• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Ini Isi Disertasi Dirut BSI hingga Raih Gelar Doktor

Fathi by Fathi
July 29, 2021
in Nasional
0
Ini Isi Disertasi Dirut BSI hingga Raih Gelar Doktor

JAKARTA, Cobisnis.com – Pertumbuhan bisnis perbankan retail di Tanah Air tidak lepas dari kinerja private wealth management. Untuk itu, perlu mempertimbangkan daya saing bank, manajemen risiko dan customer relationship management sebagai variabel yang mempengaruhi kinerja private wealth management.

Hal tersebut merupakan novelty atau unsur kebaruan (temuan) dari penelitian akademis yang dilakukan Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk., Hery Gunardi dalam disertasinya meraih gelar doktor.

Orang nomor satu di BSI tersebut melaksanakan sidang promosi doktor untuk menyelesaikan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Bandung, pada Kamis (29/7).

Dalam sidang secara daring tersebut, Hery memaparkan disertasinya yang berjudul “Pengaruh Daya Saing Bank, Manajemen Risiko dan Customer Relationship Management (CRM) Terhadap Kinerja Private Wealth Management dan Dampaknya Terhadap Pertumbuhan Bisnis Perbankan Retail.”

Hery mengakui jika penelitian mengenai private wealth management telah ada sebelumnya. Namun dia menegaskan yang ditinjau dari sisi daya saing bank, manajemen risiko, customer relationship management dan mengkaji pengaruhnya terhadap kinerja perbankan retail baru diangkat dalam disertasinya.

“Private wealth management merupakan salah satu segmen individual di perbankan yang memiliki potensi besar terkait dengan pendapatan fee based income,” ujar Hery saat berpidato dalam sidang promosi doktor tersebut.

Bertindak sebagai Ketua Sidang yakni Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Prof Nunuy Nur Afiah, Guru Besar FEB Unpad, Ina Primiana selaku Ketua Tim Promotor, bankir senior Omar S. Anwar sebagai dosen penelaah dan dosen penguji lainnya.

Hadir dalam sidang doktor tersebut yakni Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Eksekutif Pengawas Institusi Keuangan Non-Bank Anggota Dewan Komisioner OJK Riswinandi, Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza, dan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi serta seluruh jajaran direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Hadir pula Komisaris Utama BSI Mulya E. Siregar, Ketua Dewan Pengawas Syariah BSI Hasanuddin, mantan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan mantan Menko Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, serta tokoh senior perbankan nasional Pradjoto.

Dalam penelitian tersebut dipaparkan bahwa segmen wealth management, dengan tiering portofolio nasabah di atas Rp500 juta, memiliki proporsi lebih besar dengan pertumbuhan positif dari tahun ke tahun sejak 2013.

Walaupun jumlah rekening segmen tersebut tidak sampai 1% dari total rekening DPK di bank umum, namun nominal simpanan porsinya di atas 50% dari total nominal simpanan individu. Karena itu, seiring dengan pertumbuhan populasi High Net Worth Individual (HNWI) di Indonesia, aset finansial segmen tersebut juga mengalami pertumbuhan.

Pada 2019 populasi HNWI di Indonesia tumbuh 4% dari tahun sebelumnya atau mencapai 134.000 orang. Total kekayaannya mencapai US$675 miliar atau sekitar Rp10,7 triliun. Menurut Lembaga Penelitian Knight Frank, populasi HNWI di Indonesia akan tumbuh 57% pada 2024.

Kendati demikian, dominasi private wealth management di Indonesia tersebut sebagian besar belum dioptimalkan oleh perbankan nasional. Pada 2015, pemerintah menetapkan kebijakan Tax Amnesty yang memberikan peluang pertumbuhan bagi bisnis private wealth management.

Sehingga pada akhir 2017 sebanyak 965.983 warga negara Indonesia berpartisipasi dalam program ini. Dana repatriasi mencapai Rp147 triliun, sedangkan asset yang dideklarasi sebesar Rp4,866 triliun.

“Dari penyelenggaraan program Tax Amnesty ini, dapat disimpulkan bahwa amandemen peraturan ini menciptakan lebih banyak peluang bagi segmen wealth di Indonesia untuk tumbuh lebih optimal,” ujar Hery yang meraih nilai Sangat Memuaskan dalam sidang promosi doktornya.

Diapun menjelaskan, bisnis private wealth management sangat dipengaruhi dari kondisi persaingan di sektor perbankan. Selanjutnya, bisnis private wealth management ini tidak terlepas dari risiko yang menyertainya.

Karena itu, penelitian ini juga memberikan gambaran pengaruh dari manajemen risiko terhadap bisnis private wealth management. Hal lainnya adalah mengenai pengelolaan nasabah. Pengelolaan nasabah HNWI tentu memerlukan penanganan khusus yang sangat unik dan berbeda. Dengan demikian, customer relationship management (CRM) menjadi variabel yang cukup penting untuk diteliti.

PENELITIAN MENGHASILKAN NOVELTY

Penelitian disertasi tersebut merupakan penelitian eksplanatori, yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya atau bagaimana suatu variable mempengaruhi variabel lainnya.

Penelitian eksplanatori ini menggunakan variabel exogen, intervening dan endogen. Variabel exogen yakni daya saing bank, manajemen risiko dan CRM. Adapun variabel intervening yakni kinerja private wealth management. Sedangkan variabel endogen yakni pertumbuhan bisnis perbankan ritel.

“Maka penelitian ini menghasilkan novelty yaitu pertumbuhan bisnis perbankan retail di Indonesia tidak lepas dari kinerja private wealth management namun perlu mempertimbangkan daya saing bank, manajemen risiko dan customer relationship management sebagai variabel yang mempengaruhi kinerja private wealth management,” tegas Hery.

Dengan metode sampling yakni purposive sampling, penelitian ini menggunakan unit analisis sebanyak 32 bank di Indonesia yang memiliki lini bisnis private wealth management dan 60 top management level CEO, direksi, SEVP dan VP sebagai unit observasi.

Kinerja private wealth management di Indonesia pun dinilai sudah dalam kondisi baik yang artinya bisnis di segmen tersebut merupakan sektor yang berkembang dan mempunyai potensi besar dalam memberikan nilai atau keuntungan bagi perbankan.

“Beberapa temuan penelitian lainnya adalah daya saing bank merupakan variabel yang paling memberikan pengaruh terhadap kinerja private wealth management. Sementara manajemen risiko merupakan variabel yang paling memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan bisnis perbankan retail di Indonesia. Kinerja private wealth management merupakan variabel partial intervening,” ungkapnya.

Disertasi ini pun membuktikan kinerja private wealth management di bank asing relatif lebih baik dibandingkan dengan bank BUMN, bank swasta nasional, maupun bank pembangunan daerah (BPD).

Karena itu, beberapa inisiatif seperti kerjasama partnership dengan penyedia produk investasi dan layanan private wealth management di luar negeri untuk penyediaan produk offshore dapat dipertimbangkan. Harapannya, meningkatkan kinerja private wealth management bank di Tanah Air.

Hery pun menyebut dengan adanya tren digital disruption, maka bisnis private wealth management harus mulai menggunakan platform digital. Hal ini agar memungkinkan untuk menjangkau investor retail yang ingin menjadi nasabah private wealth management.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
online free course
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: Bank syariah indonesiaCobisnisHery Gunardi

Related Posts

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) mendorong perubahan pendekatan komunikasi pemerintah dari penyampaian informasi satu arah menuju komunikasi yang...

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) memperkuat sinergi komunikasi pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah....

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mayapada Hospital Jakarta Selatan menggelar Mayapada Neuro Connect 2026 pada 24–25 Oktober 2026 untuk mendorong kemajuan penanganan...

Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

by Desti Dwi Natasya
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perayaan HUT ke-21 Ling Tien Kung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (25/10/2026), dihadiri sekitar...

OpenAI

OpenAI Hentikan Pengujian AI di Internet Terbuka

by Desti Dwi Natasya
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – OpenAI memutuskan menghentikan pelatihan model kecerdasan buatan (AI) dengan akses langsung ke internet terbuka setelah serangkaian insiden...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved