• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Insiden Sriwijaya Air Memukul Industri Transportasi Udara, Saatnya Evaluasi Menyeluruh Maskapai Penerbangan

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
January 10, 2021
in Industri
0
Insiden Sriwijaya Air Memukul Industri Transportasi Udara, Saatnya Evaluasi Menyeluruh Maskapai Penerbangan

Cobisnis.com – Anggota Komisi V DPR Suryadi Jaya Purnama mengatakan insiden jatuhnya Sriwijaya Air SJY 182 harus menjadi dasar evaluasi bagi seluruh maskapai penerbangan. Insiden jatuhnya pesawat ini berpotensi memukul lebih jauh industri transportasi udara yang sudah mengalami penurunan sejak pandemi Covid-19.

“Proses investigasi terhadap penyebab jatuhnya pesawat dapat segera dilakukan dan rekomendasi perbaikan dari KNKT dapat segera diberikan untuk menghindari kecelakaan lainnya,” kata Suryadi dalam siaran pers, Minggu (10 Januari 2021).

Beberapa waktu lalu Boeing sempat mengeluarkan peringatan terkait pesawat Boeing 737-500 yang telah diparkir selama tujuh hari berturut-turut rawan mengalami mati mesin di udara akibat korosi pada katup udaranya. Menurut Suryadi, hal ini patut menjadi perhatian serius.

Selain itu, perangkat ELT yang tidak memancarkan sinyal di insiden Sriwijaya Air menjadi pertanyaan selanjutnya yang harus dijawab dalam investigasi. Sebab, perangkat ini seharusnya berfungsi secara otomatis ketika terjadi benturan atau apabila terendam air.

“Semua ini harus dapat dipertanggungjawabkan dan dibuktikan oleh pihak maskapai bahwa pesawat (yang jatuh) tersebut telah dilakukan perawatan sebagaimana mestinya. Walaupun tentunya faktor-faktor lain seperti faktor cuaca juga harus diinvestigasi, apakah turut berkonstribusi terhadap kecelakaan ini. Karena biasanya kecelakaan pesawat merupakan rangkaian dari beberapa kejadian, sehingga tidak disebabkan oleh satu faktor saja,” jelas Suryadi.

Pemerintah Tak Tegas

Faktor kebijakan atau regulasi juga tidak bisa dilepaskan begitu saja dari kejadian ini. Suryadi menyebut banyak contoh ketidaktegasan Pemerintah terhadap maskapai penerbangan. Misalnya terkait masalah kompensasi kecelakaan pesawat Lion Air JT610 yang tidak kunjung selesai, hingga terjadinya kecelakaan Sriwijaya Air sebagai bukti lemahnya kontrol Pemerintah terhadap maskapai.

Kemudian berlakunya UU No.11 tahun 2020 Cipta Kerja yang banyak menghapus pasal-pasal di dalam UU No.1 tahun 2009 tentang Penerbangan. Salah satu contohnya adalah pengubahan Pasal 118 ayat 1 huruf f yang tadinya mewajibkan angkutan udara niaga untuk melaporkan kegiatan angkutan udara setiap bulan, sekarang tidak lagi disebutkan secara pasti jangka waktunya.

“Padahal untuk angkutan udara bukan niaga pada Pasal 118 ayat 3 huruf c jangka waktu pelaporan tidak diubah tetap setiap bulan. Hal ini semakin menegaskan bahwa kontrol dan pengawasan Pemerintah sangat lemah terhadap maskapai penerbangan,” ujarnya.

Suryadi berharap jatuhnya pesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air SJY 182 harus menjadi dasar evaluasi bagi seluruh maskapai penerbangan. Ke depannya selalu berhati-hati dalam melakukan kegiatan penerbangan dengan memperhatikan faktor cuaca dan selalu melakukan perawatan pesawat sesuai ketentuan yang berlaku sehingga pesawat dapat benar-benar terkondisikan untuk laik terbang.

“Kami juga berharap Pemerintah mengawasi secara ketat dan bertindak tegas apabila terdapat maskapai penerbangan yang tidak beroperasi sesuai dengan ketentuan, dan hal ini bisa dimulai dengan cara segera menyelesaikan masalah kompensasi terhadap ahli waris kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang masih belum selesai,” jelasnya.

Selain itu, dengan segera dilakukannya investigasi dan dikeluarkannya rekomendasi dari KNKT, diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat dan membantu industri angkutan udara agar tidak merosot lebih jauh di masa pandemi ini.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free online course
download lenevo firmware
Download WordPress Themes Free
online free course

Related Posts

Demi Stamina, Pria Ini Minum Oli dan Viral, MUI Tegaskan Bahaya

Demi Stamina, Pria Ini Minum Oli dan Viral, MUI Tegaskan Bahaya

by Hidayat Taufik
April 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok pria di Makassar meminum oli secara bergiliran menjadi sorotan di media sosial....

Wamenhaj Ingatkan Modus Penipuan Haji Tanpa Antrean, Masa Tunggu Hingga 26 Tahun

Wamenhaj Ingatkan Modus Penipuan Haji Tanpa Antrean, Masa Tunggu Hingga 26 Tahun

by Hidayat Taufik
April 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penipuan haji tanpa antre...

Golkar Nilai Prabowo Subianto Punya Informasi Valid soal Kelompok Penolak Kerja Sama

Golkar Nilai Prabowo Subianto Punya Informasi Valid soal Kelompok Penolak Kerja Sama

by Hidayat Taufik
April 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Partai Golkar menilai Presiden Prabowo Subianto memiliki dasar informasi yang kuat, Pernyataan itu terkait kelompok yang enggan...

Harga BBM, Plastik, dan Avtur Naik, Pemerintah Lakukan Pemantauan Intensif

Harga BBM, Plastik, dan Avtur Naik, Pemerintah Lakukan Pemantauan Intensif

by Hidayat Taufik
April 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah terus memantau kenaikan harga komoditas global akibat konflik di Timur Tengah. Kenaikan ini mencakup BBM, bahan...

Industri Teknologi Nilai AI Ubah Tugas Programmer, Bukan Hilangkan Pekerjaan

Industri Teknologi Nilai AI Ubah Tugas Programmer, Bukan Hilangkan Pekerjaan

by Zahra Zahwa
April 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perkembangan kecerdasan buatan terus memicu kekhawatiran di kalangan mahasiswa ilmu komputer. Namun, sejumlah kampus dan perusahaan teknologi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Borong Tiga Penghargaan SBSN 2025, Perkuat Pasar Modal Syariah

BSI Borong Tiga Penghargaan SBSN 2025, Perkuat Pasar Modal Syariah

April 8, 2026
Program “Pestani” Dongkrak Produktivitas Melon Pantura hingga 10 Persen

Program “Pestani” Dongkrak Produktivitas Melon Pantura hingga 10 Persen

April 8, 2026
Indonesia Segera Terima KF-21 Boramae, Proyek Jet Tempur Bareng Korsel Masuk Tahap Akhir

Indonesia Segera Terima KF-21 Boramae, Proyek Jet Tempur Bareng Korsel Masuk Tahap Akhir

April 8, 2026
Wow! Motor Listrik Rp 42 Juta untuk Kepala SPPG, BGN Klaim di Bawah Pasaran

Wow! Motor Listrik Rp 42 Juta untuk Kepala SPPG, BGN Klaim di Bawah Pasaran

April 8, 2026
Demi Stamina, Pria Ini Minum Oli dan Viral, MUI Tegaskan Bahaya

Demi Stamina, Pria Ini Minum Oli dan Viral, MUI Tegaskan Bahaya

April 9, 2026
Wamenhaj Ingatkan Modus Penipuan Haji Tanpa Antrean, Masa Tunggu Hingga 26 Tahun

Wamenhaj Ingatkan Modus Penipuan Haji Tanpa Antrean, Masa Tunggu Hingga 26 Tahun

April 9, 2026
Golkar Nilai Prabowo Subianto Punya Informasi Valid soal Kelompok Penolak Kerja Sama

Golkar Nilai Prabowo Subianto Punya Informasi Valid soal Kelompok Penolak Kerja Sama

April 9, 2026
Harga BBM, Plastik, dan Avtur Naik, Pemerintah Lakukan Pemantauan Intensif

Harga BBM, Plastik, dan Avtur Naik, Pemerintah Lakukan Pemantauan Intensif

April 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved