• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ini Biang Keladi Perlambatan Ekonomi Indonesia Menurut BPS

Saeful Imam by Saeful Imam
February 6, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Ini Biang Keladi Perlambatan Ekonomi Indonesia Menurut BPS

Ini analisa BPS terkait mengapa ekonomi indonesia melambat

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 mencapai 5,05 persen. Meskipun masih menunjukkan pertumbuhan positif, angka ini menandakan perlambatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 5,31 persen.

Perlambatan ini terjadi seiring dengan penurunan laju beberapa sumber pertumbuhan ekonomi nasional. Dilihat dari segi komponen pengeluaran, pertumbuhan ekonomi yang berasal dari konsumsi rumah tangga dan perdagangan internasional mengalami perlambatan.

BPS mencatat bahwa konsumsi rumah tangga, yang merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional, tumbuh sebesar 4,82 persen. Angka pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 4,94 persen.

Sementara itu, pertumbuhan ekspor melambat menjadi 1,32 persen. Perlambatan ini dipengaruhi oleh penurunan harga komoditas ekspor unggulan Indonesia dan penurunan aktivitas perekonomian global.

“Penurunan tren harga komoditas ekspor yang menjadi unggulan Indonesia terus berlanjut pada tahun 2023, seperti harga komoditas CPO dan batu bara,” ucap Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/2/2024).

Sementara itu, jika dilihat dari segi lapangan usaha, sektor-sektor utama yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi juga mengalami perlambatan. Sektor industri pengolahan, yang berkontribusi sebesar 18,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), tumbuh lebih lambat dari 4,89 persen menjadi 4,64 persen.

Demikian pula, sektor perdagangan yang berkontribusi sebesar 12,94 persen terhadap PDB mengalami perlambatan dari 5,52 persen menjadi 4,85 persen. Sektor pertanian, dengan kontribusi 12,94 persen, hanya tumbuh sebesar 1,3 persen.

“Produksi ekonomi tahun 2023 didorong oleh industri manufaktur, perdagangan, dan transportasi, dengan perlambatan sedikit dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Amalia.

Meskipun mengalami perlambatan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,05 persen tetap merupakan prestasi yang signifikan. Terutama mengingat kondisi perekonomian global yang mengalami perlambatan, disertai dengan pelemahan aktivitas perdagangan dunia.

“Dalam konteks perlambatan ekonomi global dan penurunan harga komoditas unggulan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil di angka 5,05 persen,” tambah Amalia.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download samsung firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: ekonomi indonesia melambatkenapa ekonomi melambatpenyebab perlambatan ekonomi

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Iran Ancam Putus Jalur Internet Global di Teluk Persia: “Serang Listrik Kami, Dunia Kami Gelapkan”

Iran Ancam Putus Jalur Internet Global di Teluk Persia: “Serang Listrik Kami, Dunia Kami Gelapkan”

April 7, 2026
AIA Vitality Women’s 10K Kembali Hadir di 26 April, Tahun ini Peserta Diajak Lari di Taman Mini Indonesia Indah

AIA Vitality Women’s 10K Kembali Hadir di 26 April, Tahun ini Peserta Diajak Lari di Taman Mini Indonesia Indah

April 7, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
IM3 dan Tri Hadirkan Akses Google Gemini, Bikin Tugas hingga Konten Lebih Mudah

IM3 dan Tri Hadirkan Akses Google Gemini, Bikin Tugas hingga Konten Lebih Mudah

April 8, 2026
Harga Avtur Tekan Biaya Haji 2026, Kenaikan Ongkos Jadi Sorotan DPR

Harga Avtur Tekan Biaya Haji 2026, Kenaikan Ongkos Jadi Sorotan DPR

April 8, 2026
Peluncuran Bundling Indosat dan Google Gemini

Peluncuran Bundling Indosat dan Google Gemini

April 8, 2026
DPR Usul Beli LPG 3 Kg Pakai Sidik Jari atau Retina, Warga: Makin Ribet!

DPR Usul Beli LPG 3 Kg Pakai Sidik Jari atau Retina, Warga: Makin Ribet!

April 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved