• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Ini Harapan Menparekraf untuk Desa Wisata Senankerta di Malang

Fathi by Fathi
October 18, 2021
in Lifestyle
0
Ini Harapan Menparekraf untuk Desa Wisata Senankerta di Malang

MALANG, Cobisnis.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menginginkan Desa Wisata Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, bisa naik kelas dengan mengoptimalkan daya tarik berupa Ekowisata Boon Pring. Hal tersebut disampaikan Menparekraf saat visitasi 50 besar desa wisata terbaik ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 Desa Wisata Senankerto.

Ekowisata Boon Pring merupakan tempat wisata berbentuk telaga di area hutan bambu yang dilengkapi dengan berbagai atraksi seperti sepeda air, perahu, kolam renang, hingga terdapat Arboretrum Bambu (museum pohon bambu).

Saat ini telah terdapat kurang lebih 115 jenis pohon bambu dan sudah diberi penanda (papan informasi nama). Bagi para pecinta fotografi, Boon Pring merupakan lokasi yang memiliki momen Ray of Light (Rol), yang sering diburu oleh para fotografer. Keindahan sinar matahari pagi yang menerobos rimbunnya daun bambu, menghasilkan berkas sinar yang sangat indah.

“Desa Wisata Sanankerto ini mempunyai keunggulan yaitu 115 spesies bambu dan juga ada Arboretrum Bambu yang InsyaAllah jika divalidasi bisa menjadi yang terbesar di Indonesia. Ini adalah daya tarik utama dan menurut saya bisa dikembangkan desa wisata berbasis edukasi dan juga berbasis ecotourism atau wisata berbasis lingkungan. Kali ini kita berharap Desa Wisata Sanankerto bisa menyusul pendahulunya, Desa Wisata Kujon Kidul, sebagai desa wisata kelas dunia,” kata Menparekraf, Sabtu (15/10/2021).

Desa Wisata Senankerto membagi pemusatan potensi wisata dalam beberapa klaster antara lain Kampung Nenem sebagai sentra budidaya tanaman sayuran maupun tanaman hias; Kampung Budaya 89, merupakan pusat kegiatan kesenian dan sentra ekonomi kreatif; Kampung Rolas, yang merupakan tempat pembudidayaan ikan koi dan nila. Dan ada juga Kampung Dolanan.

Potensi Desa Wisata Sanankerto kian lengkap dengan wisata seni dan budaya. Di desa ini terdapat Musik Tradisional Dengkrok, Cucuk Lampah, Kesenian Gejog Lesung, dan Tari Topeng.

Ada juga sentra ekonomi kreatif berupa produk kuliner Telur Asin Asap, Jamu Organik, Carang Mas, Opak, dan Kripik Tempe. Lalu ada produk fesyen khas seperti Batik Tulis Boon Pring, dan ada juga produk kesenian wayang, suvenir berbahan dasar bambu.

“Pada intinya desa wisata ini adalah lokomotif kita untuk menggerakkan kembali ekonomi untuk membuka lapangan kerja. Dengan dibuka desa wisatanya insyaAllah akan lebih baik,” ujar Sandiaga.

Selain melihat langsung potensi yang ada dan meninjau penerapan protokol kesehatan
di Desa Wisata Senankerto, Menparekraf Sandiaga juga menyempatkan diri berdialog dengan pelaku ekraf salah satunya bernama Wiwit yang kebetulan sedang mengandung.

Ia takjub dengan Wiwit karena pada usia kandungan yang telah menginjak 8 bulan, perempuan pelaku kreatif itu tetap semangat berjualan keripik tempe untuk memenuhi kebutuhan hidup. Menparekraf Sandiaga pun memberikan modal usaha kepada Wiwit untuk mengembangkan usahanya.

“Saya salut Bu Wiwit hamil 8 bulan tapi masih berjuang, masih semangat karena walaupun omzetnya turun, dia ingin tetap menjadi tulang punggung keluarga dengan menjual kripik tempe,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wiwit juga meminta Menparekraf Sandiaga untuk mengelus perutnya dengan harapan kelak sang anak bisa sukses seperti Menparekraf Sandiaga.
“Semoga bisa sukses seperti Pak Menteri, aamiin,” ujar Wiwit.

Bupati Malang, Sanusi, menyampaikan terima kasih atas dukungan Menparekraf Sandiaga Uno dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayahnya.

“Alhamdulillah, Desa Sanankerto bisa masuk ajang ADWI. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik. Dan terima kasih Pak Menteri atas kepercayaanya desa kami terpilih 50 besar desa wisata terbaik di Indonesia,” ujar Bupati Sanusi.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
free online course
download mobile firmware
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: Cobisnisdesa wisatalangamenparekraf

Related Posts

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, dipastikan tidak bisa menurunkan dua pemain kunci pada ajang FIFA Series...

Purbaya Pastikan Dana Program Makan Bergizi Tetap Jalan dan Efektif

Utang 2025 Rp736,3 T, Purbaya Sebut Hampir Sentuh Target APBN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Keuangan mencatat penarikan pembiayaan utang sebesar Rp 736,3 triliun sepanjang tahun 2025. Realisasi ini setara 94,9...

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Insomnia masih menjadi masalah umum yang dialami banyak orang, terutama di tengah rutinitas harian yang padat dan...

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pandangan soal telur sebagai pemicu kolesterol tinggi perlahan berubah. Berbagai riset terbaru menunjukkan, telur justru bisa menjadi...

Terlalu Sering Konsumsi Gula, Otak Bisa Kena Efek Serius

Terlalu Sering Konsumsi Gula, Otak Bisa Kena Efek Serius

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konsumsi makanan dan minuman manis yang tinggi gula disebut berpotensi merusak fungsi otak jika dilakukan terus-menerus. Kebiasaan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

January 9, 2026
Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

January 9, 2026
Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

January 9, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan Berlaku di Tiga Provinsi Awal 2026

Pemutihan Pajak Kendaraan Berlaku di Tiga Provinsi Awal 2026

January 9, 2026
BNI Ambil Bagian dalam Penyerahan 600 Hunian Danantara untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

BNI Ambil Bagian dalam Penyerahan 600 Hunian Danantara untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

January 10, 2026
FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

January 10, 2026
Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

January 10, 2026
Longsor Terjang Gunung Papandayan, Pendaki Diminta Jauhi Jalur Pondok Saladah

Longsor Terjang Gunung Papandayan, Pendaki Diminta Jauhi Jalur Pondok Saladah

January 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved