• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, November 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Jatuh Bangun Generasi Sandwich: Anak Driver Taxi, yang Lulus Cumlaude dan Kini Jadi Diaspora di Australia

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
June 30, 2025
in Lifestyle
0
Jatuh Bangun Generasi Sandwich: Anak Driver Taxi, yang Lulus Cumlaude dan Kini Jadi Diaspora di Australia

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia tidak pernah kekurangan anak muda inspiratif. Termasuk Bima Wicaksono, anak muda berusia 29 tahun asal Jakarta ini yang kini membangun hidup sebagai diaspora di Australia.

Bima merupakan satu dari 56 juta anak muda Indonesia yang menjadi generasi sandwich. Perjuangannya menjadi salah satu tulang punggung keluarganya ia mulai sejak ia SMP, di mana saat itu kondisi keuangan keluarganya yang sangat sulit.

Sejak ayahnya jatuh bangkrut dan beralih profesi menjadi driver taksi, Bima yang masih remaja pun memilih bekerja dan ikut mendukung ekonomi keluarganya.

Saat itu, anak pertama dari lima bersaudara ini berusaha bertahan dan melakukan berbagai hal dan profesi untuk mencukupi kebutuhan keluarganya, serta membiayai sekolahnya dan adik-adiknya. Mulai dari berjualan makanan di sekolah, jersey bola saat car free day, reseller alat kesehatan, hingga magang di salah satu startup teknologi terbesar di Indonesia setelah lulus SMK.

Namun, tidak satupun pengalaman tersebut ia sesali. Malah baginya, pengalaman tersebut menempanya hingga memiliki semangat juang yang tinggi dan tangguh menghadapi berbagai tantangan sejak ia muda.

Hidupnya mulai berubah sejak ia kuliah. Berkat kegigihannya bekerja, berorganisasi sambil berkuliah, ia mulai membangun fondasi hidupnya satu persatu, dan berbagai kesempatan pun muncul. Hingga pada akhirnya, ia berhasil lulus dari UPN Veteran Jakarta dengan predikat cumlaude, menjadikannya lulusan terbaik di fakultas dan jurusannya kala itu.

Tidak hanya itu, ia juga berhasil memenangkan berbagai kompetisi bisnis dan debat tingkat nasional, menjadi inisiator dan ketua di berbagai organisasi, yang akhirnya membuka banyak kesempatan dalam berkarir.

Namun, meskipun ceritanya terdengar hebat dan menginspirasi, tentunya beban yang dipikul sejak muda juga memberikan dampak kepada dirinya, termasuk secara mental.

Hampir Menyerah, Menemukan Kesempatan Kedua Memperingati bulan kesehatan mental pada bulan Juni, Bima pun membagikan pengalamannya berjuang pulih dari beban mental yang ia hadapi beberapa tahun lalu.

Seperti perumpamaan ‘lelaki tidak bercerita, namun beban dan luka ia jalani dalam diam’. Kondisi ini sempat semakin parah saat pandemi, di mana karena satu dan lain hal, ia harus sepenuhnya menanggung beban keuangan keluarganya.

Beban itu ia hadapi dengan berlapang dada, penuh jatuh bangun. Ada kalanya ia jatuh sakit dan merasa hampir menyerah.

Namun, daripada memilih untuk menyalahkan atau mengutuk keadaan, ia memilih untuk bangkit. Berkat dukungan orang terdekat serta didorong tekadnya untuk bangkit dan mengubah nasib keluarganya, perlahan tapi pasti, ia kembali menemukan kesempatan kedua dan membangun rasa percaya dirinya.

Baginya, menyerah bukan pilihan. Ia percaya, sebagai seseorang yang diandalkan adik-adik dan keluarganya, ia harus tetap kuat dan berdiri kokoh.

Ia pun mulai berkonsultasi ke tenaga profesional (psikolog), membangun kembali kesehatan mentalnya, serta mulai aktif berolahraga. Sejak aktif berolahraga, ia mampu mengatur pikirannya hingga lebih sehat dan hidupnya kembali terarah.

Perjuangannya tidak berhenti sampai disitu. Tahun 2023, ia mengambil langkah berani untuk mengadu nasib dan mulai lembaran baru di Australia dengan bekerja sebagai WHV (Working Holiday Visa), demi masa depan lebih baik untuk dirinya dan keluarga.

Kala itu, ia harus merendahkan hatinya dan memilih untuk mulai dari nol. Sebelumnya, ia telah memiliki karir yang cukup baik, dengan menjadi Associate Manager di salah satu perusahaan kreatif serta Manager di salah satu perusahaan retail di Ibukota.

Termasuk pula berbagai pencapaian dan rasa bangga menjadi predikat lulusan terbaik dan cumlaude harus ia ‘relakan’ dengan bekerja sebagai buruh kasar di Australia. Bahkan, banyak teman-temannya kala itu yang mempertanyakan dan meragukan pilihannya untuk memulai dari nol di Australia.

Namun, keputusan tersebut ia pilih demi kesempatan dan masa depan yang lebih baik baginya dan keluarga, untuk jangka panjang.

Sejak dua tahun terakhir, ia membangun karirnya dari nol. Ia sempat bekerja sebagai salah satu pekerja kasar di peternakan di Adelaide, Australia. Hidupnya tidak seindah dan semewah yang ia bayangkan. Adaptasi dengan lingkungan baru dan asing, jauh dari keluarga, membuatnya harus terus bertahan hidup. Ia pun semakin belajar mandiri dan membangun hidupnya dari awal.

Berkat kegigihannya, ia mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan dipercaya menjadi Construction Estimator di salah satu perusahaan konstruksi terkemuka di Kota Adelaide, Australia. Secara perlahan, ia pun mendapatkan tanggung jawab dan karir yang semakin baik di sana.

Tidak hanya bekerja, ia juga aktif beribadah dan berorganisasi di organisasi di tempat ia tinggal. Di tengah kesibukannya bekerja, ia aktif menjadi dalam organisasi kepemudaan seperti Ketua Muda Mudi Association of Islamic Da’wah South Australia, Ketua WHV Australia for Association of Islamic Dawah Australia, serta menjadi Bendahara di Adelaide University Gymnastic Club.

Bagi Bima, perjalanan perjuangannya saat ini tidak hanya untuknya, tapi untuk jutaan generasi sandwich Indonesia yang berjuang keras menanggung beban dan berusaha untuk mengubah nasibnya dan keluarganya.

Ia percaya bahwa masa lalunya yang sulit serta dukungan yang ia terima hingga saat ini membuatnya tetap rendah hati dan memilih untuk berkontribusi kembali bagi Indonesia, bahkan walaupun secara fisik ia tidak berada di Tanah Air.

“Saya percaya, sebagai anak muda, kita selalu punya pilihan untuk bangkit dari setiap masalah dan tantangan yang kita hadapi. Jangan pernah menyerah. Bangun percaya dirimu dengan terus berdoa, melakukan hal-hal produktif. Jika kita terus bertekad kuat dan berusaha, saya yakin masa depan kita pasti akan cerah,” ungkap Bima.

Lewat akun Instagram @bisew dan TikTok @hi_bisew, ia membagikan ceritanya dengan sederhana dan nyata. Ia berharap bisa menginspirasi dan mengajak anak-anak muda Indonesia lainnya untuk tidak menyerah dan terus bangkit membangun hidup mereka.

Untuk mendukung dirinya tetap sehat dan produktif, ia aktif berolahraga kalistenik hingga gymnastic. Baginya, berolahraga sangat membantu tidak hanya untuk fisiknya, namun juga menjaga kesehatan mentalnya serta melatih disiplin diri.

Hal tersebut juga menjadi motivasinya mengikuti ajang pencarian Inspirator Hidup Sehat – The New L-Men of The Year 2025, yang membuatnya terpilih menjadi salah satu Grand Finalist mewakili DKI Jakarta 2.

Ia berharap dapat memanfaatkan platform besar seperti ajang TNLOTY untuk membagikan ceritanya dan menginspirasi anak muda Indonesia, baik di Tanah Air maupun belahan dunia lainnya, untuk berani keluar dari zona nyaman dan membangun hidup sehat.

Lebih dari itu, ia juga ingin menginspirasi para generasi sandwich Indonesia yang mungkin sedang berjuang untuk mengubah nasibnya dan keluarganya menjadi lebih baik – dimulai dengan mencintai diri sendiri lewat hidup sehat, sehingga mereka mampu mewujudkan impian dan harapan mereka serta keluarga.

“Dengan kampanye #UpgradeLuarDalam yang saya inisiasikan, saya mengajak teman-teman lainnya untuk membangun hidup, mulai dengan berolahraga dan hidup sehat. Tidak hanya sehat secara fisik, berolahraga sangat membantu saya menjadi lebih percaya diri dan kuat secara mental. Dan saya ingin teman-teman lain juga ikut merasakan manfaatnya – khususnya bagi mereka yang sedang berjuang mengejar mimpi,” tutupnya.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
download huawei firmware
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: Anak Driver taxicobisnis.comCumlaudeDiaspora AustraliaGenerasi sandwich

Related Posts

Margono Djojohadikusumo Masuk Usulan Pahlawan Nasional, Gus Ipul Angkat Bicara

Margono Djojohadikusumo Masuk Usulan Pahlawan Nasional, Gus Ipul Angkat Bicara

by Hidayat Taufik
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membenarkan bahwa nama Raden Mas Margono Djojohadikusumo, kakek Presiden Prabowo...

Polri dan KY Siapkan Kerja Sama Pengamanan Lingkungan Pengadilan

Polri dan KY Siapkan Kerja Sama Pengamanan Lingkungan Pengadilan

by Hidayat Taufik
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Komisi Yudisial (KY) Abdul Chair Ramadhan menggelar pertemuan dengan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Markas...

DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

by Hidayat Taufik
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyampaikan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset nantinya akan memuat ketentuan...

Dalam Sidang Kasus Ijazah, Jokowi Uraikan Riwayat Pendidikan hingga Perguruan Tinggi

Dalam Sidang Kasus Ijazah, Jokowi Uraikan Riwayat Pendidikan hingga Perguruan Tinggi

by Hidayat Taufik
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memaparkan perjalanan pendidikannya mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi saat...

China Belum Cabut Boikot LaLiga, Javier Tebas Cari Jalan Keluar

China Belum Cabut Boikot LaLiga, Javier Tebas Cari Jalan Keluar

by Hidayat Taufik
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemboikotan siaran Liga Spanyol oleh China masih berlangsung menyusul kontroversi candaan Kylian Mbappe yang menyinggung tokoh nasional...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
China Belum Cabut Boikot LaLiga, Javier Tebas Cari Jalan Keluar

China Belum Cabut Boikot LaLiga, Javier Tebas Cari Jalan Keluar

November 5, 2026
DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

November 5, 2026
IHSG Ditutup Ambruk 11,57% Hari Ini ke Level 5.185, 812 Saham Berguguran

Rp198,8 Triliun Dana Asing Terancam Keluar, IHSG Dibayangi Guncangan

November 5, 2026
Peris.ai meraih Best Award – 1st Place di Korea–ASEAN AI Youth Festa 2026, mengungguli 23 startup dan membawa pulang hadiah USD 20.000.

Peris.ai Raih Juara Pertama Kompetisi AI ASEAN-Korea

November 5, 2026
PKT

Perkuat Budaya Inovasi, PKT Borong Predikat Tertinggi APQO 2026

November 6, 2026
Bank Mandiri dan Visa Hadirkan Livin’ MARKT 2026

Bank Mandiri dan Visa Hadirkan Livin’ MARKT 2026

November 5, 2026
Minuman Segar di Kafe - pexels/meomupmofilm

Studi: Sedotan Kertas Memiliki Risiko Kanker Lebih Besar daripada Plastik

November 5, 2026
Pelari - pexels/CRISTIAN CAMILO ESTRADA

Bahaya Rhabdomyolysis, Akibat Lari Ekstrem yang Dapat Membahayakan Jantung

November 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved