• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, March 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Investor Daily Summit 2024* *Lo Kheng Hong Ungkap 6 Kriteria Ideal Saham Layak Beli, BNI Masuk List

Rizki Meirino by Rizki Meirino
October 10, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Investor Daily Summit 2024* *Lo Kheng Hong Ungkap 6 Kriteria Ideal Saham Layak Beli, BNI Masuk List

JAKARTA,COBISNIS.COM – Investor kawakan, Lo Kheng Hong, mengungkapkan enam kriteria ideal yang harus dipenuhi oleh perusahaan sebelum dia memutuskan untuk berinvestasi saham. Dalam BNI Investor Daily Summit 2024, Lo menjelaskan, kriteria tersebut menjadi pedomannya dalam membangun portofolio saham yang solid.

Adapun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI masuk dalam kriteria perusahaan yang dia sebut sebagai “wonderful company,”.

“Ketika saya membeli saham, yang pertama saya perhatikan adalah kejujuran pengendali, direksi, dan komisaris perusahaan. Jika mereka tidak jujur, saya tidak akan membeli saham perusahaan tersebut,” ungkap Lo Kheng Hong dalam diskusi Special Session 2: Identifying New Investment Opportunities & Strategies, di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (8/10/2024).

Kriteria kedua yang ditekankan Lo adalah bidang usaha perusahaan. Menurutnya, tidak semua bidang usaha layak untuk diinvestasikan. “Saya hanya membeli saham perusahaan yang memiliki bidang usaha yang kuat dan prospektif,” tegasnya.

Lo juga sangat memperhatikan laba perusahaan. Kriteria ketiga ini menjadi faktor kunci dalam memilih saham. “Saya tidak mau membeli saham perusahaan yang labanya kecil. Saya hanya membeli saham perusahaan yang labanya besar,” ujarnya.

Kemudian kriteria keempat adalah pertumbuhannya. Pak Lo, sapaan akrab investor kawakan tersebut melihat apakah laba perusahaan yang diinvestasikan itu bertumbuh atau tidak. Kriteria kelima, Lo menyatakan bahwa valuasi saham juga harus diperhatikan.

“Perusahaan bagus sekalipun, jika valuasinya terlalu mahal, saya tidak akan membelinya. Saya hanya bersedia membeli perusahaan bagus di harga wajar, atau jika bisa, saat harga diskon,” tambahnya.

Kriteria terakhir yang tidak kalah penting adalah dividend yield. Menurut Lo, dividend yield yang tinggi sangat menarik karena memberikan keuntungan pasif bagi investor. “Jika dividend yield-nya besar, tentu saya sangat tertarik. Dividen besar setiap tahun sangat menguntungkan bagi para investor,” kata Lo.

Oleh karena itu, Lo Kheng Hong menekankan pentingnya berinvestasi di perusahaan pemilik kriteria-kriteria tersebut yang dinamakan sebagai “‘wonderful company’. Lo Kheng Hong menyebutkan contoh wonderful company tentu saja perbankan yang besar, termasuk BNI.

“BNI adalah contoh wonderful company. Laba perusahaan ini besar, dan setiap tahun terus bertumbuh semakin besar,” ungkapnya.

Dorong Likuiditas Pasar Modal

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Wholesale and International Banking BNI Agung Prabowo menekankan pentingnya keberadaan perusahaan besar yang sehat, seperti BNI, dalam mendukung likuiditas pasar modal di Indonesia. Menurutnya, perusahaan yang sehat menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi melalui pasar modal yang likuid.

“Peran pasar modal dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat krusial. Kita perlu memperkuat likuiditas pasar modal, dan BNI berkomitmen untuk terus memberikan kinerja yang baik bagi para pemangku kepentingan,” jelas Agung.

Selain itu, BNI aktif mengedukasi masyarakat, termasuk generasi muda, tentang pentingnya investasi melalui berbagai inisiatif, salah satunya program investment games yang dilaksanakan di sekolah-sekolah. Program ini memberikan pemahaman praktis tentang siklus investasi dengan simulasi investasi senilai Rp100 juta dalam kurun waktu 10 tahun.

Agung juga optimistis, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan terus bertumbuh seiring dengan peningkatan jumlah emiten dan investor. “Jika semua berjalan sesuai rencana, IHSG 8.000 pada akhir tahun 2024 bukanlah hal yang mustahil,” pungkasnya. (*)

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download coolpad firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: bniCobisnisInvestorPebisnismuda

Related Posts

Pemesanan Tiket Mudik Lebaran 2026 Melonjak, Stasiun Pasarsenen dan Gambir Paling Ramai

Pemesanan Tiket Mudik Lebaran 2026 Melonjak, Stasiun Pasarsenen dan Gambir Paling Ramai

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat penjualan tiket mudik Lebaran 2026 sudah menembus 2,1 juta kursi hingga...

Diskon Tol 30 Persen Saat Mudik Lebaran 2026, Berlaku di 29 Ruas

Diskon Tol 30 Persen Saat Mudik Lebaran 2026, Berlaku di 29 Ruas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menjelang Lebaran 2026, pemerintah menyiapkan langkah untuk memastikan perjalanan mudik masyarakat aman, lancar, dan lebih terjangkau. Salah...

Pakar Ragukan Klaim Trump, Operasi Militer ke Iran Tak Mungkin Hanya 4 Minggu

Pakar Ragukan Klaim Trump, Operasi Militer ke Iran Tak Mungkin Hanya 4 Minggu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan operasi militer di Iran bisa berlangsung sekitar empat minggu. Pernyataan ini...

AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran, 87 Tewas di Sri Lanka

AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran, 87 Tewas di Sri Lanka

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah kapal selam Amerika Serikat menenggelamkan kapal perang Iran IRIS Dena di perairan lepas pantai selatan Sri...

Alasan Dubes Iran Lebih Pilih Bertemu Jusuf Kalla

Alasan Dubes Iran Lebih Pilih Bertemu Jusuf Kalla

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menemui Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Sidang Chromebook Ungkap Fakta Harga Sesuai Pasar dan Jutaan Perangkat Masih Aktif

Sidang Chromebook Ungkap Fakta Harga Sesuai Pasar dan Jutaan Perangkat Masih Aktif

March 4, 2026
Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% pada Pekan Pertama Ramadan

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% pada Pekan Pertama Ramadan

March 5, 2026
Heboh Stok BBM RI Cuma 21 Hari, DPR: Itu Bukan Cadangan Nasional

Heboh Stok BBM RI Cuma 21 Hari, DPR: Itu Bukan Cadangan Nasional

March 5, 2026
Sosok Jenderal Iran Esmail Qaani: Dituduh Pengkhianat di Lingkaran Dalam Khamenei

Sosok Jenderal Iran Esmail Qaani: Dituduh Pengkhianat di Lingkaran Dalam Khamenei

March 5, 2026
ANTAM Gandeng Merdeka Group, Amankan Pasokan Emas Nasional 6 Ton per Tahun

ANTAM Gandeng Merdeka Group, Amankan Pasokan Emas Nasional 6 Ton per Tahun

March 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved