari pengusaha ingin menang perang lawan pandemi. Saat ini kami melangkah dengan landasan segitiga prinsip, yakni kesehatan, ekonomi dan sosial. Segitiga prinsip ini yang kami bawa ke pemerintah, kesehatan dipulihkan, ekonomi dibangkitkan dan aksi-aksi sosial digaungkan. Pandemi berakhir, Indonesia pasti akan maju dan masyarakat sejahtera,” pungkas Arsjad.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
download coolpad firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: Cobisniskadin indonesiaplasma konvalesenpmi

Related Posts

Prabowo Klaim Penghematan Rp300 Triliun dari Belanja Pemerintah Dialihkan untuk MBG

Prabowo Klaim Penghematan Rp300 Triliun dari Belanja Pemerintah Dialihkan untuk MBG

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti praktik penggelembungan harga dalam setiap pembelian yang dilakukan lembaga pemerintah. Ia menyebut...

MBG Masih Hadapi Tantangan di Daerah 3T, Purbaya Andalkan BUMDes dan UMKM

Purbaya Tanggapi Isu Kipas Angin Rp1,8 Triliun yang Dikaitkan dengan Program Kopdes

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui isu pengadaan 1,8 juta kipas angin senilai Rp1,8 triliun...

Manajemen KBS Buka Suara soal Pakan Satwa Usai Eks Dirut Jadi Tersangka Korupsi

Manajemen KBS Buka Suara soal Pakan Satwa Usai Eks Dirut Jadi Tersangka Korupsi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya atau PD TS KBS memastikan kondisi satwa tetap sehat dan...

BNI Tegaskan Komitmen Cegah Stunting demi Masa Depan Anak Indonesia

BNI Tegaskan Komitmen Cegah Stunting demi Masa Depan Anak Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat program pencegahan stunting melalui sejumlah inisiatif sosial sepanjang...

Janji Manis Sudaryono Pasca Dilantik Jadi Kepala BGN

Janji Manis Sudaryono Pasca Dilantik Jadi Kepala BGN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN Sudaryono menegaskan komitmennya membenahi tata kelola pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DPR Kritik Penahanan Febrie Tanpa Borgol dan Rompi Tahanan, Tegaskan Tak Boleh Ada Keistimewaan

DPR Kritik Penahanan Febrie Tanpa Borgol dan Rompi Tahanan, Tegaskan Tak Boleh Ada Keistimewaan

July 25, 2026
Laba Volkswagen Turun 10 Persen pada Kuartal II 2026, Persaingan China Jadi Tantangan

Kesepakatan Nuklir Arab Saudi-AS Soroti Risiko Perlombaan Senjata di Kawasan

July 25, 2026
Polisi Usut Kematian Satpam Waduk Jatiluhur yang Ditemukan Terborgol di Tepi Danau

Polisi Usut Kematian Satpam Waduk Jatiluhur yang Ditemukan Terborgol di Tepi Danau

July 25, 2026
Laba Volkswagen Turun 10 Persen pada Kuartal II 2026, Persaingan China Jadi Tantangan

Laba Volkswagen Turun 10 Persen pada Kuartal II 2026, Persaingan China Jadi Tantangan

July 25, 2026
Pendiri Amazon Jeff Bezos Jajaki Peluang Jadi Investor Liverpool

Pendiri Amazon Jeff Bezos Jajaki Peluang Jadi Investor Liverpool

July 26, 2026
Berjalan di Bawah Terik Matahari Bisa Lebih Berbahaya daripada Lari, Ini Kata Peneliti

Berjalan di Bawah Terik Matahari Bisa Lebih Berbahaya daripada Lari, Ini Kata Peneliti

July 26, 2026
BNI Tanam 258.000 Bibit Mangrove untuk Jaga Lingkungan dan Buka Peluang Usaha

BNI Tanam 258.000 Bibit Mangrove untuk Jaga Lingkungan dan Buka Peluang Usaha

July 26, 2026
Bali Kehilangan Predikat Pulau Terindah Asia-Pasifik, Koh Samui Jadi Nomor Satu

Bali Kehilangan Predikat Pulau Terindah Asia-Pasifik, Koh Samui Jadi Nomor Satu

July 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved