JAKARTA, Cobisnis.com – Layanan konsumsi untuk jamaah haji Indonesia di Madinah resmi dimulai. Langkah ini mengikuti kedatangan jamaah ke Tanah Suci.
Pemerintah menempatkan layanan makanan sebagai fokus utama musim haji 2026. Karena itu, dapur katering mulai beroperasi lebih awal.
Salah satu dapur yang sudah aktif adalah Dapur Catering Uhud Taiba. Setiap hari, dapur ini menyiapkan sekitar 6.000 kotak makanan.
Petugas membagi makanan dalam tiga sesi makan harian. Masing-masing sesi menyediakan sekitar 2.000 porsi.
Selain itu, para pekerja terus memasak di dapur besar dengan peralatan jumbo. Mereka bekerja tanpa henti agar makanan tiba tepat waktu.
Menu yang disajikan memakai cita rasa Indonesia. Namun, seluruh makanan tetap mengikuti standar gizi pemerintah.
Tahun ini, petugas menaikkan kandungan protein menjadi 80 gram per porsi. Sebelumnya, jamaah menerima 75 gram protein.
Sementara itu, kandungan karbohidrat naik menjadi 170 gram. Angka ini bertambah 20 gram dari musim haji sebelumnya.
Penyesuaian gizi ini bertujuan menjaga stamina jamaah. Dengan begitu, mereka bisa menjalani ibadah dengan lebih nyaman.
Selain itu, jamaah juga diharapkan lebih siap menghadapi puncak haji di Arafah. Kondisi tubuh yang prima menjadi kunci selama rangkaian ibadah.













