• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Insomnia dan Kecemasan Bayangi Warga Venezuela di Tengah Peningkatan Militer AS

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 7, 2025
in News
0
Insomnia dan Kecemasan Bayangi Warga Venezuela di Tengah Peningkatan Militer AS

JAKARTA, Cobisnis.com – Jalanan Caracas dipenuhi lampu Natal dan alunan musik tradisional Venezuela. Aktivitas harian tampak berjalan normal anak-anak bersekolah, orang dewasa bekerja, dan para pedagang membuka kios. Namun, di balik semua itu tersembunyi kecemasan, ketakutan, dan frustrasi yang semakin terasa di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela.

Seorang perempuan yang meminta disebut sebagai Victoria karena alasan keamanan tinggal sendirian di Caracas barat setelah kedua anaknya meninggalkan negara tersebut. Ia bekerja di bidang perdagangan dan menggambarkan bulan-bulan terakhir sebagai masa penuh ketidakpastian, dengan setiap hari membawa perkembangan baru yang merampas ketenangannya. Meski tetap menjalankan rutinitas, Victoria mengaku kewaspadaan terus-menerus membuat tidurnya terganggu. Ia kerap terbangun di tengah malam untuk memeriksa berita melalui ponsel, meski tahu hal itu membuatnya sulit tidur kembali.

“Ada konfrontasi yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kami sebagai warga biasa,” katanya, merujuk pada kemungkinan konflik dengan pemerintahan Trump. “Kami mencoba menjalani aktivitas seperti biasa, tetapi situasi ini selalu mengganggu dan memengaruhi kami.”

Victoria mengatakan kini ia mengonsumsi obat tidur alami, enggan berbicara dengan siapa pun, dan bahkan mulai merasakan gangguan fisik akibat stres. Ia menambahkan bahwa hanya mereka yang mengalami situasi serupa yang benar-benar dapat merasakan tekanan tersebut.

Menurutnya, warga Venezuela adalah “orang-orang pekerja keras dan berhati baik” yang tidak pantas mengalami kondisi seperti sekarang.

Dampak emosional

Menurut psikolog klinis dan sosial Yorelis Acosta dari Universitas Pusat Venezuela, ketegangan politik berkepanjangan antara Venezuela dan AS telah memengaruhi kesehatan mental masyarakat. Cara setiap orang memproses krisis berbeda tergantung tempat tinggal, lingkungan, serta koneksi mereka dengan situasi sekitar. Ia menjelaskan bahwa persepsi warga di daerah perbatasan seperti Táchira atau Zulia berbeda dengan mereka yang tinggal di Caracas. Warga di luar negeri pun kerap merasa Venezuela “sedang berperang atau termiliterisasi”, meski kenyataannya tidak selalu demikian.

Acosta menambahkan bahwa sebagian orang memilih menjauh dari isu politik, sementara lainnya justru terlalu banyak terpapar informasi, misinformasi, atau berita berlebih hingga mengalami kecemasan tinggi dan insomnia.

Ia menyarankan agar masyarakat menjaga hubungan yang sehat dengan berita dan media sosial: tetap terinformasi dari sumber terpercaya, membatasi durasi konsumsi informasi, beristirahat, bergerak, bernapas, dan mengutamakan kesehatan fisik dan mental.

Di sisi lain, sebagian warga seperti Yanitza Albarrán berusaha fokus pada rutinitas dan kedamaian. Saat mengikuti pawai mendukung Presiden Nicolás Maduro pada 1 Desember, ia mengatakan komitmennya pada perdamaian, kebebasan, dan Revolusi Bolivar.

Menurutnya, kehidupan berjalan seperti biasa: anak-anak bersekolah, perempuan bekerja, petani menanam, dan pedagang berdagang. Albarrán menegaskan bahwa negara tetap damai karena jaminan dari Presiden Maduro dan Angkatan Bersenjata Nasional.

Namun tidak semua merasakan hal yang sama. Datangnya masa Natal justru mempertebal kesedihan bagi banyak warga yang merindukan keluarga di luar negeri atau kehilangan orang terdekat. Perasaan tersebut menjadi lebih rumit seiring Venezuela semakin terisolasi.

Langkah pencegahan

Ketakutan juga memunculkan tindakan nyata. CNN memperoleh catatan dari beberapa sekolah swasta di Caracas yang meminta orang tua menyiapkan “paket darurat individu” berisi air, makanan tahan lama, alat kebersihan, obat-obatan, serta senter. Resmi, paket ini untuk antisipasi bencana seperti gempa, namun beberapa orang tua menduga kebijakan ini terkait ketegangan dengan AS.

Sejak 2 September, setelah AS menyerang kapal di Karibia dan Pasifik, Trump berulang kali memberi sinyal kemungkinan operasi di wilayah Venezuela, meski tidak jelas kapan atau apakah itu akan terjadi.

Beberapa perusahaan juga mulai mengambil langkah pencegahan: memantau kondisi jalan secara berkala, memastikan distribusi produk aman, serta melakukan simulasi komunikasi untuk keadaan darurat.

Kecemasan akibat isolasi

Kecemasan semakin meningkat setelah sejumlah maskapai menghentikan penerbangan dari dan ke Venezuela, menyusul peringatan Administrasi Penerbangan Federal AS pada 21 November tentang risiko ekstrem saat melintasi wilayah udara Venezuela. Setelah maskapai-maskapai tersebut tidak kembali beroperasi dalam 48 jam, pemerintah Venezuela mencabut izin penerbangan mereka.

Victoria merasa “benar-benar hancur” saat mengetahui kabar itu. Kesempatan untuk mengunjungi putrinya di Prancis yang sudah dua tahun tidak ia temui seakan lenyap. Ia masih mencari jalur alternatif melalui Kolombia, Panama, atau Curaçao, namun tetap khawatir akan risiko yang mungkin terjadi.

Bagi banyak warga, Desember biasanya waktu terbaik untuk berkumpul, tetapi kini jutaan warga Venezuela di luar negeri tidak dapat pulang.

Luis Rosas, seorang insinyur di Brasil, awalnya berencana pulang untuk merayakan ulang tahun ibunya yang ke-80. Namun semakin dekat hari, ia justru diliputi kecemasan dan mempertanyakan keamanan perjalanan. Setelah mempertimbangkan kondisi yang tidak menentu dan keselamatan keluarganya, ia akhirnya memutuskan untuk tidak pulang tahun ini.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download intex firmware
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: anxietyAScobisnis.comInsomniaVenezuela

Related Posts

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf, mengungkapkan rencana pemanggilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas...

Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Pemerintah Yakin Masih Mampu Menangani

Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Pemerintah Yakin Masih Mampu Menangani

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menjelaskan alasan pemerintah belum menetapkan kebakaran hutan...

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan jajaran Kepala Staf Angkatan...

6 Trik Menabung ala Jepang agar Tabungan Makin Cepat Terkumpul

6 Trik Menabung ala Jepang agar Tabungan Makin Cepat Terkumpul

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Biaya hidup yang terus meningkat membuat banyak orang kesulitan menyisihkan penghasilan untuk tabungan. Namun, metode pengelolaan uang...

Prancis Dilanda Kerusuhan, Trump Sebut Imigrasi Hancurkan Negara

Prancis Dilanda Kerusuhan, Trump Sebut Imigrasi Hancurkan Negara

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyalahkan imigrasi atas kerusuhan yang melanda Prancis setelah demonstrasi pada Sabtu (17/10/2026)....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ribuan Warga Tangsel Meriahkan Milad ke-18 Masjid Bani Umar

Ribuan Warga Tangsel Meriahkan Milad ke-18 Masjid Bani Umar

October 18, 2026
Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

October 18, 2026
WITF 2026: Tingkatkan Promosi dan Akses Pasar Pariwisata Indonesia

WITF 2026: Tingkatkan Promosi dan Akses Pasar Pariwisata Indonesia

October 18, 2026
Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

October 18, 2026
Vietnam Gaspol Perluas Pasar, Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara Eropa Jadi Andalan

Vietnam Gaspol Perluas Pasar, Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara Eropa Jadi Andalan

October 19, 2026
Terancam Turun Kasta Jadi Standalone Market, Ini Hasil Pertemuan BEI dan MSCI

Terancam Turun Kasta Jadi Standalone Market, Ini Hasil Pertemuan BEI dan MSCI

October 19, 2026
BGN Tarik CCTV Dapur MBG ke Pusat, Sekitar 70 Dapur Mulai Diuji dengan AI

BGN Tarik CCTV Dapur MBG ke Pusat, Sekitar 70 Dapur Mulai Diuji dengan AI

October 19, 2026
Kepolisian Israel menangkap 10 tersangka terkait serangan terhadap Wali Kota Prancis Bernard Baudoux dan fotografer AS Heidi Levine di Tepi Barat.

Israel Tangkap 10 Tersangka Serangan di Tepi Barat

October 19, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved