• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Iran Tutup Wilayah Udara, Penerbangan Komersial Dibatasi Akibat Ketegangan Politik

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
January 15, 2026
in News
0
Iran Tutup Wilayah Udara, Penerbangan Komersial Dibatasi Akibat Ketegangan Politik

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Iran secara resmi menutup sebagian besar wilayah udaranya bagi penerbangan komersial menyusul meningkatnya ketegangan politik dan aksi demonstrasi di dalam negeri. Kebijakan ini mulai berlaku sejak Rabu (14/1/2026) dan berdampak pada banyak rute penerbangan internasional yang melintas di kawasan tersebut.

Berdasarkan data dari situs pemantau penerbangan FlightRadar24, Iran telah mengeluarkan Notice to Air Missions (NOTAM) yang melarang seluruh penerbangan melintas di wilayah udaranya, kecuali penerbangan internasional yang telah memperoleh izin khusus sebelumnya. Akibat kebijakan ini, sebagian besar maskapai terpaksa mengalihkan rute penerbangannya menghindari wilayah udara Iran.

Peta lalu lintas udara menunjukkan hanya beberapa pesawat yang masih terpantau terbang di atas Iran saat NOTAM diberlakukan. Pada saat pengumuman tersebut, tercatat hanya lima pesawat yang berada di wilayah udara negara itu.

Penutupan sementara ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, serta gelombang demonstrasi anti-pemerintah di sejumlah kota. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa Iran telah menghentikan eksekusi terhadap para demonstran, serta memberi sinyal bahwa tindakan militer AS tidak akan dilakukan dalam waktu dekat.

Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, yang menegaskan bahwa tidak ada rencana pelaksanaan hukuman gantung terhadap para demonstran. Dalam wawancara dengan media AS, Araghchi menyatakan bahwa situasi di Iran mulai kembali kondusif setelah beberapa hari aksi kekerasan.

Menanggapi kondisi kawasan Timur Tengah, Pemerintah Inggris mengeluarkan peringatan perjalanan dan menyarankan warganya untuk menghindari perjalanan yang tidak penting ke wilayah tertentu di kawasan tersebut.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia terus memantau perkembangan situasi di Iran melalui Kedutaan Besar RI di Teheran.

Berdasarkan laporan terbaru, kondisi keamanan di kota-kota dengan komunitas WNI terbesar seperti Qom dan Isfahan terpantau relatif aman.
Kemlu menyebutkan bahwa sebagian besar WNI di Iran merupakan pelajar dan mahasiswa. Hingga saat ini, pemerintah Indonesia menilai belum diperlukan langkah evakuasi, meskipun kesiapsiagaan tetap dilakukan apabila situasi memburuk.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download redmi firmware
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comiranketegangankomersialmenutupPenerbanganPolitik

Related Posts

Trump Ancam Serangan Baru ke Iran, Negosiasi Damai Masih Jadi Opsi

Trump Ancam Serangan Baru ke Iran, Negosiasi Damai Masih Jadi Opsi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka kemungkinan melancarkan serangan militer baru terhadap Iran dalam waktu dekat. Ia...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak...

Kemarau Berkepanjangan Bikin Danau Kawah Putih Ciwidey Mengering

Kemarau Berkepanjangan Bikin Danau Kawah Putih Ciwidey Mengering

by Hidayat Taufik
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Danau Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami penyusutan volume air sekitar 40 persen akibat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

October 24, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Pasokan Gas RI Dipangkas Selama 18 Hari, Ini Respons Singapura

Pasokan Gas RI Dipangkas Selama 18 Hari, Ini Respons Singapura

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved