JAKARTA, Cobisnis.com – Media Iran melaporkan terjadinya insiden baku tembak antara pasukan Amerika Serikat dan Iran di kawasan Selat Hormuz. Informasi tersebut pertama kali disampaikan kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim News Agency pada Kamis waktu setempat.
Dalam laporannya, Tasnim menyebut angkatan laut Garda Revolusi Iran melepaskan tembakan ke arah kapal tanker milik Amerika Serikat. Kapal tersebut disebut melintasi Selat Hormuz dengan mematikan sistem radar.
Menurut sumber militer yang dikutip Tasnim, tindakan kapal tanker AS dianggap mencurigakan oleh pihak Iran. Kondisi itu memicu respons cepat dari pasukan Iran yang berada di wilayah perairan strategis tersebut.
Setelah penembakan terjadi, Amerika Serikat dilaporkan membalas dengan tembakan ke area sekitar Bandar Abbas. Media Iran menyebut tembakan balasan diarahkan ke wilayah yang disebut hangus di sekitar kawasan tersebut.
Tasnim juga menjelaskan suara ledakan yang terdengar di sekitar lokasi berkaitan dengan insiden tersebut. Meski begitu, pihak Iran menyatakan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan properti akibat kejadian itu.
Laporan mengenai insiden tersebut turut dikutip media internasional Al Jazeera. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait kabar baku tembak tersebut.
Selat Hormuz dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran minyak paling penting di dunia. Kawasan tersebut selama ini kerap menjadi titik ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.
Perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah kini terus menjadi perhatian dunia internasional. Ketegangan di Selat Hormuz dikhawatirkan dapat memengaruhi stabilitas keamanan dan jalur distribusi energi global.













